Pada tugas ini dilakukan visualisasi data kategorik dan numerik berdasarkan data ketenagakerjaan Provinsi Banten.
Data yang digunakan dalam tugas ini merupakan data ketenagakerjaan Provinsi Banten yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten. Data yang digunakan mencakup kondisi ketenagakerjaan pada Februari 2026, seperti jumlah angkatan kerja, penduduk bekerja, pekerja formal, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), TPT berdasarkan jenis kelamin dan wilayah, serta perubahan jumlah pekerja menurut lapangan usaha.
Data berikut menunjukkan beberapa indikator utama ketenagakerjaan Provinsi Banten pada Februari 2026.
library(readxl)
library(ggplot2)
data <- read_excel("Data_Ketenagakerjaan_Banten_2026.xlsx")
data_utama <- read_excel(
"Data_Ketenagakerjaan_Banten_2026.xlsx",
sheet = "Data_Utama"
)
ggplot(data_utama, aes(x = Indikator, y = Nilai)) +
geom_col() +
labs(
title = "Data Ketenagakerjaan Provinsi Banten Februari 2026",
x = "Indikator",
y = "Juta Orang"
)
Berdasarkan diagram diatas, pada Februari 2026 angkatan kerja di Provinsi Banten mencapai sekitar 6,24 juta orang. Dari jumlah tersebut, penduduk yang bekerja sekitar 5,83 juta orang, sedangkan pekerja formal sekitar 3,04 juta orang.
Diagram menunjukkan bahwa jumlah angkatan kerja lebih besar daripada jumlah penduduk yang bekerja. Selain itu, jumlah pekerja formal merupakan bagian yang lebih kecil dibandingkan total penduduk yang bekerja
Data ini menunjukkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Provinsi Banten berdasarkan periode pengamatan. Diagram garis digunakan untuk melihat perkembangan TPT dari waktu ke waktu.
data_tpt <- read_excel(
"Data_Ketenagakerjaan_Banten_2026.xlsx",
sheet = "TPT"
)
ggplot(
data_tpt,
aes(x = Periode, y = TPT, group = 1)
) +
geom_line() +
geom_point() +
labs(
title = "Perkembangan TPT Provinsi Banten",
x = "Periode",
y = "TPT (%)"
)
Berdasarkan diagram garis tersebut, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Provinsi Banten pada Februari 2026 sebesar 6,59%. Nilai tersebut menunjukkan bahwa dari setiap 100 orang dalam angkatan kerja, sekitar 6–7 orang berada dalam kondisi pengangguran terbuka.
Diagram garis digunakan untuk menunjukkan perkembangan TPT berdasarkan periode, sehingga perubahan nilai TPT dari satu periode ke periode lainnya dapat terlihat dengan lebih jelas.
Data ketenagakerjaan yang digunakan dalam tugas ini bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten.
Sumber:
Badan Pusat Statistik Provinsi Banten. Tingkat Pengangguran Terbuka
(TPT) Provinsi Banten Februari 2026 sebesar 6,59 persen.
Data ketenagakerjaan Provinsi Banten dipilih karena data ini memiliki informasi yang cukup beragam dan relevan untuk dianalisis secara statistik. Data mencakup jumlah angkatan kerja, penduduk bekerja, pekerja formal, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), serta kondisi ketenagakerjaan berdasarkan jenis kelamin, wilayah, dan lapangan usaha.
Data tersebut juga memiliki variasi jenis data, baik berupa data numerik maupun kategorik, sehingga dapat digunakan untuk menerapkan berbagai bentuk visualisasi seperti diagram batang dan diagram garis. Dengan menggunakan data ini, informasi mengenai kondisi ketenagakerjaan di Provinsi Banten dapat lebih mudah dipahami melalui penyajian visual.