Jurusan : Teknik Informatika

Dosen Pembimbing : Prof. Dr. Suhartono, M.Kom

Lembaga : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

1. Pengertian Metode Numerik

Metode numerik merupakan teknik penyelesaian permsalahn yang diformulasikan secara matematis dengan menggunakan operasi hitungan (aritmatik) yaitu operasi tambah, kurang, kali, dan bagi. Metode ini digunakan karena banyak permasalahan matematis tidak dapat diselesaikan menggunakan metode analitik. Jikapun terdapat penyelesaiannya secara analitik, proses penyelesaiaannya sering kali cukup rumit dan memakan banyak waktu sehingga tidak efisien.

Metode numerik merupakan alat yang sangat ampuh untuk menyelesaikan permasalahan dalam berbagai bidang. Metode numerik mampu menyelesaikan suatu sistem persamaan yang besar, persamaan yang tidak linier dan persamaan yang kompleks yang tidak mungkin diselesaikan secara analitis.

Metode numerik dapat digunakan dalam berbagai bidang ilmu, seperti ilmu teknik. Namun ada keuntungan dan kerugian menggunakan metode numerik.

Keuntungan:

Kerugian:

2. Tahapan Penyelesaian Menggunakan Metode Numerik

Menyelesaikan persoalan matematika secara numerik itu menggunakan pendekatan aproksimasi untuk mencari solusi hanya dengan operasi aritmatika biasa.

Tahapan-tahapannya adalah:

1. Pemodelan adalah Persoalan dunia nyata dimodelkan ke dalam persamaan matematika. Persamaan matematika yang terbentuk dapat berupa persamaan linier, non-linier, dan sebagainya sesuai dengan persoalan yang dihadapi.

2. Penyederhanaan Model

Model matematika yang dihasilkan dari tahap 1 mungkin saja terlalu kompleks. Semakin kompleks suatu model, semakin rumit penyelesaiaannya, sehingga model perlu disederhanakan.

Seberapa sederhana model yang akan kita buat? tergantung pada permasalahan apa yang hendak pembaca selesaikan. Model yang terlalu sederhana akan tidak cocok digunakan untuk digunakan sebagai pendekatan sistem nyata atau lingkungan yang begitu kompleks. Penyederhanaan dapat berupa asumsi sejumlah variabel yang terlibat tidak signifikan, atau asumsi kondisi reaktor (steady atau non-steady).

3. Formulasi Numerik

4. Pemrograman

Tahap selanjutnya adalah menerjemahkan algoritma ke dalam program komputer. Pada tahapan ini pembaca bisa memilih bahasa pemrograman yang pembaca kuasai.

Dalam buku ini kita hanya akan berfokus pada bahasa pemrograman R. Pembaca dapat menggunakan bahasa pemrograman lain selain dari buku ini. Pembaca hanya perlu memperhatikan bagaimana penulis membangun algoritma penyelesaian dan memtransfernya menjadi bentuk sintaks R. Dari sintaks tersebut pembaca dapat melihat bagaimana meletakakkan tiap tahapan algoritma menjadi sintaks pada bahasa pemrograman.

5. Operasional

Sebelum digunakan dengan data sesungguhnya, program komputer perlu dilakukan uji coba dengan data simulasi dan dievaluasi hasilnya. jika hasil keluaran diyakini sudah sesuai, baru dioperasikan dengan data yang sesungguhnya.

6. Evaluasi

Bila program sudah selesai dijalankan dengan data yang sesungguhnya, maka hasil yang diperoleh dilakukan interpretasi, meliputi analisis hasil keluaran dan membandingkannya dengan prinsip dasar dan hasil-hasil empriik untuk menaksir kualitas soluasi numerik termasuk keputusan untuk menjalankan kembali program dengan memperoleh hasil yang lebih baik.

Apakah Metode Numerik Hanya untuk Persoalan Matematika yang Rumit Saja?
Tentu saja tidak! Anda jangan berpikiran bahwa metode numerik hanya dapat
menyelesaikan persoalan rumit saja. Metode numerik berlaku umum, yakni ia
dapat diterapkan untuk menyelesaikan persoalan matematika sederhana (yang
juga dapat diselesaikan dengan metode analitik) maupun persoalan matematika
yang tergolong rumit (yang metode analitik pun belum tentu dapat
menyelesaikannya). 

Referensi

https://simdos.unud.ac.id/uploads/file_pendidikan_1_dir/11ed6009feeb148225064cd0c4989964.pdf

https://www.slideshare.net/putra_andy/pengantar-metode-numerik