Lembaga: “Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang”

Jurusan: “Teknik Informatika”

Pengertian Operator Aritmatik

Operator aritmatik adalah operator yang berisi tentang operasi dasar, seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian dan sebagainya.

Jenis operator aritmatik dan simbolnya

Penjumlahan (+)

Pengurangan (-)

Perkalian (*)

Pembagian (/)

Pangkat (^)

Modulus (%)

Penjelasan dan contoh soal dari jenis operator aritmatik

Penjumlahan dalam bahasa pemrograman dituliskan dengan simbol “+”. Penambahan berguna menambahkan satu operan dengan operan lainnya.

a = 5

b = 8

x = a+b

x = 5+8

x = 13

Pengurangan dalam bahasa pemrograman dituliskan dengan simbol (-). Pengurangan berguna mengurangi suatu operan dengan operan lainnya.

x = 8

y = 4

z = x-y

z = 8-4

z = 4

Perkalian dalam bahasa pemrograman dituliskan dengan simbol (*) bukan dengan simbol (x). Perkalian berguna mengalikan suatu operan dengan operan lainnya.

a = 7

b = 3

c = a*b 

c = 7*3

c = 21

Pembagian dalam bahasa pemrograman dituliskan dengan simbol (/). Pembagian berguna membagi suatu operan dengan operan lainnya.

x = 9

y = 3

z = x/y

z = 9/3

z = 3

Mod atau modulus merupakan sisa hasil bagi dalam bahasa pemrogaman yang ditulis dengan simbol (%).

Dilansir dari Khan Academy, operator % mengembalikan sisa angka setelah dibagi, biasanya untuk menemukan angka yang genap dan ganjil.

Misalnya:

x = 4%2,

maka x bernilai 0. Hal tersebut karena angka empat habis dibagi dua atau tidak memiliki sisa. 

Namun jika perintahnya x = 5%2,

maka x bernilai 1. Hal tersebut karena lima memiliki sisa satu jika dibagi dua.

Perlu diingat

Dalam operasi aritmatika di komputer sekalipun, urutan perhitungan dan prioritas operasi sangatlah penting. Misalnya perkalian dan pembagian akan dieksekusi terlebih dahulu sebelum pengurangan dan penambahan. Misalnya jika menuliskan 9 – 2 * 3 = x, nilai x yang akan di dapat adalah 3. Hal tersebut karena angka 2 akan terlebih dahulu dikalikan dengan angka 3 menghasilkan 6. Barulah kemudian angka 9 dikurangi dengan 6 dan menghasilkan 2.

Namun jika menuliskan (9-2)*3= x, maka nilai x yang akan didapat adalah 21. Hal tersebut karena angka 9 akan terlebih dahulu dikurangi 2 dan menghasilkan 7. Barulah angka 7 akan dikalikan dengan 3 menghasilkan nilai 21. Melihat hasil yang sangat jauh berbeda, maka penggunaan operator aritmatika harus diperhatikan prioritasnya agar menghasilkan nilai sesuai dengan yang diinginkan

Referensi

https://fahmyalhafidz.com/pemrograman-r-operator/

https://www.kompas.com/skola/read/2021/08/02/185952369/jenis-jenis-operator-aritmatika-dalam-bahasa-program?page=all