Illustrasi Kasus : Aplikasi analitik media sosial ‘SocMed Insights’ mengumpulkan berbagai data untuk keperluan berikut. Kerjakan tiap poin dengan perhitungan manual DAN sintaks RStudio.
1 (Variabel Acak) Klasifikasikan: (a) jumlah komentar per unggahan, (b) durasi video yang ditonton (detik) — diskrit atau kontinu?
2 (Binomial) 25% pengguna yang melihat iklan akan mengkliknya. Jika iklan ditampilkan ke 10 pengguna, hitung P(TEPAT 2 mengklik), rata-rata, dan SD jumlah klik.
3 (Poisson) Rata-rata server menerima 8 unggahan foto per menit. Hitung P(TEPAT 5 unggahan) secara manual, dan P(LEBIH DARI 12 unggahan) dengan RStudio.
4 (Normal & Z) Waktu muat halaman berdistribusi normal dengan μ=3 detik, σ=0,5 detik. Hitung P(loading > 4 detik), dan tentukan batas waktu 5% loading TERLAMA.
print("1 a. Jumlah komentar per unggahan adalah bilangan bulat yang pasti dan tidak bersifat desimal = Diskrit")
## [1] "1 a. Jumlah komentar per unggahan adalah bilangan bulat yang pasti dan tidak bersifat desimal = Diskrit"
print("1 b. Durasi video yang ditonton adalah waktu yang diperoleh berdasarkan hitungan detik yang terus berjalan secara berurut, biasanya terdapat bilangan pecahan desimal bukan bilangan bulat = Kontinu")
## [1] "1 b. Durasi video yang ditonton adalah waktu yang diperoleh berdasarkan hitungan detik yang terus berjalan secara berurut, biasanya terdapat bilangan pecahan desimal bukan bilangan bulat = Kontinu"
n <- 10
p <- 0.25
q <- 1 - p
prob_2_klik <- dbinom(x = 2, size = n, prob = p)
cat("P(Tepat 2 mengklik):", prob_2_klik, "\n")
## P(Tepat 2 mengklik): 0.2815676
mean_binomial <- n * p
cat("Rata-rata jumlah klik:", mean_binomial, "\n")
## Rata-rata jumlah klik: 2.5
sd_binomial <- sqrt(n * p * q)
cat("Standar Deviasi jumlah klik:", sd_binomial, "\n")
## Standar Deviasi jumlah klik: 1.369306
lambda <- 8
prob_5_unggahan <- dpois(x = 5, lambda = lambda)
cat("P(Tepat 5 unggahan):", prob_5_unggahan, "\n")
## P(Tepat 5 unggahan): 0.09160366
prob_lebih_12 <- ppois(q = 12, lambda = lambda, lower.tail = FALSE)
cat("P(Lebih dari 12 unggahan):", prob_lebih_12, "\n")
## P(Lebih dari 12 unggahan): 0.0637972
mu <- 3
sigma <- 0.5
prob_loading_lebih_4 <- pnorm(q = 4, mean = mu, sd = sigma, lower.tail = FALSE)
cat("P(loading > 4 detik):", prob_loading_lebih_4, "\n")
## P(loading > 4 detik): 0.02275013
batas_waktu_5_persen <- qnorm(p = 0.95, mean = mu, sd = sigma)
cat("Batas waktu 5% loading terlama:", batas_waktu_5_persen, "detik\n")
## Batas waktu 5% loading terlama: 3.822427 detik
Data jumlah komentar adalah angka bulat tanpa pecahan (diskrit), sedangkan durasi tontonan diukur dalam rentang waktu yang bisa memiliki nilai desimal (kontinu).
Jika iklan ditayangkan ke 10 orang, peluang tepat 2 orang yang mengekliknya adalah sekitar 28%. Secara rata-rata, akan ada 2,5 klik untuk setiap 10 kali iklan ditayangkan.
Kemungkinan server menerima pas 5 unggahan dalam satu menit tergolong kecil, yaitu sekitar 9%, karena rata-rata normalnya server menerima 8 unggahan per menit.
Aplikasi tergolong cepat karena peluang pengguna mengalami loading lebih dari 4 detik sangat kecil, yaitu cuma 2,2%. Kelompok 5% pengguna yang mengalami waktu loading paling lambat pun batasnya hanya menunggu sekitar 3,82 detik.