Klasifikasikan: - a. Jumlah komentar per unggahan - b. Durasi video yang ditonton (detik)
a. Jumlah komentar per unggahan: Diskrit, karena dapat dihitung satu per satu.
b. Durasi video yang ditonton: Kontinu, karena dapat memiliki nilai dalam suatu rentang, termasuk nilai desimal.
25% pengguna yang melihat iklan akan mengkliknya. Jika iklan ditampilkan kepada 10 pengguna, hitung P(tepat 2 mengklik), rata-rata, dan SD.
n <- 10
p <- 0.25
dbinom(2, size = n, prob = p)
## [1] 0.2815676
n * p
## [1] 2.5
sqrt(n * p * (1 - p))
## [1] 1.369306
[1] 0.2815676
[1] 2.5
[1] 1.369306
P(tepat 2 pengguna mengklik) = 0,2815676, rata-rata = 2,5, dan SD = 1,369306.
Rata-rata server menerima 8 unggahan foto per menit. Hitung P(tepat 5 unggahan) secara manual dan P(lebih dari 12 unggahan) dengan RStudio.
lambda <- 8
dpois(5, lambda)
## [1] 0.09160366
1 - ppois(12, lambda)
## [1] 0.0637972
[1] 0.09160366
[1] 0.0637972
P(tepat 5 unggahan) = 0,09160366, sedangkan P(lebih dari 12 unggahan) = 0,0637972.
Waktu muat halaman berdistribusi normal dengan μ = 3 detik dan σ = 0,5 detik. Hitung P(loading > 4 detik) dan tentukan batas waktu 5% loading terlama.
mu <- 3
sigma <- 0.5
1 - pnorm(4, mean = mu, sd = sigma)
## [1] 0.02275013
[1] 0.02275013
Jadi, P(loading > 4 detik) = 0,02275013.
qnorm(0.95, mean = mu, sd = sigma)
## [1] 3.822427
[1] 3.822427
Jadi, batas 5% loading terlama = 3,822427 detik atau sekitar 3,82 detik.
| No. | Hasil |
|---|---|
| 1 | Jumlah komentar = Diskrit; Durasi video = Kontinu |
| 2 | P(X = 2) = 0,2815676; Mean = 2,5; SD = 1,369306 |
| 3 | P(X = 5) = 0,09160366; P(X > 12) = 0,0637972 |
| 4 | P(X > 4) = 0,02275013; Batas 5% = 3,822427 detik |