Soal 1

Untuk membuat tabung TV dicobakan empat macam tipe pelapisan. Peubah respon yang dukur adalah konduktifitas lapisan.

##    value treat
## 1    143    v1
## 2    141    v1
## 3    150    v1
## 4    146    v1
## 5    152    v2
## 6    149    v2
## 7    137    v2
## 8    143    v2
## 9    134    v3
## 10   136    v3
## 11   132    v3
## 12   127    v3
## 13   129    v4
## 14   127    v4
## 15   132    v4
## 16   129    v4

Dilakukan metode LSD untuk menyelesaikan permasalahan ini.

x = aov(lm(value ~ treat, dataset1))

LSD.test(x,trt = "treat")
result1 = LSD.test(x,trt = "treat")
result1
## $statistics
##   MSerror Df     Mean       CV  t.value      LSD
##   19.6875 12 137.9375 3.216718 2.178813 6.835971
## 
## $parameters
##         test p.ajusted name.t ntr alpha
##   Fisher-LSD      none  treat   4  0.05
## 
## $means
##     value      std r      LCL      UCL Min Max    Q25   Q50    Q75
## v1 145.00 3.915780 4 140.1662 149.8338 141 150 142.50 144.5 147.00
## v2 145.25 6.652067 4 140.4162 150.0838 137 152 141.50 146.0 149.75
## v3 132.25 3.862210 4 127.4162 137.0838 127 136 130.75 133.0 134.50
## v4 129.25 2.061553 4 124.4162 134.0838 127 132 128.50 129.0 129.75
## 
## $comparison
## NULL
## 
## $groups
##     value groups
## v2 145.25      a
## v1 145.00      a
## v3 132.25      b
## v4 129.25      b
## 
## attr(,"class")
## [1] "group"

\[H_0 : \mu_i = \mu_j \\ H_1 : \mu_i \neq \mu_j\]

Dari hasil pengujian dapat dilihat : Tidak terlihat perbedaan signifikan pada tipe pelapisan (3 dan 4), (1 dan 2). Tetap terdapat perbedaan signigikan untuk tipe pelapisan (1 dan 3), (1 dan 4), (2 dan 4),(2 dan 4).

Soal 2

Berikut ini adalah hasil pembacaan kekerasan logam (respon) pada berbagai macam tipe alat (perlakuan) dan berbagai jenis logam (blok), hasil percobaan dengan rancangan acak kelompok

##    perlakuan variable value
## 1          1        1   9.3
## 2          1        2   9.4
## 3          1        3   9.6
## 4          1        4  10.0
## 5          2        1   9.4
## 6          2        2   9.3
## 7          2        3   9.8
## 8          2        4   9.9
## 9          3        1   9.2
## 10         3        2   9.4
## 11         3        3   9.5
## 12         3        4   9.7
## 13         4        1   9.7
## 14         4        2   9.6
## 15         4        3  10.0
## 16         4        4  10.2

Dilakukan metode Tukey untuk menyelesaikan permasalahan ini.

x = aov(lm(value ~perlakuan+as.factor(variable), dataset2))
result2 = HSD.test(y = x, trt = "perlakuan")
result2
## $statistics
##       MSerror Df  Mean        CV       MSD
##   0.008888889  9 9.625 0.9795419 0.2081199
## 
## $parameters
##    test    name.t ntr StudentizedRange alpha
##   Tukey perlakuan   4          4.41489  0.05
## 
## $means
##   value       std r Min  Max   Q25  Q50    Q75
## 1 9.575 0.3095696 4 9.3 10.0 9.375 9.50  9.700
## 2 9.600 0.2943920 4 9.3  9.9 9.375 9.60  9.825
## 3 9.450 0.2081666 4 9.2  9.7 9.350 9.45  9.550
## 4 9.875 0.2753785 4 9.6 10.2 9.675 9.85 10.050
## 
## $comparison
## NULL
## 
## $groups
##   value groups
## 4 9.875      a
## 2 9.600      b
## 1 9.575      b
## 3 9.450      b
## 
## attr(,"class")
## [1] "group"

\[H_0 : \mu_i = \mu_j \\ H_1 : \mu_i \neq \mu_j\]

Dari hasil pengujian tukey dapat dilihat tipe alat yang memberikan pengaruh signifikan pada peubah respon adalah (4 dan 1), (4 dan 2) , (4 dan 3). Tetapi untuk (1 dan 2), (1 dan 3), (2 dan 3) tidak memiliki perbedaan signifikan.

Soal 3

Berikut ini adalah Waktu reaksi; percobaan pengaruh bahan campuran (A, B, C, D, E) terhadap waktu reaksi, dengan asal bahan dan waktu perecobaan yang berbeda

##    baris lajur perlakuan    y
## 1      1     1         B 12.3
## 2      1     2         C 11.2
## 3      1     3         D  9.2
## 4      1     4         A 12.9
## 5      2     1         A 10.3
## 6      2     2         D  8.6
## 7      2     3         B 12.8
## 8      2     4         C 14.0
## 9      3     1         D  7.8
## 10     3     2         A 10.7
## 11     3     3         C 10.4
## 12     3     4         B 13.1
## 13     4     1         C 14.2
## 14     4     2         B 13.8
## 15     4     3         A 11.1
## 16     4     4         D 12.8

Dilakukan metode Duncan untuk menyelesaikan permasalahan ini.

result3 = duncan.test(y = x, trt = "as.factor(perlakuan)")
result3
## $statistics
##   MSerror Df   Mean       CV
##      0.68  6 11.575 7.124157
## 
## $parameters
##     test               name.t ntr alpha
##   Duncan as.factor(perlakuan)   4  0.05
## 
## $duncan
##      Table CriticalRange
## 2 3.460456      1.426782
## 3 3.586498      1.478751
## 4 3.648934      1.504494
## 
## $means
##       y       std r  Min  Max    Q25   Q50    Q75
## A 11.25 1.1474610 4 10.3 12.9 10.600 10.90 11.550
## B 13.00 0.6271629 4 12.3 13.8 12.675 12.95 13.275
## C 12.45 1.9347696 4 10.4 14.2 11.000 12.60 14.050
## D  9.60 2.2090722 4  7.8 12.8  8.400  8.90 10.100
## 
## $comparison
## NULL
## 
## $groups
##       y groups
## B 13.00      a
## C 12.45     ab
## A 11.25      b
## D  9.60      c
## 
## attr(,"class")
## [1] "group"

\[H_0 : \mu_i = \mu_j \\ H_1 : \mu_i \neq \mu_j\]

Dari hasil pengujian Duncan dapat dilihat : Tidak terdapat perbedaan signifikan untuk pasangan (B dan C), (A dan C). Tetapi terdapat perbedaan untuk (A dan C), (A dan D) , (B dan D), (C dan D)