title: “Tugas Pendalaman Materi - Ilustrasi Kasus ‘EcoTrack’”

author: “Muhammad Jibran Al Ghifari” date: “26/9/2026” output: html_document

knitr::opts_chunk_set(echo = TRUE)
# Memuat library e1071 untuk perhitungan skewness()
if(!require(e1071)) install.packages("e1071", repos = "http://cran.us.r-project.org")
library(e1071)

Deskripsi Data

Data berikut merupakan menit penggunaan harian dari 15 pengguna aktif aplikasi ‘EcoTrack’:

# Input Data
data_ecotrack <- c(22, 25, 19, 30, 24, 21, 45, 23, 20, 26, 24, 22, 18, 27, 23)

# Pengurutan Data
data_urut <- sort(data_ecotrack)
n <- length(data_ecotrack)

cat("Data Terurut:\n", data_urut, "\n")
cat("Jumlah Observasi (n):", n, "\n")

Nomor 1: Mean, Median, dan Modus

A. Perhitungan Manual

  1. Mean (\(\bar{x}\)):

    \[ \bar{x} = \frac{\sum x_i}{n} = \frac{18 + 19 + 20 + 21 + 22 + 22 + 23 + 23 + 24 + 24 + 25 + 26 + 27 + 30 + 45}{15} = \frac{369}{15} = 24.6 \]

  2. Median (\(Me\)):

    \[ \text{Posisi } Me = \frac{n + 1}{2} = \frac{15 + 1}{2} = 8 \text{ (data ke-8)} \]

    Data urut ke-8 adalah 23.

  3. Modus (\(Mo\)): Nilai yang paling sering muncul dalam data. Nilai 22, 23, dan 24 masing-masing muncul sebanyak 2 kali (Multimodal).

B. Verifikasi dengan RStudio

# Perhitungan Mean
mean_val <- mean(data_ecotrack)
cat("Mean:", mean_val, "\n")

# Perhitungan Median
median_val <- median(data_ecotrack)
cat("Median:", median_val, "\n")

# Fungsi untuk mencari Modus
get_mode <- function(v) {
  uniqv <- unique(v)
  tab <- tabulate(match(v, uniqv))
  uniqv[tab == max(tab)]
}

modus_val <- get_mode(data_ecotrack)
cat("Modus:", sort(modus_val), "\n")

Nomor 2: Q1, Q3, dan Interpretasi IQR

A. Perhitungan Manual

Data terurut (\(n = 15\)):

18, 19, 20, 21, 22, 22, 23, 23, 24, 24, 25, 26, 27, 30, 45

  1. Kuartil Pertama (\(Q_1\)):

    \[ \text{Posisi } Q_1 = \frac{1(n + 1)}{4} = \frac{16}{4} = 4 \text{ (data ke-4)} \]

    \[ Q_1 = 21 \]

  2. Kuartil Ketiga (\(Q_3\)):

    \[ \text{Posisi } Q_3 = \frac{3(n + 1)}{4} = \frac{48}{4} = 12 \text{ (data ke-12)} \]

    \[ Q_3 = 26 \]

  3. Interquartile Range (\(IQR\)):

    \[ IQR = Q_3 - Q_1 = 26 - 21 = 5 \]

B. Interpretasi IQR

Nilai \(IQR = 5\) menunjukkan bahwa sebaran rentang penggunaan harian untuk \(50\%\) pengguna aktif di posisi tengah adalah sebesar 5 menit (yaitu berkisar antara 21 menit hingga 26 menit).

C. Verifikasi dengan RStudio

# Menggunakan quantile Type 6 (sesuai rumus p*(n+1) pada metode manual)
q1_val <- as.numeric(quantile(data_ecotrack, probs = 0.25, type = 6))
q3_val <- as.numeric(quantile(data_ecotrack, probs = 0.75, type = 6))
iqr_val <- q3_val - q1_val

cat("Q1  :", q1_val, "\n")
cat("Q3  :", q3_val, "\n")
cat("IQR :", iqr_val, "\n")

Nomor 3: Varians, Standar Deviasi, dan Analisis Variasi

A. Perhitungan Manual

  1. Varians Sampel (\(s^2\)):

    \[ s^2 = \frac{\sum (x_i - \bar{x})^2}{n - 1} \]

    \[ \sum (x_i - \bar{x})^2 = (18-24.6)^2 + (19-24.6)^2 + \dots + (45-24.6)^2 = 721.6 \]

    \[ s^2 = \frac{721.6}{14} \approx 51.5428 \]

  2. Standar Deviasi Sampel (\(s\)):

    \[ s = \sqrt{s^2} = \sqrt{51.5428} \approx 7.1793 \]

B. Analisis Variasi Data

Data ini tergolong bervariasi tinggi. Hal ini disebabkan oleh hadirnya satu nilai pencilan (outlier) yang sangat besar yaitu \(45\) menit, sementara sebagian besar data pengguna berada pada rentang \(18-30\) menit. Keberadaan pencilan ini meningkatkan nilai ragam (varians) dan simpangan baku secara signifikan.

C. Verifikasi dengan RStudio

var_val <- var(data_ecotrack)
sd_val <- sd(data_ecotrack)

cat("Varians        :", var_val, "\n")
cat("Standar Deviasi:", sd_val, "\n")

Nomor 4: Koefisien Skewness Pearson dan Arah Kemencengan

A. Perhitungan Manual

Menggunakan rumus Koefisien Kemencengan Pearson Kedua (berdasarkan Median):

\[ Sk = \frac{3(\bar{x} - Me)}{s} \]

\[ Sk = \frac{3(24.6 - 23)}{7.1793} = \frac{3(1.6)}{7.1793} = \frac{4.8}{7.1793} \approx 0.6686 \]

B. Arah Kemencengan

Karena nilai Koefisien Skewness bernilai positif (\(Sk > 0\)), maka distribusi data tergolong menceng ke kanan (menceng positif / positive skewness). Ekor distribusi memanjang ke arah kanan akibat adanya nilai penggunaan yang sangat tinggi (\(45\) menit).

C. Verifikasi dengan Fungsi skewness() di R

# Menggunakan fungsi skewness dari package e1071
skew_r <- skewness(data_ecotrack)
cat("Hasil fungsi skewness() R:", skew_r, "\n")