Pendahuluan

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) merupakan salah satu indikator yang digunakan untuk melihat perkembangan kualitas hidup masyarakat di suatu wilayah. IPM mencakup beberapa aspek penting, yaitu kesehatan, pendidikan, dan standar hidup.

Pada tugas ini, dilakukan analisis terhadap nilai IPM pada 38 provinsi di Indonesia tahun 2024. Data akan diolah menggunakan bahasa pemrograman R dan divisualisasikan dalam bentuk grafik untuk melihat perbedaan serta persebaran nilai IPM antarprovinsi.

Sumber Data

Data yang digunakan dalam analisis ini berasal dari Badan Pusat Statistik (BPS), yaitu data Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menurut provinsi tahun 2024.

Sumber: Badan Pusat Statistik (BPS)

https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/NDk0IzI%3D/-%0Cmetode-baru-indeks-pembangunan-manusia-menurut-provinsi.html

Pengolahan Data

library(ggplot2)
data_ipm <- data.frame(
  Provinsi = c(
    "Aceh",
    "Sumatera Utara",
    "Sumatera Barat",
    "Riau",
    "Jambi",
    "Sumatera Selatan",
    "Bengkulu",
    "Lampung",
    "Kep. Bangka Belitung",
    "Kep. Riau",
    "DKI Jakarta",
    "Jawa Barat",
    "Jawa Tengah",
    "DI Yogyakarta",
    "Jawa Timur",
    "Banten",
    "Bali",
    "Nusa Tenggara Barat",
    "Nusa Tenggara Timur",
    "Kalimantan Barat",
    "Kalimantan Tengah",
    "Kalimantan Selatan",
    "Kalimantan Timur",
    "Kalimantan Utara",
    "Sulawesi Utara",
    "Sulawesi Tengah",
    "Sulawesi Selatan",
    "Sulawesi Tenggara",
    "Gorontalo",
    "Sulawesi Barat",
    "Maluku",
    "Maluku Utara",
    "Papua Barat",
    "Papua Barat Daya",
    "Papua",
    "Papua Selatan",
    "Papua Tengah",
    "Papua Pegunungan"
  ),
  
  IPM = c(
    74.03, 74.02, 74.49, 74.79, 73.43,
    72.30, 73.39, 71.81, 73.33, 77.97,
    83.08, 74.43, 73.88, 81.55, 74.09,
    74.48, 77.76, 70.93, 67.39, 70.13,
    72.73, 73.03, 78.83, 73.02, 75.03,
    71.56, 74.05, 73.48, 71.23, 68.20,
    71.57, 71.03, 67.02, 68.63, 73.00,
    67.90, 59.75, 53.42
  )
)
data_ipm
##                Provinsi   IPM
## 1                  Aceh 74.03
## 2        Sumatera Utara 74.02
## 3        Sumatera Barat 74.49
## 4                  Riau 74.79
## 5                 Jambi 73.43
## 6      Sumatera Selatan 72.30
## 7              Bengkulu 73.39
## 8               Lampung 71.81
## 9  Kep. Bangka Belitung 73.33
## 10            Kep. Riau 77.97
## 11          DKI Jakarta 83.08
## 12           Jawa Barat 74.43
## 13          Jawa Tengah 73.88
## 14        DI Yogyakarta 81.55
## 15           Jawa Timur 74.09
## 16               Banten 74.48
## 17                 Bali 77.76
## 18  Nusa Tenggara Barat 70.93
## 19  Nusa Tenggara Timur 67.39
## 20     Kalimantan Barat 70.13
## 21    Kalimantan Tengah 72.73
## 22   Kalimantan Selatan 73.03
## 23     Kalimantan Timur 78.83
## 24     Kalimantan Utara 73.02
## 25       Sulawesi Utara 75.03
## 26      Sulawesi Tengah 71.56
## 27     Sulawesi Selatan 74.05
## 28    Sulawesi Tenggara 73.48
## 29            Gorontalo 71.23
## 30       Sulawesi Barat 68.20
## 31               Maluku 71.57
## 32         Maluku Utara 71.03
## 33          Papua Barat 67.02
## 34     Papua Barat Daya 68.63
## 35                Papua 73.00
## 36        Papua Selatan 67.90
## 37         Papua Tengah 59.75
## 38     Papua Pegunungan 53.42

Visualisasi Data

Grafik IPM Menurut Provinsi

ggplot(data_ipm, aes(x = reorder(Provinsi, IPM), y = IPM)) +
  geom_col(fill = "steelblue") +
  coord_flip() +
  labs(
    title = "Indeks Pembangunan Manusia Menurut Provinsi Tahun 2024",
    x = "Provinsi",
    y = "Nilai IPM"
  ) +
  theme_minimal()

Interpretasi

Berdasarkan grafik, terdapat perbedaan nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) antarprovinsi di Indonesia pada tahun 2024. DKI Jakarta memiliki nilai IPM tertinggi, yaitu 83,08, sedangkan Papua Pegunungan memiliki nilai IPM terendah, yaitu 53,42. Selain itu, DI Yogyakarta memiliki nilai IPM sebesar 81,55 dan Kalimantan Timur sebesar 78,83. Perbedaan nilai IPM tersebut menunjukkan adanya variasi capaian pembangunan manusia antarprovinsi di Indonesia.

Distribusi Nilai IPM

ggplot(data_ipm, aes(x = IPM)) +
  geom_histogram(
    binwidth = 5,
    boundary = 50
  ) +
  labs(
    title = "Distribusi Nilai IPM 38 Provinsi di Indonesia Tahun 2024",
    x = "Nilai IPM",
    y = "Jumlah Provinsi"
  ) +
  theme_minimal()

Interpretasi

Berdasarkan histogram, nilai IPM dari 38 provinsi di Indonesia pada tahun 2024 terkonsentrasi pada kisaran 70 hingga 75. Sebagian besar provinsi berada pada rentang tersebut. Terdapat beberapa provinsi dengan nilai IPM di bawah 70 dan beberapa provinsi dengan nilai IPM di atas 75. Selain itu, terdapat satu nilai IPM yang berada di bawah 60, yaitu Papua Pegunungan dengan nilai 53,42. Hal ini menunjukkan bahwa nilai IPM antarprovinsi memiliki variasi yang cukup besar.

Kesimpulan

Berdasarkan analisis data Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada 38 provinsi di Indonesia tahun 2024, dapat dilihat bahwa terdapat perbedaan nilai IPM antarprovinsi. DKI Jakarta memiliki nilai IPM tertinggi sebesar 83,08, sedangkan Papua Pegunungan memiliki nilai IPM terendah sebesar 53,42.

Hasil visualisasi melalui grafik batang menunjukkan perbedaan nilai IPM antarprovinsi, sedangkan histogram menunjukkan persebaran nilai IPM yang sebagian besar berada pada kisaran 70 hingga 75. Dengan demikian, data menunjukkan adanya variasi capaian pembangunan manusia antarprovinsi di Indonesia pada tahun 2024.

Sumber Data

Badan Pusat Statistik (BPS). “[Metode Baru] Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menurut Provinsi, 2024.”

Sumber: https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/NDk0IzI%3D/-%0Cmetode-baru-indeks-pembangunan-manusia-menurut-provinsi.html