Universitas Islam Maulana Malik Ibrahim Malang

Dosen Pengampu : Prof. Dr. SUHARTONO, M.Kom

Nurlaili,Jea Syafrida.2021.“Belajar Aritmatika Yuk”,https://bookdown.org/moh_rosidi2610/Metode_Numerik/,diakses pada 23 september 2021.

Operator Aritmatik

Proses perhitungan akan ditangani oleh fungsi khusus. R akan memahami urutannya secara benar. Kecuali kita secara eksplisit menetapkan yang lain. Sebagai contoh jalankan sintaks berikut:

( 2+4*2 )

[1] 10

Bandingkan dengan sintaks berikut:

( 2+4 )*2

[1]12

Berdasarkan kedua hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ketika kita tidak menetapkan urutan perhitungan menggunakan tanda kurung, R akan secara otomatis akan menghitung terlebih dahulu perkalian atau pembangian.

Operator aritmatika yang disediakan R disajikan pada Tabel 2.1:

Simbol Keterangan

(+) Addition, untuk operasi penjumlahan

(-) Substraction, untuk operasi pengurangan

(*) Multiplication, untuk operasi pembagian

/ Division, untuk operasi pembagian

^ Eksponentiation, untuk operasi pemangkatan

%% Modulus, Untuk mencari sisa pembagian

%/% Integer, Untuk mencari bilangan bulat hasil pembagian saja dan tanpa sisa pembagian


Untuk lebih memahaminya berikut contoh sintaks penerapan operator tersebut.

# Addition

5+3

## [1] 8

 Substraction

5-3

## [1] 2

 Multiplication

5*3

## [1] 15

Division

5/3

## [1] 1.667

Eksponetiation

5^3

## [1] 125

Modulus

5%%3

## [1] 2

Integer

5%/%3

## [1] 1




##Fungsi Aritmetik

 Selain fungsi operator aritmetik, pada R juga telah tersedia fungsi aritmetik yang lain seperti logaritmik, ekponensial, trigonometri, dll.

Logaritma dan eksponensial
Untuk contoh fungsi logaritmik dan eksponensial jalankan sintaks berikut:

log2(8) logaritma basis 2 untuk 8 ``` ## [1] 3

log10(8) logaritma basis 10 untuk 8

[1] 0.9031

exp(8) eksponensial 8

[1] 2981

Fungsi trigonometri

fungsi trigonometri yang ditampilkan seperti sin,cos, tan, dll.

cos(x) cos x

sin(x) Sin x

tan(x) Tan x

acos(x) arc-cos x

asin(x) arc-sin x

atan(x) arc-tan x

##Penting!!!

x dalam fungsi trigonometri memiliki satuan radian

Berikut adalah salah satu contoh penggunaannya:

cos(pi)

[1] -1

Pada Paket pracma fungsi-fungsi trigonometri dapat

ditambah lagi. Fungsi-fungsi tersebut antara lain:

cot(x) -cotan x

csc(x) -cosecan x

sec(x) -secan x

acot(x) -arc-cotan x

acsc(x) -arc-cosecan x

asec(x) -arc-secan x

Fungsi Hiperbolik

fungsi hiperbolik yang tersedia antara lain:

cosh(x)

sinh(x)

tanh(x)

acosh(x)

asinh(x)

atanh(x)

Fungsi tersebut dapat ditambah lagi dari Paket pracma.

Fungsi-fungsi yang tersedia antara lain:

coth(x)

csch(x)

sech(x)

acoth(x)

acsch(x)

asech(x)

Fungsi matematik lainnya

Fungsi lainnya yang dapat digunakan adalah fungsi

absolut, akar kuadrat, dll. Berikut adalah contoh

sintaks penggunaan fungsi absolut dan akar kuadrat.

abs(-2) -nilai absolut -

[1] 2

sqrt(4) -akar kuadrat 4

[1] 2