Jumlah komentar per unggahan → Diskrit
Karena jumlah komentar berupa bilangan yang bisa dihitung, misalnya 0, 1, 2, 3, dst. Nggak mungkin ada 2,5 komentar.
Durasi video yang ditonton → Kontinu
Karena waktu bisa memiliki nilai pecahan, misalnya 10 detik, 10,5 detik, 10,25 detik, dan sebagainya.
Jadi :
| No. | Variabel | Jenis Variabel | Alasan |
|---|---|---|---|
| 1 | Jumlah komentar per unggahan | Diskrit | Karena jumlah komentar berupa bilangan yang dapat dihitung. |
| 2 | Durasi video yang ditonton (detik) | Kontinu | Karena durasi dapat memiliki nilai pecahan. |
Diketahui: - n = 10 - p = 0.25 - x = 2
Ditanyakan P(tepat 2 klik), rata-rata, dan standar deviasi.n <- 10
p <- 0.25
x <- 2
# Peluang tepat 2 pengguna mengklik
prob_2 <- dbinom(x, size = n, prob = p)
# Rata-rata
mean_binom <- n * p
# Standar deviasi
sd_binom <- sqrt(n * p * (1 - p))
prob_2
## [1] 0.2815676
mean_binom
## [1] 2.5
sd_binom
## [1] 1.369306
Berarti:
P(X = 2) = 0.2815676 Rata-rata = 2.5 SD = 1.369306
Diketahui rata-rata server menerima 8 unggahan foto per menit.
Ditanyakan P(lebih dari 12 unggahan).lambda <- 8
prob_gt_12 <- ppois(
12,
lambda = lambda,
lower.tail = FALSE
)
prob_gt_12
## [1] 0.0637972
P(X > 12) ≈ 0.0638
Diketahui: - μ = 3 detik - σ = 0.5 detik
Ditanyakan P(loading > 4 detik) dan batas waktu 5% loading terlama.mu <- 3
sigma <- 0.5
# P(loading > 4 detik)
prob_gt_4 <- pnorm(
4,
mean = mu,
sd = sigma,
lower.tail = FALSE
)
prob_gt_4
## [1] 0.02275013
batas_5_persen <- qnorm(
0.95,
mean = mu,
sd = sigma
)
batas_5_persen
## [1] 3.822427
Batas waktu 5% loading terlama = 3.822427 detik ≈ 3.82 detik