SEFTIA AYU ZIAN KHARISMA

SI 21 PA

UAS Statistik

Data Armada

Berikut adalah hasil daripada analisis Data Armada Green Bird Final, yakni :

Pool No Mobil Konsumsi Per - 100 KM Jenis Ban Menit Berhenti KM Menanjak
BMOU 4336 6.9 Biasa 4.34 2.30
BMOU 4286 6.9 Biasa 4.29 2.30
BMOU 4581 7.3 Biasa 4.58 2.43
BMOU 3888 7.3 Biasa 3.89 2.43
BMOU 3727 7.2 Biasa 3.73 2.40
EITU 2600 7.1 Biasa 2.60 2.37
EITU 4929 5.2 Biasa 4.93 1.73
EITU 4355 4.6 Biasa 4.36 1.53
EITU 4919 6.1 Biasa 4.92 2.03
EITU 4467 7.9 Biasa 4.47 2.63
FFAU 4213 5.3 Biasa 4.21 1.77
FFAU 1510 4.6 Biasa 1.51 1.53
FFAU 4534 5.4 Biasa 4.53 1.80
FFAU 4174 6.1 Biasa 4.17 2.03
FFAU 1794 5.6 Biasa 1.79 1.87
HLXU 4459 4.5 Biasa 4.46 1.50
HLXU 4193 5.5 Biasa 4.19 1.83
HLXU 1853 4.8 Biasa 1.85 1.60
LCLU 4648 5.8 Biasa 4.65 1.93
LCLU 2255 6.2 Biasa 2.26 2.07
LCLU 2261 6.8 Biasa 2.26 2.27
LCLU 4463 4.0 Biasa 4.46 1.33
LCLU 2307 6.0 Biasa 2.31 2.00
LCLU 1165 7.3 Biasa 1.17 2.43
LCLU 4373 6.4 Biasa 4.37 2.13
LCLU 2925 7.3 Biasa 2.93 2.43
NWDU 3767 7.5 Biasa 3.77 2.50
NWDU 2236 6.8 Biasa 2.24 2.27
NWDU 1520 8.0 Biasa 1.52 2.67
NWDU 4089 6.9 Biasa 4.09 2.30
NWDU 4255 5.6 Biasa 4.26 1.87
OOLU 4094 5.9 Biasa 4.09 1.97
TCLU 2023 5.4 Biasa 2.02 1.80
TCLU 3840 4.1 Biasa 3.84 1.37
TCLU 4756 6.7 Biasa 4.76 2.23
TCLU 2314 6.0 Biasa 2.31 2.00
TGHU 4206 6.2 Biasa 4.21 2.07
TGHU 1918 7.3 Biasa 1.92 2.43
TGHU 4920 4.2 Biasa 4.92 1.40
TGHU 3219 5.8 Biasa 3.22 1.93
TGHU 2188 5.6 Biasa 2.19 1.87
TGHU 1328 4.8 Biasa 1.33 1.60
TRLU 3485 6.1 Biasa 3.49 2.03
TRLU 2518 6.1 Biasa 2.52 2.03
UACU 2347 4.1 Biasa 2.35 1.37
UACU 3559 6.1 Biasa 3.56 2.03
UACU 2403 7.4 Biasa 2.40 2.47
UACU 2639 5.1 Biasa 2.64 1.70
UACU 2604 4.6 Biasa 2.60 1.53
BMOU 4026 6.3 Radial 4.03 2.10
BMOU 3124 4.9 Radial 3.12 1.63
BMOU 1501 5.8 Radial 1.50 1.93
BMOU 4852 5.3 Radial 4.85 1.77
BMOU 3727 4.5 Radial 3.73 1.50
EITU 4498 5.5 Radial 4.50 1.83
EITU 2419 4.1 Radial 2.42 1.37
EITU 4822 6.8 Radial 4.82 2.27
EITU 2720 5.7 Radial 2.72 1.90
EITU 3447 4.2 Radial 3.45 1.40
FFAU 4046 6.0 Radial 4.05 2.00
FFAU 3537 4.0 Radial 3.54 1.33
FFAU 3105 6.7 Radial 3.11 2.23
FFAU 4244 5.7 Radial 4.24 1.90
FFAU 4456 5.9 Radial 4.46 1.97
HLXU 2918 4.6 Radial 2.92 1.53
HLXU 4240 5.3 Radial 4.24 1.77
HLXU 1557 5.5 Radial 1.56 1.83
LCLU 1900 5.2 Radial 1.90 1.73
LCLU 4848 6.2 Radial 4.85 2.07
LCLU 4624 4.7 Radial 4.62 1.57
LCLU 1064 4.6 Radial 1.06 1.53
LCLU 1619 5.2 Radial 1.62 1.73
LCLU 4561 4.5 Radial 4.56 1.50
LCLU 2603 6.3 Radial 2.60 2.10
LCLU 4352 7.0 Radial 4.35 2.33
NWDU 2228 5.4 Radial 2.23 1.80
NWDU 2977 4.4 Radial 2.98 1.47
NWDU 2626 5.6 Radial 2.63 1.87
NWDU 2801 5.5 Radial 2.80 1.83
NWDU 1725 6.5 Radial 1.73 2.17
OOLU 2817 4.1 Radial 2.82 1.37
TCLU 4862 4.7 Radial 4.86 1.57
TCLU 2671 4.5 Radial 2.67 1.50
TCLU 2079 6.7 Radial 2.08 2.23
TCLU 4689 5.0 Radial 4.69 1.67
TGHU 2296 6.8 Radial 2.30 2.27
TGHU 1484 6.2 Radial 1.48 2.07
TGHU 3736 4.9 Radial 3.74 1.63
TGHU 4533 4.5 Radial 4.53 1.50
TGHU 3128 6.6 Radial 3.13 2.20
TGHU 2397 4.7 Radial 2.40 1.57
TRLU 3895 4.1 Radial 3.90 1.37
TRLU 2830 6.4 Radial 2.83 2.13
UACU 1958 4.0 Radial 1.96 1.33
UACU 2163 4.1 Radial 2.16 1.37
UACU 4248 6.3 Radial 4.25 2.10
UACU 4964 4.1 Radial 4.96 1.37
UACU 2928 5.1 Radial 2.93 1.70
##   Pool NoMobil KonsumsiPer100KM JenisBan MenitBerhenti KMMenanjak
## 1 BMOU    4336              6.9    Biasa          4.34       2.30
## 2 BMOU    4286              6.9    Biasa          4.29       2.30
## 3 BMOU    4581              7.3    Biasa          4.58       2.43
## 4 BMOU    3888              7.3    Biasa          3.89       2.43
## 5 BMOU    3727              7.2    Biasa          3.73       2.40
## 6 EITU    2600              7.1    Biasa          2.60       2.37

Rata - Rata Konsumsi Bensin berdasarkan Jenis Ban

Berikut merupakan Rata - Rata Konsumsi Bensin berdasarkan jenis Ban, yakni :

##   JenisBan RataRataKonsumsiBensin
## 1    Biasa               6.008163
## 2   Radial               5.320408
Jenis Ban Rata - Rata Konsumsi Bensin
Biasa 6.008163
Radial 5.320408

Dari hasil perhitungan diatas mampu ditentukan bahwa rata - rata Konsumsi Bensin dengan Jenis Ban Biasa yang sebesar 6.0081633 itu lebih besar daripada rata - rata Konsumsi Bensin dengan jenis Ban Radial sebesar 5.3204082

Menguji Signifikan atau Keseragaman antara Konsumsi Bensin dengan masing - masing Jenis Ban

Menguji apakah antara data Jenis Ban dengan Konsumsi Bensin Per - 100 KM itu homogen atau tidak, sekaligus menguji apakah ada pengaruh signifikan konsumsi bensi per - 100 KM dengan Jenis Ban.

## 
##  F test to compare two variances
## 
## data:  KonsumsiPer100KM by JenisBan
## F = 1.4239, num df = 48, denom df = 48, p-value = 0.2245
## alternative hypothesis: true ratio of variances is not equal to 1
## 95 percent confidence interval:
##  0.803178 2.524278
## sample estimates:
## ratio of variances 
##           1.423884
## 
##  Bartlett test of homogeneity of variances
## 
## data:  KonsumsiPer100KM by JenisBan
## Bartlett's K-squared = 1.4755, df = 1, p-value = 0.2245
## 
##  Two Sample t-test
## 
## data:  KonsumsiPer100KM by JenisBan
## t = 3.4053, df = 96, p-value = 0.0009661
## alternative hypothesis: true difference in means between group Biasa and group Radial is not equal to 0
## 95 percent confidence interval:
##  0.2868607 1.0886495
## sample estimates:
##  mean in group Biasa mean in group Radial 
##             6.008163             5.320408

Dimana dari hasil diatas mampu ditentukan bahwa antara Konsumsi Bensin dengan Jenis Ban yang terdiri dari ban biasa dan radial memiliki keseragaman dengan nilai p-value lebih dari <0,05 apabila di uji menggunakan Var.test pun Barlett.test, masing - masing dengan nilai 0.2245 dan 0.2245

Analisis Pengaruh Panjang Jalur Menanjak dan Lamanya Menit Berhenti karena Kemacetan dengan Tingkat Konsumsi Bensin secara Signifikan

Berikut merupakan hasil analisis data Armada mengenai penggunaan bensin dan beberapa faktor pilihan yang mampu mempengaruhi diantaranya yaitu Lamanya Menit Berhenti entah itu pada saat kemacetan ataupun pada saat lampu merah, sementara faktor yang lainnya adalah Panjang Jalur Menanjak. Dimana saya menggunakan 2 metode untuk memastikan diantara 2 faktor tersebut manakah yang lebih berpengaruh, dengan pertama menggunakan metode Anova Model 1 Arah.

## Analysis of Variance Table
## 
## Response: KonsumsiPer100KM
##                  Df  Sum Sq Mean Sq F value Pr(>F)
## grpMenitBerhenti  1   0.015 0.01494  0.0133 0.9083
## Residuals        96 107.510 1.11990
## Analysis of Variance Table
## 
## Response: KonsumsiPer100KM
##               Df Sum Sq Mean Sq F value    Pr(>F)    
## grpKMMenanjak  1 73.874  73.874  210.75 < 2.2e-16 ***
## Residuals     96 33.651   0.351                      
## ---
## Signif. codes:  0 '***' 0.001 '**' 0.01 '*' 0.05 '.' 0.1 ' ' 1

Yang mana pada Anoval Model 1 Arah ini ditemukan bahwa antara Lamanya Menit Berhenti karena kemacetan dengan panjangnya perjalanan Menanjak yang ditempuh jauh lebih berpengaruh KM Menanjak. Begitupun pada metode kedua, dimana saya menggunakan metode korelasi membandingkan nilai antara keduanya. Dan ditemukan hasilnya sebagai berikut.

## 
##  Pearson's product-moment correlation
## 
## data:  DataArmada$KonsumsiPer100KM and DataArmada$MenitBerhenti
## t = -0.25401, df = 96, p-value = 0.8
## alternative hypothesis: true correlation is not equal to 0
## 95 percent confidence interval:
##  -0.2231895  0.1733960
## sample estimates:
##        cor 
## -0.0259164
## 
##  Pearson's product-moment correlation
## 
## data:  DataArmada$KonsumsiPer100KM and DataArmada$KMMenanjak
## t = 1220.9, df = 96, p-value < 2.2e-16
## alternative hypothesis: true correlation is not equal to 0
## 95 percent confidence interval:
##  0.9999519 0.9999785
## sample estimates:
##       cor 
## 0.9999678

Dapat kita lihat bahwa dari hasil korelasi yang diperoleh KM Menanjak dengan nilai korelasi sebesar 0.9999678 jauh lebih berpengaruh besar terhadap pengurangan konsumsi bensin dibandingkan lamanya Menit Berhenti dengan nilai korelasi sebesar -0.0259164 yang mana artinya hubungan korelasi diabaikan.

Berarti dapat disimpulkan dengan kedua metode diatas bahwa yang paling berpengaruh besar terhadap Konsumsi Bensin yaitu panjangnya perjalanan menanjak yang ditempuh sebuah kendaraan sepperti taxi. Namun bukan berarti lamanya menit berhenti karena kemacetan atau beberapa faktor lain tidak mempengaruhi, dikarenakan kondisi ini hanya berlaku apabila mesin memang dimatikan saat menghadapi kondisi tersebut.

Saran Untuk Pihak Manejemen

Saran yang bisa saya berikan sebagai mahasiswa yang mungkin tidak begitu tahu - menahu mengenai kendaaraan. Ada baiknya apabila seorang pengendara terlebih seorang pengusaha sopir taxi lebih banyak mengetahui faktor - faktor mana - mana saja yang mampu mempengaruhi konsumsi bensin secara signifikan agar kemudian mampu mengetahui pula solusi terbaik, semisal dengan mengetahui tipe - tipe ban manakah yang lebih aman dipakai yang tidak mudah tipis apabila digunakan pada saat perjalanan jauh, ini lebih baik diketahui agar mengantisipasi penggunaan biaya berlebih selain dari konsumsi bensin. Selain itu pula hendaknya pengendara lebih banyak mengeksplor mengenai jalanan yang kini telah banyak diketahui jalanan alternatif yang dirasa aman untuk dilewati bukan hanya karena tidak banyak jalanan menanjak nan terjal, namun juga aman bagi diri sendiri ataupun penumpang. Lalu yang terakhir adalah mematikan mesin dengan memperhatikan kondisi yang ada, apabila terjebak kemacetan misalnya namun dirasa kemacetan tidak begitu parah dan masih sempat berjalan maka tidak apa untuk tidak mematikan mesin, begitu pula apabila kondisi sebaliknya.

Selesai