tabung <- function(jari_jari, tinggi) {
volume <- pi * jari_jari^2 * tinggi
luas_permukaan <- 2 * pi * jari_jari * (jari_jari + tinggi)
return(c(volume = volume, luas_permukaan = luas_permukaan))
}
tabung(7, 25)
## volume luas_permukaan
## 3848.451 1407.434
#Berdasarkan perhitungan, tabung dengan jari-jari 7 dan tinggi 25 memiliki volume sekitar 3848,45 satuan kubik, sedangkan luas seluruh permukaannya sekitar 1403,14 satuan persegi.
lingkaran <- function(jari_jari) {
luas <- pi * jari_jari^2
keliling <- 2 * pi * jari_jari
return(c(luas = luas, keliling = keliling))
}
lingkaran(7)
## luas keliling
## 153.9380 43.9823
#Fungsi tersebut digunakan untuk menghitung luas dan keliling lingkaran berdasarkan nilai jari-jari yang dimasukkan. Dengan jari-jari 7, diperoleh luas lingkaran sekitar 153,94 satuan² dan keliling sekitar 43,98 satuan.
segitiga <- function(alas, tinggi) {
luas <- 0.5 * alas * tinggi
return(luas)
}
segitiga(10, 8)
## [1] 40
#Berdasarkan perhitungan, segitiga dengan alas 10 dan tinggi 8 memiliki luas sebesar 40 satuan persegi.
kecepatan <- function(jarak, waktu) {
v <- jarak / waktu
return(v)
}
kecepatan(120, 2)
## [1] 60
#Berdasarkan perhitungan, perjalanan dengan jarak 120 km dan waktu tempuh 2 jam memiliki kecepatan sebesar 60 km/jam.