NAMA KELOMPOK 1

  1. Azizah Adiyan (3337260016)
  2. Chokry Al Rizky (3337260027)
  3. Najwa Sevtia (3337260150)
  4. Fabyan Faiq Alkautsar (3337260128)

Pendahuluan

Latar Belakang

Penduduk merupakan salah satu komponen penting dalam menggambarkan kondisi demografis suatu wilayah. Informasi mengenai jumlah penduduk berdasarkan kelompok umur dan jenis kelamin dapat digunakan untuk melihat struktur penduduk serta mengetahui distribusi penduduk pada berbagai kelompok usia.

Badan Pusat Statistik (BPS) menyediakan data jumlah penduduk menurut kelompok umur dan jenis kelamin tahun 2026. Data tersebut terdiri atas jumlah penduduk laki-laki, perempuan, dan jumlah keseluruhan pada setiap kelompok umur.

Pada tugas ini, data tersebut digunakan untuk membuat visualisasi menggunakan R. Visualisasi dibuat untuk melihat perbedaan jumlah penduduk berdasarkan kelompok umur dan jenis kelamin serta mempermudah interpretasi terhadap pola distribusi penduduk.

Tujuan

Tujuan dari analisis ini adalah:

  1. Mengetahui distribusi jumlah penduduk Indonesia berdasarkan kelompok umur pada tahun 2026.
  2. Membandingkan jumlah penduduk laki-laki dan perempuan pada setiap kelompok umur.
  3. Membuat visualisasi data menggunakan R.
  4. Menginterpretasikan hasil visualisasi berdasarkan data yang diperoleh dari BPS.

Sumber Data

Data yang digunakan dalam analisis ini berasal dari Badan Pusat Statistik (BPS) melalui tabel statistik “Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur dan Jenis Kelamin, 2026”.

Sumber data:

https://www.bps.go.id/id/statistics-table/3/WVc0MGEyMXBkVFUxY25KeE9HdDZkbTQzWkVkb1p6MDkjMw==/jumlah-penduduk-menurut-kelompok-umur-dan-jenis-kelamin--2023.html?year=2026

Data dipilih karena memiliki variabel kelompok umur sebagai data kategorik dan jumlah penduduk laki-laki, perempuan, serta total sebagai data numerik. Dengan demikian, data dapat digunakan untuk membuat beberapa jenis visualisasi dan melakukan perbandingan antar kelompok umur.

Pengolah Data

library(readxl)
library(dplyr)
## 
## Attaching package: 'dplyr'
## The following objects are masked from 'package:stats':
## 
##     filter, lag
## The following objects are masked from 'package:base':
## 
##     intersect, setdiff, setequal, union
library(tidyr)
library(ggplot2)

data_penduduk <- read_excel(
  "data_penduduk.xlsx",
  range = "A1:D18"
)

names(data_penduduk) <- c(
  "Kelompok_Umur",
  "Laki_laki",
  "Perempuan",
  "Jumlah"
)

data_penduduk$Laki_laki <- as.numeric(data_penduduk$Laki_laki)
data_penduduk$Perempuan <- as.numeric(data_penduduk$Perempuan)
data_penduduk$Jumlah <- as.numeric(data_penduduk$Jumlah)

data_penduduk
## # A tibble: 17 × 4
##    Kelompok_Umur Laki_laki Perempuan  Jumlah
##    <chr>             <dbl>     <dbl>   <dbl>
##  1 0-4              11544     11087.  22631.
##  2 5-9              11316.    10824.  22140 
##  3 10-14            11231     10769.  22000.
##  4 15-19            11360     10710.  22070.
##  5 20-24            11375.    10724.  22099.
##  6 25-29            11510.    10947.  22457.
##  7 30-34            11368.    10892   22260.
##  8 35-39            11080.    10745.  21824.
##  9 40-44            10531.    10321.  20852.
## 10 45-49             9953.     9893.  19845.
## 11 50-54             8955.     9010.  17965.
## 12 55-59             7704      7854.  15558.
## 13 60-64             6268.     6513.  12780.
## 14 65-69             4696.     4968.   9664.
## 15 70-74             3188.     3491.   6679.
## 16 75+               2786.     3588    6374.
## 17 Jumlah/Total    144864    142334. 287198.

Visualisasi Data

1. Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur

data_umur <- data_penduduk[
  data_penduduk$Kelompok_Umur != "Jumlah/Total",
]

ggplot(
  data_umur,
  aes(
    x = Kelompok_Umur,
    y = Jumlah
  )
) +
  geom_col() +
  labs(
    title = "Jumlah Penduduk Indonesia Menurut Kelompok Umur, 2026",
    x = "Kelompok Umur",
    y = "Jumlah Penduduk (ribu jiwa)"
  ) +
  theme_minimal() +
  theme(
    axis.text.x = element_text(
      angle = 45,
      hjust = 1
    )
  )

Hasil dan Interpretasi

Bar chart digunakan karena dapat membandingkan jumlah penduduk pada setiap kelompok umur dengan mudah. Kelompok umur merupakan data kategorik, sedangkan jumlah penduduk merupakan data numerik. Dengan diagram batang, perbedaan jumlah penduduk antar kelompok umur dapat terlihat dengan jelas.

Berdasarkan data, kelompok umur 0–4 tahun memiliki jumlah penduduk sebesar 22.630,9 ribu jiwa. Sementara itu, kelompok umur 75 tahun ke atas memiliki jumlah penduduk sebesar 6.374,1 ribu jiwa.

Secara umum, jumlah penduduk pada kelompok umur muda hingga usia produktif lebih tinggi dibandingkan kelompok umur yang lebih tua.

2. Perbandingan Penduduk Laki-laki dan Perempuan

data_gender <- data_umur %>%
  select(
    Kelompok_Umur,
    Laki_laki,
    Perempuan
  ) %>%
  pivot_longer(
    cols = c(Laki_laki, Perempuan),
    names_to = "Jenis_Kelamin",
    values_to = "Jumlah"
  )

data_gender
## # A tibble: 32 × 3
##    Kelompok_Umur Jenis_Kelamin Jumlah
##    <chr>         <chr>          <dbl>
##  1 0-4           Laki_laki     11544 
##  2 0-4           Perempuan     11087.
##  3 5-9           Laki_laki     11316.
##  4 5-9           Perempuan     10824.
##  5 10-14         Laki_laki     11231 
##  6 10-14         Perempuan     10769.
##  7 15-19         Laki_laki     11360 
##  8 15-19         Perempuan     10710.
##  9 20-24         Laki_laki     11375.
## 10 20-24         Perempuan     10724.
## # ℹ 22 more rows
ggplot(
  data_gender,
  aes(
    x = Kelompok_Umur,
    y = Jumlah,
    fill = Jenis_Kelamin
  )
) +
  geom_col(position = "dodge") +
  labs(
    title = "Jumlah Penduduk Laki-laki dan Perempuan Menurut Kelompok Umur, 2026",
    x = "Kelompok Umur",
    y = "Jumlah Penduduk (ribu jiwa)",
    fill = "Jenis Kelamin"
  ) +
  theme_minimal() +
  theme(
    axis.text.x = element_text(
      angle = 45,
      hjust = 1
    )
  )

Hasil dan Interpretasi

Bar chart berkelompok digunakan untuk membandingkan jumlah penduduk laki-laki dan perempuan pada setiap kelompok umur. Penggunaan dua batang yang berdampingan memudahkan perbandingan jumlah kedua jenis kelamin pada masing-masing kelompok umur.

Hasil visualisasi menunjukkan bahwa jumlah penduduk laki-laki dan perempuan pada sebagian besar kelompok umur relatif berdekatan. Pada kelompok umur muda, jumlah laki-laki cenderung lebih tinggi dibandingkan perempuan. Sementara itu, pada beberapa kelompok umur yang lebih tua, jumlah perempuan lebih tinggi dibandingkan laki-laki.

Pada kelompok umur 75 tahun ke atas, jumlah penduduk perempuan sebesar 3.588,0 ribu jiwa, sedangkan jumlah penduduk laki-laki sebesar 2.786,1 ribu jiwa.

3. Komposisi Penduduk Berdasarkan Jenis Kelamin

data_total <- data_penduduk[
  data_penduduk$Kelompok_Umur == "Jumlah/Total",
]

data_jenis_kelamin <- data.frame(
  Jenis_Kelamin = c(
    "Laki-laki",
    "Perempuan"
  ),
  Jumlah = c(
    data_total$Laki_laki[1],
    data_total$Perempuan[1]
  )
)

data_jenis_kelamin
##   Jenis_Kelamin   Jumlah
## 1     Laki-laki 144864.0
## 2     Perempuan 142334.3
ggplot(
  data_jenis_kelamin,
  aes(
    x = "",
    y = Jumlah,
    fill = Jenis_Kelamin
  )
) +
  geom_col(width = 1) +
  coord_polar("y") +
  labs(
    title = "Komposisi Penduduk Indonesia Berdasarkan Jenis Kelamin, 2026",
    fill = "Jenis Kelamin"
  ) +
  theme_void()

Hasil dan Interpretasi

Diagram lingkaran digunakan untuk menunjukkan komposisi penduduk berdasarkan jenis kelamin secara keseluruhan. Diagram ini dapat memperlihatkan perbandingan jumlah penduduk laki-laki dan perempuan dari total penduduk.

Berdasarkan data pada baris “Jumlah/Total”, jumlah penduduk laki-laki adalah sekitar 144.864,0 ribu jiwa, sedangkan jumlah penduduk perempuan sekitar 142.334,3 ribu jiwa. Jumlah penduduk laki-laki sedikit lebih tinggi dibandingkan jumlah penduduk perempuan.

Kesimpulan

Berdasarkan ketiga visualisasi yang telah dibuat, dapat disimpulkan bahwa jumlah penduduk berbeda-beda pada setiap kelompok umur.

Bar chart memperlihatkan jumlah penduduk berdasarkan kelompok umur. Kelompok umur 0–4 tahun memiliki jumlah penduduk sebesar 22.630,9 ribu jiwa, sedangkan kelompok umur 75 tahun ke atas memiliki jumlah sebesar 6.374,1 ribu jiwa.

Bar chart berkelompok menunjukkan perbandingan penduduk laki-laki dan perempuan pada setiap kelompok umur. Jumlah keduanya secara umum terlihat cukup berdekatan, meskipun terdapat perbedaan pada beberapa kelompok umur. Pada kelompok umur yang lebih tua, jumlah perempuan terlihat lebih tinggi dibandingkan laki-laki.

Pie chart memperlihatkan komposisi penduduk berdasarkan jenis kelamin secara keseluruhan. Berdasarkan data total, jumlah penduduk laki-laki sekitar 144.864,0 ribu jiwa dan perempuan sekitar 142.334,3 ribu jiwa.

Secara keseluruhan, ketiga diagram membantu memberikan gambaran mengenai struktur penduduk Indonesia berdasarkan kelompok umur dan jenis kelamin pada tahun 2026.