(a) Jumlah komentar per unggahan
Jumlah komentar diperoleh dengan menghitung (0, 1, 2, 3, …) dan nilainya berupa bilangan bulat, tidak mungkin ada 2,5 komentar. Maka variabel ini diskrit.
(b) Durasi video yang ditonton (detik)
Durasi diperoleh dengan mengukur dan dapat bernilai pecahan di antara dua bilangan (misalnya 12,37 detik). Maka variabel ini kontinu.
# Contoh data ilustrasi
komentar <- c(0, 3, 5, 2, 8, 1) # hasil menghitung -> bilangan bulat
durasi <- c(12.37, 45.8, 3.02, 27.5, 60.11) # hasil mengukur -> bilangan real
data.frame(
Variabel = c("Jumlah komentar per unggahan", "Durasi video ditonton (detik)"),
Jenis = c("Diskrit", "Kontinu"),
Alasan = c("Hasil menghitung, bilangan bulat", "Hasil mengukur, bisa pecahan")
)
#> Variabel Jenis Alasan
#> 1 Jumlah komentar per unggahan Diskrit Hasil menghitung, bilangan bulat
#> 2 Durasi video ditonton (detik) Kontinu Hasil mengukur, bisa pecahan
Diketahui: \(n = 10\), \(p = 0{,}25\), \(q = 1-p = 0{,}75\). Misalkan \(X\) = banyak pengguna yang mengklik iklan.
P(X = 2)
\[P(X=2)=\binom{10}{2}(0{,}25)^2(0{,}75)^8 = 45 \times 0{,}0625 \times 0{,}100113 \approx 0{,}2816\]
Rata-rata
\[\mu = n\,p = 10 \times 0{,}25 = 2{,}5 \text{ klik}\]
Simpangan baku
\[\sigma=\sqrt{n\,p\,q}=\sqrt{10 \times 0{,}25 \times 0{,}75}=\sqrt{1{,}875}\approx 1{,}3693 \text{ klik}\]
n <- 10
p <- 0.25
# P(X = 2)
p_x2 <- dbinom(2, size = n, prob = p)
p_x2
#> [1] 0.2815676
# Rata-rata dan simpangan baku
mu_bin <- n * p
sigma_bin <- sqrt(n * p * (1 - p))
mu_bin
#> [1] 2.5
sigma_bin
#> [1] 1.369306
Kesimpulan: peluang tepat 2 pengguna mengklik adalah sekitar 0,2816 (28,16%); rata-rata 2,5 klik dengan simpangan baku 1,369 klik.
Diketahui: \(\lambda = 8\) unggahan per menit.
P(X = 5)
\[P(X=5)=\frac{e^{-8}\,8^5}{5!}=\frac{(0{,}000335463)(32768)}{120}\approx 0{,}0916\]
P(X > 12)
\[P(X>12)=1-P(X\le 12)=1-\sum_{k=0}^{12}\frac{e^{-8}\,8^k}{k!}\]
Dari penjumlahan suku \(k=0\) sampai \(12\) diperoleh \(P(X\le 12)\approx 0{,}9362\), sehingga
\[P(X>12)=1-0{,}9362\approx 0{,}0638\]
lambda <- 8
# P(X = 5)
p_x5 <- dpois(5, lambda = lambda)
p_x5
#> [1] 0.09160366
# P(X > 12) = 1 - P(X <= 12)
p_lebih12 <- 1 - ppois(12, lambda = lambda)
p_lebih12
#> [1] 0.0637972
# cara lain yang setara
ppois(12, lambda = lambda, lower.tail = FALSE)
#> [1] 0.0637972
Kesimpulan: peluang server menerima tepat 5 unggahan per menit adalah 0,0916 (9,16%), dan peluang menerima lebih dari 12 unggahan adalah 0,0638 (6,38%).
Diketahui: \(\mu = 3\) detik, \(\sigma = 0{,}5\) detik.
P(loading > 4 detik)
\[Z=\frac{X-\mu}{\sigma}=\frac{4-3}{0{,}5}=2\]
\[P(X>4)=P(Z>2)=1-P(Z\le 2)=1-0{,}9772=0{,}0228\]
Batas waktu 5% loading terlama
Dicari \(x\) sehingga \(P(X>x)=0{,}05\), yaitu \(P(Z\le z)=0{,}95\) sehingga \(z=1{,}645\).
\[x=\mu+z\,\sigma=3+(1{,}645)(0{,}5)=3{,}8225 \text{ detik}\]
mu <- 3
sigma <- 0.5
# P(loading > 4)
z <- (4 - mu) / sigma
z
#> [1] 2
p_lebih4 <- 1 - pnorm(4, mean = mu, sd = sigma)
p_lebih4
#> [1] 0.02275013
# Batas 5% terlama = persentil ke-95
batas <- qnorm(0.95, mean = mu, sd = sigma)
batas
#> [1] 3.822427
# Visualisasi
x <- seq(1, 5, length.out = 400)
plot(x, dnorm(x, mu, sigma), type = "l", lwd = 2,
xlab = "Waktu loading (detik)", ylab = "Kepadatan",
main = "Distribusi Normal Waktu Muat Halaman")
polygon(c(batas, x[x >= batas], 5),
c(0, dnorm(x[x >= batas], mu, sigma), 0),
col = rgb(1, 0, 0, 0.4), border = NA)
abline(v = c(mu, 4, batas), lty = c(1, 2, 3))
legend("topright", legend = c("Rata-rata (3)", "4 detik", "Batas 5% (3,82)"),
lty = c(1, 2, 3), bty = "n")
Kesimpulan: peluang waktu muat lebih dari 4 detik adalah 0,0228 (2,28%). Waktu muat termasuk 5% terlama jika melebihi 3,82 detik.