Slide 6: Tingkat keterisian Tempat Tidur RS di DKI Jakarta

1. Alasan Perbaikan

Visualisasi awal menggunakan diagram lingkaran untuk menunjukkan persentase keterisian tempat tidur rumah sakit pada beberapa tanggal. Penggunaan diagram lingkaran kurang tepat karena data tersebut menunjukkan perubahan dari waktu ke waktu, bukan perbandingan bagian terhadap keseluruhan. Selain itu, diagram lingkaran membuat perbedaan nilai antar tanggal menjadi lebih sulit dibandingkan.

2. Perbaikan yang Dilakukan

Diagram lingkaran diubah menjadi grafik garis (line chart) untuk memperjelas perubahan tingkat keterisian tempat tidur dari tanggal 29 Januari hingga 1 Februari. Perbaikan juga mencakup penggunaan warna yang konsisten, penambahan label persentase, serta penataan judul, sumbu, dan sumber data. Sumbu vertikal menggunakan rentang 0–100% agar perubahan tidak tampak lebih besar akibat pemotongan skala.

3. Hasil Visualisasi

4. Interpretasi

Tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit meningkat dari 54% pada 29 Januari menjadi 57% pada 30 Januari, tetap sebesar 57% pada 31 Januari, dan mencapai 60% pada 1 Februari. Secara keseluruhan, terjadi peningkatan selama periode pengamatan. Grafik garis memudahkan pembaca mengidentifikasi arah perubahan dan periode ketika nilainya tidak mengalami perubahan.

Slide 7: Sistem Pembayaran

1. Alasan Perbaikan

Visualisasi awal menggunakan diagram lingkaran dengan warna yang kurang kontras sehingga perbedaan antar kategori sulit dilihat. Selain itu, pembaca perlu mencocokkan warna pada diagram dengan legenda untuk mengetahui nilai setiap kategori. Kondisi ini membuat perbandingan persentase menjadi kurang praktis.

2. Perbaikan yang Dilakukan

Diagram lingkaran tetap digunakan, tetapi warna setiap kategori dibuat lebih kontras agar mudah dibedakan. Tampilan grafik juga disederhanakan dengan menghilangkan elemen yang tidak diperlukan dan menambahkan label persentase agar nilai setiap kategori lebih mudah dibaca.

3. Hasil Visualisasi

4. Interpretasi

M-Banking menjadi metode pembayaran dengan persentase tertinggi, yaitu 64%, diikuti COD sebesar 20%, Paylater/Cicilan sebesar 14%, dan Lainnya sebesar 2%. Perbedaan persentase ini menunjukkan bahwa M-Banking lebih banyak digunakan dibandingkan metode pembayaran lainnya pada data yang ditampilkan.

Slide 30: Peta kemiskinan Wilayah Indonesia Tahun 2020

1. Alasan Perbaikan

Visualisasi awal menggunakan gradasi warna yang kurang kontras, sehingga perbedaan warna antar wilayah sulit terlihat. Akibatnya, tampilan peta menjadi kurang jelas.

2. Perbaikan yang Dilakukan

Warna peta diubah menjadi warna yang lebih kontras agar batas antar wilayah lebih mudah dibedakan. Tampilan peta juga disederhanakan agar pembaca dapat lebih fokus pada persebaran wilayah di Indonesia.

3. Hasil Visualisasi

4. Interpretasi

Peta menampilkan tingkat kemiskinan level provinsi di Indonesia pada tahun 2020 dengan warna yang lebih kontras untuk membantu membedakan batas wilayah dan memudahkan pembaca mengenali persebaran wilayah secara geografis.