Jumlah komentar merupakan variabel acak diskrit, karena nilainya berupa bilangan yang dapat dihitung, misalnya 0, 1, 2, 3, dan seterusnya.
Durasi video merupakan variabel acak kontinu, karena waktu dapat memiliki nilai pecahan, misalnya 2,5 detik atau 3,75 detik.
Kesimpulan:
# 2. Distribusi Binomial
Diketahui:
- Peluang pengguna mengklik iklan = 25%
- Jumlah pengguna = 10
- Ditanyakan peluang tepat 2 pengguna mengklik.
Misalkan:
$$
X \sim Binomial(n=10,p=0.25)
$$
## a. Peluang tepat 2 pengguna mengklik
Rumus:
$$
P(X=x)=\binom{n}{x}p^x(1-p)^{n-x}
$$
Untuk $X=2$:
$$
P(X=2)=\binom{10}{2}(0.25)^2(0.75)^8
$$
Perhitungan:
$$
\binom{10}{2}=45
$$
$$
P(X=2)=45(0.25)^2(0.75)^8
$$
$$
P(X=2)\approx0.28157
$$
Jadi, peluang tepat 2 pengguna mengklik adalah sekitar **28,16%**.
``` r
# Peluang tepat 2 pengguna mengklik
p_binomial <- dbinom(2, size = 10, prob = 0.25)
p_binomial
## [1] 0.2815676
Rumus mean distribusi binomial:
\[ \mu=np \]
\[ \mu=10(0.25)=2.5 \]
Jadi rata-ratanya adalah 2,5 pengguna.
# Rata-rata
mean_binomial <- 10 * 0.25
mean_binomial
## [1] 2.5
Rumus:
\[ \sigma=\sqrt{np(1-p)} \]
\[ \sigma=\sqrt{10(0.25)(0.75)} \]
\[ \sigma\approx1.3693 \]
Jadi standar deviasinya adalah 1,3693.
# Standar deviasi
sd_binomial <- sqrt(10 * 0.25 * (1 - 0.25))
sd_binomial
## [1] 1.369306
Diketahui rata-rata unggahan adalah 8 unggahan per menit.
Maka:
\[ X \sim Poisson(\lambda=8) \]
Rumus distribusi Poisson:
\[ P(X=x)=\frac{e^{-\lambda}\lambda^x}{x!} \]
Untuk \(X=5\):
\[ P(X=5)=\frac{e^{-8}(8)^5}{5!} \]
\[ P(X=5)\approx0.09160 \]
Jadi peluang tepat 5 unggahan adalah sekitar 9,16%.
# Peluang tepat 5 unggahan
p_poisson_5 <- dpois(5, lambda = 8)
p_poisson_5
## [1] 0.09160366
Ditanyakan:
\[ P(X>12) \]
Dengan komplemen:
\[ P(X>12)=1-P(X\leq12) \]
# Peluang lebih dari 12 unggahan
p_poisson_lebih12 <- ppois(12, lambda = 8, lower.tail = FALSE)
p_poisson_lebih12
## [1] 0.0637972
Hasilnya sekitar:
\[ P(X>12)\approx0.0638 \]
Jadi peluang lebih dari 12 unggahan adalah sekitar 6,38%.
Diketahui waktu loading halaman mengikuti distribusi normal dengan:
\[ \mu=3 \]
dan
\[ \sigma=0.5 \]
Sehingga:
\[ X\sim N(3,0.5) \]
Ditanyakan:
\[ P(X>4) \]
Nilai Z:
\[ Z=\frac{X-\mu}{\sigma} \]
\[ Z=\frac{4-3}{0.5}=2 \]
Sehingga:
\[ P(X>4)=P(Z>2) \]
\[ P(X>4)\approx0.02275 \]
Jadi peluang loading lebih dari 4 detik adalah sekitar 2,28%.
# Peluang loading lebih dari 4 detik
p_normal_lebih4 <- pnorm(
4,
mean = 3,
sd = 0.5,
lower.tail = FALSE
)
p_normal_lebih4
## [1] 0.02275013
Kita mencari nilai \(x\) sehingga:
\[ P(X>x)=0.05 \]
atau:
\[ P(X\leq x)=0.95 \]
Dengan demikian kita mencari persentil ke-95.
Nilai Z:
\[ Z_{0.95}\approx1.645 \]
Maka:
\[ X=\mu+Z\sigma \]
\[ X=3+(1.645)(0.5) \]
\[ X\approx3.8225 \]
Jadi batas 5% loading terlama adalah sekitar:
\[ \boxed{3.82\text{ detik}} \]
Artinya, sekitar 5% halaman membutuhkan waktu loading lebih dari 3,82 detik.
# Batas 5% loading terlama
batas_5_persen <- qnorm(
0.95,
mean = 3,
sd = 0.5
)
batas_5_persen
## [1] 3.822427
# Membuat ringkasan hasil
hasil <- data.frame(
Keterangan = c(
"P(tepat 2 klik)",
"Rata-rata binomial",
"SD binomial",
"P(tepat 5 unggahan)",
"P(lebih dari 12 unggahan)",
"P(loading > 4 detik)",
"Batas 5% loading terlama"
),
Hasil = c(
p_binomial,
mean_binomial,
sd_binomial,
p_poisson_5,
p_poisson_lebih12,
p_normal_lebih4,
batas_5_persen
)
)
hasil
## Keterangan Hasil
## 1 P(tepat 2 klik) 0.28156757
## 2 Rata-rata binomial 2.50000000
## 3 SD binomial 1.36930639
## 4 P(tepat 5 unggahan) 0.09160366
## 5 P(lebih dari 12 unggahan) 0.06379720
## 6 P(loading > 4 detik) 0.02275013
## 7 Batas 5% loading terlama 3.82242681
Berdasarkan perhitungan: