—

title: “Visualisasi Data Tingkat Pengangguran Terbuka pada 10 Provinsi di Indonesia” author: “Nama Kelompok” date: “2026-09-22” output: html_document —

1. Pendahuluan

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) merupakan salah satu indikator yang dapat digunakan untuk melihat kondisi pengangguran di suatu wilayah.

Pada tugas ini, dilakukan visualisasi data Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada 10 provinsi di Indonesia. Data yang digunakan diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS).

Tujuan dari visualisasi ini adalah untuk melihat dan membandingkan tingkat pengangguran pada 10 provinsi di Indonesia melalui penyajian data dalam bentuk tabel dan grafik.

2. Data yang Digunakan

2.1 Bidang

Bidang yang dipilih adalah Ekonomi.

2.2 Topik

Topik yang digunakan adalah Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Menurut Provinsi di Indonesia.

2.3 Provinsi yang Digunakan

Data yang digunakan terdiri dari 10 provinsi, yaitu:

  1. Jawa Barat
  2. Jawa Tengah
  3. Banten
  4. Jawa Timur
  5. DKI Jakarta
  6. DI Yogyakarta
  7. Aceh
  8. Sumatera Utara
  9. Sumatera Barat
  10. Jambi

2.4 Alasan Pemilihan Data

Data TPT dipilih karena merupakan data nyata yang berasal dari sumber resmi, yaitu Badan Pusat Statistik (BPS). Data ini juga memiliki data kategorik berupa nama provinsi dan data numerik berupa persentase TPT sehingga dapat digunakan untuk membuat visualisasi data.

3. Memasukkan Data

# Membuat data TPT
data_tpt <- data.frame(
  Provinsi = c(
    "Jawa Barat",
    "Jawa Tengah",
    "Banten",
    "Jawa Timur",
    "DKI Jakarta",
    "DI Yogyakarta",
    "Aceh",
    "Sumatera Utara",
    "Sumatera Barat",
    "Jambi"
  ),

  TPT = c(
    6.64,
    4.24,
    6.59,
    3.55,
    6.03,
    3.05,
    5.88,
    5.01,
    5.51,
    3.99
  )
)

# Menampilkan data
data_tpt
##          Provinsi  TPT
## 1      Jawa Barat 6.64
## 2     Jawa Tengah 4.24
## 3          Banten 6.59
## 4      Jawa Timur 3.55
## 5     DKI Jakarta 6.03
## 6   DI Yogyakarta 3.05
## 7            Aceh 5.88
## 8  Sumatera Utara 5.01
## 9  Sumatera Barat 5.51
## 10          Jambi 3.99

4. Jenis Data

4.1 Data Kategorik

Data kategorik yang digunakan adalah Provinsi.

Provinsi termasuk data kategorik karena menunjukkan kelompok atau kategori wilayah yang diamati.

4.2 Data Numerik

Data numerik yang digunakan adalah Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dalam satuan persen.

TPT termasuk data numerik karena berupa nilai angka yang dapat dibandingkan antarprovinsi.

5. Visualisasi Data

5.1 Bar Chart

Bar chart digunakan untuk membandingkan nilai Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada 10 provinsi yang digunakan.

barplot(
  data_tpt$TPT,
  names.arg = data_tpt$Provinsi,
  las = 2,
  cex.names = 0.7,
  main = "Tingkat Pengangguran Terbuka pada 10 Provinsi",
  xlab = "Provinsi",
  ylab = "TPT (%)"
)

5.2 Histogram

Histogram digunakan untuk melihat persebaran nilai Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada 10 provinsi.

hist(
  data_tpt$TPT,
  main = "Distribusi Tingkat Pengangguran Terbuka",
  xlab = "TPT (%)",
  ylab = "Jumlah Provinsi"
)

6. Interpretasi Data

6.1 Interpretasi Bar Chart

Berdasarkan bar chart, dapat dilihat bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada 10 provinsi memiliki nilai yang berbeda-beda.

Dari data yang digunakan, Jawa Barat memiliki nilai TPT sebesar 6,64%, sedangkan DI Yogyakarta memiliki nilai TPT sebesar 3,05%.

Perbedaan tinggi batang pada grafik menunjukkan adanya perbedaan nilai TPT pada setiap provinsi yang diamati.

6.2 Interpretasi Histogram

Berdasarkan histogram, nilai TPT dari 10 provinsi tersebar pada beberapa rentang nilai. Histogram digunakan untuk melihat persebaran nilai TPT secara keseluruhan pada provinsi yang diamati.

7. Kesimpulan

Berdasarkan data Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), dapat diketahui bahwa tingkat pengangguran pada 10 provinsi yang diamati memiliki nilai yang berbeda-beda.

Melalui visualisasi berupa bar chart dan histogram, perbedaan dan persebaran nilai TPT dapat dilihat dengan lebih mudah. Visualisasi data membantu dalam memahami dan membandingkan tingkat pengangguran pada provinsi yang diamati.

8. Sumber Data

Data yang digunakan dalam tugas ini diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) melalui tabel statistik:

Tingkat Pengangguran Terbuka Menurut Provinsi

Sumber data:

https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/NTQzIzI=/tingkat-pengangguran-terbuka-menurut-provinsi.html

Data diakses melalui situs resmi Badan Pusat Statistik (BPS).