First, you should assign a value to a variable on your R console:
Then, run the following code line by line to see the results:
## [1] 10
## [1] 0
## [1] 25
## [1] 1
## [1] 3125
## [1] 5
## [1] 1.609438
## [1] 148.4132
## [1] 6
Anda juga dapat melakukan perhitungan menggunakan nama variabel:
total <- x+y # Menentukan penjumlahan dari 'x' dan 'y' sebagai variabel 'total'
average <-(x+x+y)/3 # Menunjuk rata-rata dari beberapa variabelR dapat digunakan sebagai penghitung probabilitas. Anda dapat dengan mudah memahami bagian ini ketika Anda melakukan kelas Pengantar tentang Probabilitas.
## [1] 0.1171875
## [1] 0.1171875
## [1] 0.171875
## [1] 3
## [1] 6 6 5 5 7 5 5 3 6 4
Salah satu bagian terpenting dari bekerja dengan bahasa adalah tau tempat mencari bantuan. R memiliki beberapa jajaran fasilitas, disamping beragam sumber daya bantuan di ekosistem R. Dapatkan bantuan untuk fungsi tertentu.
?dbinom # dapatkan bantuan untuk fungsi 'dbinom'
help(dbinom) # dapatkan bantuan untuk fungsi 'dbinom'
??binomial # Jika anda tidak mengetahui nama dari fungsi yang anda cari
help.search('binomial') # Jika anda tidak mengetahui nama dari fungsi yang anda cari
help.start() # Pilihan di mana anda dapat menavigasikan bantuan lokal berbasis web
?help # Pilihan di mana anda dapat menavigasikan bantuan lokal berbasis webMari kita aplikasikan beberapa output ke dalam object bernama ‘x’, lalu kita akan melihat beberapa dasar statistika setelahnya
x = rbinom(n=10, size=10, prob=0.5) # bekerja. namun ini adalah model yang buruk/jelek
x <- rbinom(n=10, size=10, prob=0.5) # jalan/cara terbaik
x # untuk mencetak/menghasilkan isi dari objek cukup ketik nama dari objek tersebut## [1] 5 3 6 6 5 2 3 6 5 5
## [1] 5 3 6 6 5 2 3 6 5 5
(x <- rbinom(n=10, size=10, prob=0.5)) # cara/jalan alternatif menentukan/menunjuk dan mencetak/menghasilkan## [1] 4 6 4 4 3 6 5 4 2 2
## [1] 6
## [1] 2
## [1] 4
## [1] 2
## [1] 1.414214
## [1] "average" "total" "x" "y"
## [1] "x"
## [1] "average" "total" "y"
Karena R berasal dari lingkungan Unix dan Linux, maka itu mewarisi banyak bumbunya. Piping adalah ide yang diambil dari cangkang linuc yang mana mengijinkan output dari suatu ekspresi. Sehingga piping membuat kode menjadi lebih mudah dibaca
# Prerequisites:
library(magrittr) # memuat fungsi piping
help(package = "magrittr") # memuat infromasi dari 'magrittr'
x <- rbinom(n=1000, size=10, prob=0.5) # menghasilkan beberapa data mainan## [1] 2.597669
## [1] 14.92
Contoh berikutnya mendemonstrasikan keuntungan dari piping. Dua potongan kode berikutnya pun begitu. Coba urauikan mereka dalam pikiran anda:
# Functional (onion) style
car_data <- transform(aggregate(. ~ cyl,
data = subset(mtcars, hp > 100),
FUN = function(x) round(mean(x, 2))),
kpl = mpg*0.4251)# Piping (magrittr) style
car_data <- mtcars %>%
subset(hp > 100) %>%
aggregate(. ~ cyl, data = ., FUN = . %>% mean %>% round(2)) %>%
transform(kpl = mpg %>% multiply_by(0.4251)) %>%
print()## cyl mpg disp hp drat wt qsec vs am gear carb kpl
## 1 4 25.90 108.05 111.00 3.94 2.15 17.75 1.00 1.00 4.50 2.00 11.010090
## 2 6 19.74 183.31 122.29 3.59 3.12 17.98 0.57 0.43 3.86 3.43 8.391474
## 3 8 15.10 353.10 209.21 3.23 4.00 16.77 0.00 0.14 3.29 3.50 6.419010