Data (n = 15), menit penggunaan harian: 22, 25, 19, 30, 24, 21, 45, 23, 20, 26, 24, 22, 18, 27, 23
Data terurut: 18, 19, 20, 21, 22, 22, 23, 23, 24, 24, 25, 26, 27, 30, 45
x <- c(22,25,19,30,24,21,45,23,20,26,24,22,18,27,23)
mean(x)
median(x)
names(which(table(x) == max(table(x))))
Q1 = 21, Q3 = 26, IQR = 5
quantile(x, c(.25, .75))
IQR(x)
Jumlah kuadrat deviasi = 581,6
Menurut saya variasi data tergolong tinggi. Hal ini disebabkan oleh adanya satu nilai ekstrem atau outliner(45 menit) yang menarik nilai sebenarnya menjadi jauh lebih lebar. Meskipun data lainnya sebenernya cukup berdekatan.
var(x)
sd(x)
Karena modus tidak tunggal, digunakan rumus Pearson kedua:
Sk = 3(mean - median) / s = 3(24,6 - 23) / 6,45 = 0,74
Nilai positif berarti distribusi ke arah kanan. Mean lebih besar dari median karena tertarik oleh nilai 45.
library(moments)
skewness(x)