Klasifikasi <- data.frame(
No = 1:2,
Variabel = c(
"Jumlah komentar per unggahan",
"Durasi video yang ditonton (detik)"
),
Tipe = c("Diskrit", "Kontinu"),
Alasan = c(
"Jumlah komentar dapat dihitung dalam bilangan bulat",
"Durasi waktu dapat memiliki nilai pecahan"
)
)
knitr::kable(Klasifikasi)
| No | Variabel | Tipe | Alasan |
|---|---|---|---|
| 1 | Jumlah komentar per unggahan | Diskrit | Jumlah komentar dapat dihitung dalam bilangan bulat |
| 2 | Durasi video yang ditonton (detik) | Kontinu | Durasi waktu dapat memiliki nilai pecahan |
Diketahui:
Perhitungan manual:
Rumus distribusi Binomial:
\[ P(X=x)=\binom{n}{x}p^x(1-p)^{n-x} \]
Substitusi nilai yang diketahui:
\[ P(X=2)=\binom{10}{2}(0.25)^2(0.75)^8 \]
Menghitung kombinasi:
\[ \binom{10}{2}=\frac{10!}{2!(10-2)!}=45 \]
Sehingga:
\[ P(X=2)=45(0.0625)(0.100112915) \]
\[ P(X=2)\approx 0.2815676 \]
Jadi, peluang tepat 2 pengguna mengklik iklan adalah sekitar 0,2816 atau 28,16%.
Rumus rata-rata distribusi Binomial:
\[ E(X)=np \]
\[ E(X)=10(0.25)=2.5 \]
Jadi, rata-rata jumlah klik adalah 2,5 klik.
Rumus standar deviasi distribusi Binomial:
\[ SD(X)=\sqrt{np(1-p)} \]
\[ SD(X)=\sqrt{10(0.25)(0.75)} \]
\[ SD(X)=\sqrt{1.875}\approx 1.3693 \]
Jadi, standar deviasi jumlah klik adalah sekitar 1,3693 klik.
# Parameter distribusi Binomial
n <- 10
p <- 0.25
x <- 2
# Peluang tepat 2 pengguna mengklik iklan
peluang_tepat_2 <- dbinom(x, size = n, prob = p)
# Rata-rata jumlah klik
rata_rata <- n * p
# Standar deviasi jumlah klik
sd_klik <- sqrt(n * p * (1 - p))
# Menampilkan hasil perhitungan
cat("P(X = 2) =", peluang_tepat_2, "\n")
## P(X = 2) = 0.2815676
cat("Rata-rata jumlah klik =", rata_rata, "\n")
## Rata-rata jumlah klik = 2.5
cat("Standar deviasi =", sd_klik, "\n")
## Standar deviasi = 1.369306
Diketahui:
Rumus distribusi Poisson:
\[ P(X=x)=\frac{e^{-\lambda}\lambda^x}{x!} \]
Substitusi nilai yang diketahui:
\[ P(X=5)=\frac{e^{-8}(8)^5}{5!} \]
Menghitung komponen:
\[ 8^5=32768 \]
\[ 5!=120 \]
Sehingga:
\[ P(X=5)=\frac{e^{-8}(32768)}{120} \]
Dengan \(e^{-8}\approx 0.0003354626\):
\[ P(X=5)\approx 0.0916037 \]
Jadi, peluang tepat 5 unggahan foto dalam satu menit adalah sekitar 0,0916 atau 9,16%.
Kejadian yang dicari adalah \(P(X>12)\).
Dengan menggunakan aturan komplemen:
\[ P(X>12)=1-P(X\leq 12) \]
Fungsi ppois() digunakan untuk menghitung peluang
kumulatif sampai 12 unggahan.
# Parameter distribusi Poisson
lambda <- 8
# Peluang tepat 5 unggahan
peluang_tepat_5 <- dpois(5, lambda = lambda)
# Peluang lebih dari 12 unggahan
peluang_lebih_12 <- 1 - ppois(12, lambda = lambda)
# Menampilkan hasil perhitungan
cat("P(X = 5) =", peluang_tepat_5, "\n")
## P(X = 5) = 0.09160366
cat("P(X > 12) =", peluang_lebih_12, "\n")
## P(X > 12) = 0.0637972
Nilai peluang_lebih_12 menunjukkan peluang server
menerima lebih dari 12 unggahan foto dalam satu menit, ketika rata-rata
unggahan adalah 8 per menit.
Diketahui:
Ditanyakan:
\[ P(X>4) \]
Perhitungan manual:
Rumus standardisasi Z:
\[ Z=\frac{X-\mu}{\sigma} \]
Substitusi nilai yang diketahui:
\[ Z=\frac{4-3}{0.5}=2 \]
Dengan demikian:
\[ P(X>4)=P(Z>2) \]
Dari tabel distribusi normal standar:
\[ P(Z\leq 2)\approx 0.97725 \]
Menggunakan aturan komplemen:
\[ P(Z>2)=1-0.97725 \]
\[ P(X>4)\approx 0.02275 \]
Jadi, peluang waktu muat halaman lebih dari 4 detik adalah sekitar 0,02275 atau 2,275%.
Ditanyakan batas waktu \(x\) sehingga 5% waktu muat terlama berada di atas batas tersebut.
Artinya:
\[ P(X>x)=0.05 \]
Sehingga:
\[ P(X\leq x)=0.95 \]
Dari tabel Z, nilai yang memenuhi \(P(Z\leq z)=0.95\) adalah sekitar:
\[ z\approx 1.6449 \]
Menggunakan rumus transformasi Z:
\[ Z=\frac{X-\mu}{\sigma} \]
Maka:
\[ X=\mu+Z\sigma \]
Substitusi nilai:
\[ X=3+(1.6449)(0.5) \]
\[ X\approx 3.82245 \]
Jadi, batas waktu 5% loading terlama adalah sekitar 3,8224 detik. Sekitar 5% waktu muat halaman diperkirakan melebihi batas tersebut.
# Parameter distribusi Normal
mu <- 3
sigma <- 0.5
# (a) Peluang waktu muat lebih dari 4 detik
z <- (4 - mu) / sigma
peluang_loading_lebih_4 <- 1 - pnorm(4, mean = mu, sd = sigma)
# (b) Batas waktu untuk 5% loading terlama
batas_loading <- qnorm(0.95, mean = mu, sd = sigma)
# Menampilkan hasil perhitungan
cat("Nilai Z untuk X = 4 =", z, "\n")
## Nilai Z untuk X = 4 = 2
cat("P(X > 4) =", peluang_loading_lebih_4, "\n")
## P(X > 4) = 0.02275013
cat("Batas 5% loading terlama =", batas_loading, "detik\n")
## Batas 5% loading terlama = 3.822427 detik
library(ggplot2)
mu <- 3
sigma <- 0.5
data_normal <- data.frame(
x = seq(1, 5, length.out = 1000)
)
data_normal$densitas <- dnorm(
data_normal$x,
mean = mu,
sd = sigma
)
batas_4 <- data_normal[data_normal$x >= 4, ]
batas_95 <- qnorm(0.95, mean = mu, sd = sigma)
ekor_5 <- data_normal[data_normal$x >= batas_95, ]
# Grafik bagian (a): peluang durasi lebih dari 4 detik
ggplot(data_normal, aes(x = x, y = densitas)) +
geom_area(data = batas_4, fill = "skyblue", alpha = 0.7) +
geom_line(linewidth = 1) +
geom_vline(xintercept = 4, linetype = "dashed") +
labs(
title = "Peluang Durasi Video Lebih dari 4 Detik",
x = "Durasi video (detik)",
y = "Kepadatan probabilitas"
) +
theme_minimal()
# Grafik bagian (b): 5% video dengan durasi terlama
ggplot(data_normal, aes(x = x, y = densitas)) +
geom_area(data = ekor_5, fill = "orange", alpha = 0.7) +
geom_line(linewidth = 1) +
geom_vline(xintercept = batas_95, linetype = "dashed") +
labs(
title = "5% Video dengan Durasi Terlama",
x = "Durasi video (detik)",
y = "Kepadatan probabilitas"
) +
theme_minimal()
## Kesimpulan
Berdasarkan perhitungan distribusi probabilitas pada kasus SocMed Insights:
Perhitungan manual menggunakan rumus distribusi probabilitas, sedangkan sintaks RStudio digunakan untuk memverifikasi hasil perhitungan.