library(zoo)
##
## Attaching package: 'zoo'
## The following objects are masked from 'package:base':
##
## as.Date, as.Date.numeric
sma3<-rollmean(ts_pen, k=3, allign = "right", fill = NA)
sma3
## Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug
## 2023 NA 208.3333 206.6667 218.3333 216.6667 228.3333 226.6667 238.3333
## 2024 260.0000 263.3333 271.6667 275.0000 281.6667 NA
## Sep Oct Nov Dec
## 2023 236.6667 243.3333 246.6667 253.3333
## 2024
ts.plot(
ts_pen,
sma3,
col = c("black","pink"),
lwd = 2,
main = "SMA(3) Jumlah Pengunjung Perpustakaan",
xlab = "Tahun",
ylab = "Jumlah Pengunjung"
)
tail(
cbind(
Aktual = ts_pen,
SMA3 = sma3
),
6
)
## Aktual SMA3
## Jan 2024 255 260.0000
## Feb 2024 265 263.3333
## Mar 2024 270 271.6667
## Apr 2024 280 275.0000
## May 2024 275 281.6667
## Jun 2024 290 NA
Berdasarkan hasil Double Moving Average dengan orde m=3, pada Juni 2024 diperoleh nilai M’t sebesar 281,667 dan M’’t sebesar 276,111. Selanjutnya diperoleh nilai at sebesar 287,222 dan bt sebesar 5,556. Nilai bt yang positif menunjukkan adanya kecenderungan tren meningkat pada jumlah pengunjung perpustakaan. Dengan demikian, hasil DMA tidak hanya melakukan pemulusan terhadap data, tetapi juga menangkap arah atau kecenderungan perubahan data yang dapat digunakan untuk melakukan peramalan periode berikutnya.
m<-3
# Moving Average Pertama
Mp<-rollmean(ts_pen, k=m, align = "right",fill=NA)
# Moving Average Kedua
Mpp<-rollmean(Mp, k=m, align = "right",fill=NA)
# At
a_t<-2*Mp-Mpp
# Bt
b_t<-(2/(m-1))*(Mp-Mpp)
# Hasil DMA
DMA<-cbind(
Aktual = ts_pen,
M_prime = Mp,
M_double_prime = Mpp,
a_t = a_t,
b_t = b_t
)
round(DMA, 3)
## Aktual M_prime M_double_prime a_t b_t
## Jan 2023 210 NA NA NA NA
## Feb 2023 195 NA NA NA NA
## Mar 2023 220 208.333 NA NA NA
## Apr 2023 205 206.667 NA NA NA
## May 2023 230 218.333 211.111 225.556 7.222
## Jun 2023 215 216.667 213.889 219.444 2.778
## Jul 2023 240 228.333 221.111 235.556 7.222
## Aug 2023 225 226.667 223.889 229.444 2.778
## Sep 2023 250 238.333 231.111 245.556 7.222
## Oct 2023 235 236.667 233.889 239.444 2.778
## Nov 2023 245 243.333 239.444 247.222 3.889
## Dec 2023 260 246.667 242.222 251.111 4.444
## Jan 2024 255 253.333 247.778 258.889 5.556
## Feb 2024 265 260.000 253.333 266.667 6.667
## Mar 2024 270 263.333 258.889 267.778 4.444
## Apr 2024 280 271.667 265.000 278.333 6.667
## May 2024 275 275.000 270.000 280.000 5.000
## Jun 2024 290 281.667 276.111 287.222 5.556
Berdasarkan hasil Double Moving Average dengan orde \(m = 3\), pada Juni 2024 diperoleh nilai \(M'_t\) sebesar 281,667 dan \(M''_t\) sebesar 276,111. Selanjutnya diperoleh nilai \(a_t\) sebesar 287,222 dan \(b_t\) sebesar 5,556. Nilai \(b_t\) yang positif menunjukkan adanya kecenderungan tren meningkat pada jumlah pengunjung perpustakaan. Dengan demikian, hasil DMA tidak hanya melakukan pemulusan terhadap data, tetapi juga menangkap arah atau kecenderungan perubahan data yang dapat digunakan untuk melakukan peramalan periode berikutnya.
# Mengambil nilai a dan b terakhir
a_last<-tail(na.omit(a_t),1)
b_last<-tail(na.omit(b_t),1)
# Ramalan 1 bulan ke depan
forecast_1<-a_last+b_last*1
# Ramalan 2 bulan ke depan
forecast_2<-a_last+b_last*2
# Hasil
forecast_1
## Jun
## 2024 292.7778
forecast_2
## Jun
## 2024 298.3333
# Ramalan SMA biasa
sma_forecast_1<-tail(na.omit(sma3),1)
sma_forecast_2<-sma_forecast_1
# Perbandingan hasil
hasil_forecast<-data.frame(
Metode = c("SMA(3)","DMA(3)"),
Juli_2024 = c(sma_forecast_1, forecast_1),
Agustus_2024 = c(sma_forecast_2, forecast_2)
)
hasil_forecast
## Metode Juli_2024 Agustus_2024
## SMA(3) 281.6667 281.6667
## a_last DMA(3) 292.7778 298.3333
Berdasarkan perbandingan hasil peramalan, SMA(3) menghasilkan ramalan sebesar 281,67 orang untuk satu maupun dua bulan ke depan. Sementara itu, DMA(3) menghasilkan ramalan sebesar 292,78 orang untuk satu bulan ke depan dan 298,33 orang untuk dua bulan ke depan. Perbedaan tersebut terjadi karena SMA(3) hanya menggunakan rata-rata tiga pengamatan terakhir sehingga tidak secara langsung memasukkan komponen tren ke dalam peramalan. Akibatnya, ramalan SMA cenderung tetap pada nilai rata-rata terakhir. Sebaliknya, DMA mempertimbangkan komponen tren melalui parameter bt. Karena nilai bt bernilai positif, hasil ramalan DMA meningkat dari periode pertama ke periode kedua.