Variabel Numerik (Numbers)
x<-55
variabel tersebut bisa digunakan untuk operasi perhitungan selanjutnya…
y<-10
z<-x+y
z
## [1] 65
Variabel String (Text)
string<-"Hello World"
string
## [1] "Hello World"
Variabel Tanggal (Date)
date <- Sys.Date()
print(date)
## [1] "2021-09-26"
Menambah 1 tahun
date <- Sys.Date()
date2<-date + 365
date2
## [1] "2022-09-26"
Variabel Vektor (Vectors) R dapat melakukan operasi aritmetika, mengikuti perintah secara berurutan, menggunakan fungsi-fungsi tertentu, membuat variabel nama. Sekarang kita akan belajar bagaimana R dapat mengerjakan operasi aritmetika yang berbentuk vektor.
c(1, 2, 3)
## [1] 1 2 3
Fungsi c (c singkatan dari Combine) membuat vector baru dengan kombinasi angka-angka tersebut.
Urutan Vektor
1:9
## [1] 1 2 3 4 5 6 7 8 9
seq(1, 9)
## [1] 1 2 3 4 5 6 7 8 9
Operasi Vector Kita akan membuat vector yang berisi beberapa teks(string) dan menyimpannya dalam variabel buah:
buah <- c('apel','jeruk','pisang')
kita bisa mengganti nilai baru pada vector yang ada.
Gantilah kata ketiga pada vector buah dengan kata “pepaya”
buah[3]<-"pepaya"
coba untuk menambah data vektor
buah[4]<- 'semangka'
Gunakan tanda kurung () untuk mengakses berbagai nilai.
buah[c(1,3)]
## [1] "apel" "pepaya"
Vector Names Anda dapat memproses names dalam vector yang berisi vector kedua
bilangan <- 1:3
names(bilangan) <- c("satu", "dua", "tiga")
names digunakan untuk mengakses nilai pada vector.
Cara menampilkan nilai “satu” pada vector bilangan:
bilangan["satu"]
## satu
## 1
SCATTER PLOTS Fungsi plot memiliki 2 vector, satu untuk nilai X dan satu lagi, nilai Y, biasanya digunakan untuk membuat grafik
x <- seq(50, 70, 0.5)
y <- sin(x)
plot(x,y)
Variabel Matriks (Matrices)
matrix(5,3,4)
## [,1] [,2] [,3] [,4]
## [1,] 5 5 5 5
## [2,] 5 5 5 5
## [3,] 5 5 5 5
Untuk membuat matriks 3x4 yang berisi nilai 10 sampai 20 caranya adalah:
a <-10:21
print(a)
## [1] 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21
matrix(a,3,4)
## [,1] [,2] [,3] [,4]
## [1,] 10 13 16 19
## [2,] 11 14 17 20
## [3,] 12 15 18 21
melihat nilai matriks pada baris 2 kolom 4:
b<-matrix(a,3,4)
b[2, 3]
## [1] 17
menampilkan seluruh nilai pada baris 1
b[2,]
## [1] 11 14 17 20
menampilkan seluruh nilai pada kolom 3
b[,3]
## [1] 16 17 18
Plotting Matrices
elevation <- matrix(9,10,10)
elevation[4,6] <- 0
elevation
## [,1] [,2] [,3] [,4] [,5] [,6] [,7] [,8] [,9] [,10]
## [1,] 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9
## [2,] 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9
## [3,] 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9
## [4,] 9 9 9 9 9 0 9 9 9 9
## [5,] 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9
## [6,] 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9
## [7,] 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9
## [8,] 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9
## [9,] 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9
## [10,] 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9
persp(volcano, expand=0.2)
Faktor (Factor) faktor (factor) merupakan objek R yang dibuat menggunakan sebuah vektor.
# Membuat vector
buah <- c('apel','pepaya','semangka','jambu','pisang','jeruk','belimbing')
# Membuat sebuah factor object.
factor_buah <- factor(buah)
# Print the factor.
print(factor_buah)
## [1] apel pepaya semangka jambu pisang jeruk belimbing
## Levels: apel belimbing jambu jeruk pepaya pisang semangka
print(nlevels(factor_buah))
## [1] 7
Kerangka Data (Data Frame) Cara membuat Data frame yang lebih kompleks adalah sebagai berikut:
data <- data.frame(
jenis_kelamin = c("pria", "pria","wanita"),
tinggi = c(162, 181.5, 175),
berat = c(61,88, 70),
umur = c(49,30,26)
)
print(data)
## jenis_kelamin tinggi berat umur
## 1 pria 162.0 61 49
## 2 pria 181.5 88 30
## 3 wanita 175.0 70 26
SEMOGA BERMANFAAT
Daftar Pustaka
https://bookdown.org/moh_rosidi2610/Metode_Numerik/calculation.html