Aplikasi analitik media sosial “SocMed Insight” mengumpulkan berbagai data untuk keperluan berikut.
Klasifikasikan: (a) jumlah komentar per unggahan, (b) durasi video yang ditonton (detik) sebagai diskrit atau kontinu.
tabel_variabel <- data.frame(
Data = c("(a) Jumlah komentar per unggahan",
"(b) Durasi video yang ditonton (detik)"),
Jenis = c("Diskrit", "Kontinu"),
Alasan = c("Hasil menghitung, berupa bilangan bulat (0, 1, 2, ...)",
"Hasil mengukur waktu, bisa pecahan dalam suatu rentang"),
stringsAsFactors = FALSE
)
knitr::kable(tabel_variabel)
| Data | Jenis | Alasan |
|---|---|---|
| (a) Jumlah komentar per unggahan | Diskrit | Hasil menghitung, berupa bilangan bulat (0, 1, 2, …) |
| (b) Durasi video yang ditonton (detik) | Kontinu | Hasil mengukur waktu, bisa pecahan dalam suatu rentang |
25% pengguna yang melihat iklan akan mengkliknya. Iklan ditampilkan ke 10 pengguna. Hitung P(tepat 2 mengklik), rata-rata, dan SD jumlah klik.
n <- 10
p <- 0.25
q <- 1 - p
p_dua <- dbinom(2, size = n, prob = p) # P(X = 2)
rata2 <- n * p # rata-rata
sd_bin <- sqrt(n * p * q) # simpangan baku
cat("P(tepat 2 klik) =", round(p_dua, 4), "(", round(p_dua * 100, 2), "% )\n")
## P(tepat 2 klik) = 0.2816 ( 28.16 % )
cat("Rata-rata =", rata2, "klik\n")
## Rata-rata = 2.5 klik
cat("Simpangan baku =", round(sd_bin, 4), "klik\n")
## Simpangan baku = 1.3693 klik
Rata-rata server menerima 8 unggahan foto per menit. Hitung P(lebih dari 12 unggahan).
lambda <- 8
p_kurang_sama_12 <- ppois(12, lambda) # P(X <= 12)
p_lebih_12 <- 1 - p_kurang_sama_12 # P(X > 12)
cat("P(X <= 12) =", round(p_kurang_sama_12, 4), "\n")
## P(X <= 12) = 0.9362
cat("P(X > 12) =", round(p_lebih_12, 4), "(", round(p_lebih_12 * 100, 2), "% )\n")
## P(X > 12) = 0.0638 ( 6.38 % )
Waktu muat halaman berdistribusi normal dengan \(\mu = 3\) detik dan \(\sigma = 0{,}5\) detik.
mu <- 3
sigma <- 0.5
x <- 4
z <- (x - mu) / sigma
p_lebih_4 <- 1 - pnorm(z)
cat("z =", z, "\n")
## z = 2
cat("P(loading > 4 detik) =", round(p_lebih_4, 4),
"(", round(p_lebih_4 * 100, 2), "% )\n")
## P(loading > 4 detik) = 0.0228 ( 2.28 % )
z_95 <- qnorm(0.95)
batas <- mu + z_95 * sigma
cat("z untuk luas 0,95 =", round(z_95, 3), "\n")
## z untuk luas 0,95 = 1.645
cat("Batas 5% loading terlama =", round(batas, 2), "detik\n")
## Batas 5% loading terlama = 3.82 detik
kurva <- seq(mu - 4 * sigma, mu + 4 * sigma, length.out = 400)
plot(kurva, dnorm(kurva, mu, sigma), type = "l", lwd = 2,
xlab = "Waktu muat (detik)", ylab = "Kepadatan",
main = "Distribusi Waktu Muat Halaman")
# area 5% terlama
area <- seq(batas, mu + 4 * sigma, length.out = 100)
polygon(c(batas, area, mu + 4 * sigma),
c(0, dnorm(area, mu, sigma), 0),
col = "tomato", border = NA)
abline(v = batas, lty = 2)
text(batas, max(dnorm(kurva, mu, sigma)) * 0.5,
paste0(round(batas, 2), " detik"), pos = 4)