Disusun oleh : Ilham Rizky Hidayat ( 21108062610048 ) Jaya Nur Rohman ( 21108062610051 ) Keisya Indriani Astusi ( 21108062610056 ) Kirani Syavira Dewi (21108062610061 ) Maisaroh Dwi Khasanah (21108062610065 )
Universitas Sebelas Maret 2026
Dalam kegiatan jual beli, pemberian diskon merupakan salah satu cara yang sering digunakan oleh toko untuk menarik minat pelanggan. Besarnya diskon biasanya disesuaikan dengan total belanja, sehingga pelanggan dengan jumlah pembelian tertentu dapat memperoleh potongan harga yang berbeda. Jika perhitungan dilakukan secara manual untuk banyak transaksi, terdapat kemungkinan terjadinya kesalahan dalam menentukan diskon maupun total pembayaran. Oleh karena itu, diperlukan program sederhana yang dapat membantu menentukan diskon dan menghitung total pembayaran secara otomatis. Pada praktikum ini dibuat program menggunakan bahasa pemrograman R untuk mengolah transaksi belanja. Program akan menentukan persentase diskon berdasarkan total belanja yang diperoleh pada setiap transaksi. Setelah itu, program menghitung nominal diskon dan jumlah yang harus dibayar setelah mendapatkan potongan harga. Dengan adanya program ini, proses perhitungan untuk beberapa transaksi dapat dilakukan dengan lebih cepat dan terstruktur. Program ini juga menjadi contoh penerapan algoritma dalam kehidupan sehari-hari, khususnya pada kegiatan jual beli. Setiap transaksi dapat diproses menggunakan aturan diskon yang sama sehingga hasil perhitungan menjadi lebih konsisten. Dalam pembuatannya, program menerapkan konsep variabel, input, proses, output, percabangan, dan operasi aritmatika. Dengan demikian, praktikum ini dapat membantu memahami penerapan dasar algoritma dan pemrograman melalui kasus yang sederhana dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Sebuah toko memberikan potongan harga kepada pelanggan berdasarkan total belanja. Untuk mempermudah proses perhitungan, dibuat sebuah program menggunakan bahasa pemrograman R yang dapat menentukan besarnya diskon dan total pembayaran dari transaksi belanja. Setiap transaksi memiliki total belanja yang berbeda sehingga persentase diskon yang diperoleh juga dapat berbeda. Ketentuan diskon yang diberikan oleh toko adalah sebagai berikut: Total belanja ≥ Rp500.000 mendapatkan diskon 20%. Total belanja ≥ Rp300.000 mendapatkan diskon 15%. Total belanja ≥ Rp100.000 mendapatkan diskon 10%. Total belanja < Rp100.000 tidak mendapatkan diskon. Program akan mengolah lima data transaksi, yaitu Rp80.000, Rp150.000, Rp275.000, Rp350.000, dan Rp400.000. Berdasarkan data tersebut, program menentukan persentase diskon, menghitung nominal diskon, kemudian menghitung total pembayaran yang harus dibayarkan pelanggan setelah mendapatkan potongan harga. Rumus : Nominal Diskon = Total Belanja * Diskon / 100 Total Bayar = Total Belanja - Nominal Diskon
options(scipen = 999)
nama = c("lala", "lili", "lolo", "lele", "lulu")
total_belanja = c(80000, 150000, 275000, 350000, 400000)
diskon = ifelse(total_belanja >= 500000, 20,
ifelse(total_belanja >= 300000, 15,
ifelse(total_belanja >= 100000, 10, 0)))
nominal_diskon = total_belanja * (diskon / 100)
total_bayar = total_belanja - nominal_diskon
hasil <- data.frame(
Nama = nama,
No_Transaksi = seq_along(total_belanja),
Total_Belanja = paste("Rp", total_belanja),
Persentase_Diskon = paste(diskon, "%"),
Nominal_Diskon = paste("Rp", nominal_diskon),
Total_Bayar = paste("Rp", total_bayar)
)
print(hasil)
## Nama No_Transaksi Total_Belanja Persentase_Diskon Nominal_Diskon Total_Bayar
## 1 lala 1 Rp 80000 0 % Rp 0 Rp 80000
## 2 lili 2 Rp 150000 10 % Rp 15000 Rp 135000
## 3 lolo 3 Rp 275000 10 % Rp 27500 Rp 247500
## 4 lele 4 Rp 350000 15 % Rp 52500 Rp 297500
## 5 lulu 5 Rp 400000 15 % Rp 60000 Rp 340000
Berdasarkan hasil program, setiap transaksi memperoleh diskon sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Transaksi pertama dengan total belanja Rp80.000 tidak mendapatkan diskon karena jumlah belanja kurang dari Rp100.000. Transaksi kedua sebesar Rp150.000 dan transaksi ketiga sebesar Rp275.000 mendapatkan diskon sebesar 10%, sedangkan transaksi keempat sebesar Rp350.000 dan transaksi kelima sebesar Rp400.000 mendapatkan diskon sebesar 15%. Setelah persentase diskon ditentukan, program menghitung nominal diskon dan total pembayaran untuk setiap transaksi. Pada transaksi kelima, misalnya, total belanja Rp400.000 mendapatkan diskon 15% atau sebesar Rp60.000, sehingga total pembayaran menjadi Rp340.000. Hasil tersebut menunjukkan bahwa semakin besar total belanja, pelanggan dapat memperoleh diskon yang lebih besar sesuai dengan aturan yang berlaku. Dengan demikian, program berhasil melakukan perhitungan untuk kelima transaksi secara otomatis menggunakan fungsi ifelse(). Fungsi ini membuat program dapat memilih persentase diskon yang sesuai dengan kondisi setiap transaksi. Dengan demikian, program dapat membantu menghitung diskon dan total pembayaran dengan lebih cepat, terstruktur, dan mengurangi kemungkinan kesalahan perhitungan secara manual.
Berdasarkan praktikum yang telah dilakukan, program penentuan diskon belanja berhasil dibuat menggunakan bahasa pemrograman R untuk mengolah lima transaksi. Program dapat menentukan persentase diskon berdasarkan total belanja, menghitung nominal diskon, serta menghitung total pembayaran setelah diskon. Dalam prosesnya, program menerapkan konsep variabel, vektor, percabangan ifelse, operasi aritmatika, pembuatan dataframe dan output print (). Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa program dapat menjalankan perhitungan secara otomatis dan memberikan hasil yang sesuai dengan ketentuan diskon. Dengan demikian, program ini dapat menjadi contoh sederhana penerapan algoritma dan pemrograman untuk menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan transaksi belanja.