Fungsi aritmatik adalah suatu fungsi matematika untuk mekukan operator aritmatika dapat berupa logaritma ekponensial, trigonometri dan lain sebagainya. Selain menyediakan operato aritmatika, R juga menyediakan fungsi aritmatika. Berikut contoh dan pengoperasiannya :
Logaritma adalah operasi matematika yang merupakan kebalikan dari eksponen atau pemangkatan. Berikut merupakan contoh sintaks fungsi logaritma :
log2(36)# logaritma basis 2 untuk 36
## [1] 5.169925
log2(132)# logaritma basis 2 untuk 132
## [1] 7.044394
Fungsi Eksponensial adalah pemetaan bilangan real x ke a dengan ketentuan a > 0, a ≠ 1, x∈R. Berikut merupakan contoh sintaks fungsi eksponensial :
exp(32)# eksponensial 32
## [1] 7.896296e+13
Fungsi Hiperbolik adalah salah satu hasil kombinasi dari fungsi-fungsi eksponen. Fungsi Hiperbolik memiliki rumus atau formula. Selain itu, fungsi hiperbolik memiliki invers serta turunan dan anti turunan serta inversnya. Berikut merupakan contoh operator fungsi hiperbolik :
cosh(x)
sinh(x)
tanh(x)
acosh(x)
asinh(x)
atanh(x)
Fungsi tersebut dapat ditambah lagi dari Paket pracma. Fungsi-fungsi yang tersedia antara lain:
coth(x)
csch(x)
sech(x)
acoth(x)
acsch(x)
asech(x)
Fungsi lain yang dapat digunakan antara lain fungsi absolut dan akar kuadrat. Berikut ini adalah contoh sintaks menggunakan fungsi absolut dan fungsi akar kuadrat :
abs(-7) # nilai absolut -7
## [1] 7
sqrt(49) # akar kuadrat 49
## [1] 7