Disusun untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah
Algoritma dan Pemrograman
Dosen Pengampu: Bayutama Isnaini, S.Si., M.Si.
Disusun oleh: Kelompok D
1. Naufal Syailendra Yanottama (21108062610082)
2. Nur Shabrina Zalfa (21108062610087)
3. Rafie Hasbi Shidqy (21108062610092)
4. Sabila Nur Laily (21108062610097)
5. Tsakif Putra Pambayun (21108062610105)
Program Studi Sarjana Statistika
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Sebelas Maret
2026
Setelah menyelesaikan praktikum ini, peserta diharapkan mampu:
sum() serta operasi aritmetika
dasar.if,
else if, else) untuk pengambilan keputusan
otomatis.sum() untuk menjumlahkan seluruh elemen dalam vektor.if-else): Digunakan untuk
mengarahkan alur eksekusi program berdasarkan kondisi logika tertentu
(misalnya membandingkan total pengeluaran dengan batas anggaran)Seorang mahasiswa ingin mengetahui kategori pengeluaran mingguannya berdasarkan perbandingan antara total pengeluaran mingguan dan anggaran mingguan yang telah ditetapkan. Program akan menerima masukan berupa pengeluaran mingguan dan anggaran mingguan. Selanjutnya, program akan menentukan kategori pengeluaran mahasiswa berdasarkan persentase penggunaan anggaran dengan ketentuan sebagai berikut :
Mulai.
Masukkan anggaran mingguan.
Masukkan pengeluaran mingguan.
Hitung persentase pengeluaran dengan rumus:
\[ \text{Persentase Pengeluaran} = \frac{\text{Total Pengeluaran}}{\text{Anggaran Mingguan}}\times 100\% \]
Tentukan kategori pengeluaran:
#Input anggaran mingguan dan pengeluaran mingguan
anggaran_mingguan<-#Input nominal anggaran mingguan
makan<-#(input pengeluaran untuk makan selama 7 hari)
transportasi<-#(input pengeluaran untuk transportasi selama 7 hari)
kebutuhan_harian<-#(input pengeluaran untuk kebutuhan harian selama 7 hari)
total_pengeluaran<-sum(makan,transportasi,kebutuhan_harian)
#Mengitung Persentase Pengeluaran
persen<-(total_pengeluaran/anggaran_mingguan)*100
#Analisis Kategori Pengeluaran Berdasarkan Persentase Pengeluaran
if(persen<80){
kategori<-"Hemat"
}else if(persen<=100){
kategori<-"Boros"
}else{
kategori<-"Melebihi Anggaran"
}
#Hasil Persentase Pengeluaran dan Kategori Pengeluaran
cat("Persentase Pengeluaran Mingguan:",persen,"%\n",
"Kategori Pengeluaran Mingguan:",kategori)
Anggaran mingguan: Rp350.000
Pengeluaran mingguan:
| Hari | Makan | Transportasi | Kebutuhan harian |
|---|---|---|---|
| Senin | Rp25.000 | Rp10.000 | Rp15.000 |
| Selasa | Rp20.000 | Rp15.000 | Rp15.000 |
| Rabu | Rp25.000 | Rp5.000 | Rp20.000 |
| Kamis | Rp20.000 | Rp10.000 | Rp20.000 |
| Jumat | Rp30.000 | Rp10.000 | Rp10.000 |
| Sabtu | Rp25.000 | Rp15.000 | Rp10.000 |
| Minggu | Rp35.000 | Rp15.000 | Rp20.000 |
anggaran_mingguan<-350000
makan<-c(25000,20000,25000,20000,30000,25000,35000)
transportasi<-c(10000,15000,5000,10000,10000,15000,15000)
kebutuhan_harian<-c(15000,15000,20000,20000,10000,10000,20000)
total_pengeluaran<-sum(makan,transportasi,kebutuhan_harian)
persen<-(total_pengeluaran/anggaran_mingguan)*100
if(persen<80){
kategori<-"Hemat"
}else if(persen<=100){
kategori<-"Boros"
}else{
kategori<-"Melebihi Anggaran"
}
cat("Persentase Pengeluaran Mingguan:",persen,"%\n",
"Kategori Pengeluaran Mingguan:",kategori)
## Persentase Pengeluaran Mingguan: 105.7143 %
## Kategori Pengeluaran Mingguan: Melebihi Anggaran
Dengan data contoh, persentase pengeluarannya adalah 105,7143% dari anggaran. Karena persentase melebihi 100%, kategorinya adalah Melebihi Anggaran.
Pada program tersebut, pengguna memasukkan anggaran yang ditetapkan dan pengeluaran mingguan. Pengeluaran mingguan didapatkan dari penjumlahan antara pengeluaran makan, pengeluaran transportasi dan pengeluaran kebutuhan harian (di luar kebutuhan makan dan transportasi).
Setelah pengeluaran mingguan diperoleh, program menggunakan percabangan if, else if, dan else untuk menentukan kategori. Jika pengeluaran mingguan <80% anggaran, masuk ke kategori hemat. Jika berada di antara 80%-100% dari anggaran, masuk ke kategori boros. Dan jika lebih dari anggaran, masuk ke kategori melebihi anggaran.
Pada contoh, pengguna memasukkan input berupa anggaran sebesar Rp350.000 dan total pengeluaran mingguan sebesar Rp370.000. Karena pengeluaran mingguan lebih dari anggaran, maka pengeluaran minggu tersebut termasuk kategori melebihi anggaran.
Praktikum ini berhasil mengimplementasikan penggunaan variabel, operasi aritmetika, dan struktur percabangan bertingkat (if, else if, else) di R Studio. Program menghitung persentase pengeluaran mingguan terhadap anggaran mingguan, lalu menentukan kategorinya secara otomatis: hemat jika kurang dari 80%, boros jika 80%–100%, dan melebihi anggaran jika lebih dari 100%. Studi kasus ini menunjukkan bahwa percabangan bertingkat efektif untuk mengklasifikasikan kondisi keuangan mahasiswa berdasarkan satu nilai ukur yang sederhana. Hasilnya dapat membantu mahasiswa mengevaluasi dan mengendalikan pengeluaran mingguannya.