Data jumlah tenaga kesehatan merupakan salah satu informasi yang dapat digunakan untuk melihat ketersediaan tenaga kesehatan di berbagai provinsi. Setiap provinsi memiliki jumlah tenaga kesehatan yang berbeda-beda, sehingga data tersebut perlu disajikan dalam bentuk yang mudah dipahami.
Melalui statistika, data dapat diolah dan divisualisasikan untuk mengetahui perbedaan serta pola penyebaran jumlah tenaga kesehatan. Dalam tugas ini, data Jumlah Tenaga Kesehatan Menurut Provinsi Tahun 2025 divisualisasikan menggunakan RStudio dalam bentuk diagram batang dan histogram.
Data yang digunakan dalam tugas ini adalah data jumlah tenaga kesehatan menurut provinsi tahun 2025. Data terdiri dari beberapa jenis tenaga kesehatan yang terdapat pada masing-masing provinsi.
Data diperoleh dari sumber data resmi dan digunakan untuk melihat perbedaan jumlah tenaga medis pada beberapa provinsi.
Data ini dipilih karena berkaitan dengan bidang kesehatan dan memiliki data numerik serta kategorik yang dapat digunakan untuk melakukan visualisasi data menggunakan RStudio.
Sumber Data: BPS - Jumlah Tenaga Kesehatan Menurut Provinsi 2025
library(ggplot2)
library(readr)
data <- read_csv("Jumlah_data_tenaga_kesehatan.csv", show_col_types = FALSE)
data5 <- data[12:16, ]
ggplot(data = data5, aes(x = Provinsi, y = `Tenaga Medis`, fill = Provinsi)) +
geom_col() +
geom_text(aes(label = `Tenaga Medis`), vjust = -0.3, size = 3.5) +
ylim(0, 80)+
scale_fill_manual(values = c(
"#A8DADC",
"#B7D7B0",
"#F4C7A1",
"#C8B6E2",
"#F6D6A8"
))
Berdasarkan diagram batang, jumlah tenaga medis pada setiap provinsi menunjukkan nilai yang berbeda-beda. Provinsi dengan batang paling tinggi memiliki jumlah tenaga medis paling banyak, sedangkan provinsi dengan batang paling rendah memiliki jumlah tenaga medis paling sedikit.
library(ggplot2)
library(readr)
data <-read.csv("Jumlah_data_tenaga_kesehatan.csv")
data2 <- data5[12:16, ]
ggplot(data5, aes(x = `Tenaga Medis`,)) +
geom_histogram(
bins = 5,
fill = "maroon",
color = "maroon"
) +
labs(
title = "Histogram Jumlah Tenaga Medis",
x = "Jumlah Tenaga Medis",
y = "Frekuensi"
)
Berdasarkan histogram, jumlah tenaga medis tersebar pada beberapa rentang nilai. Rentang dengan batang paling tinggi menunjukkan frekuensi provinsi yang paling banyak, sedangkan rentang dengan batang lebih rendah menunjukkan jumlah provinsi yang lebih sedikit.
Berdasarkan hasil analisis dan visualisasi data jumlah tenaga kesehatan menurut provinsi tahun 2025, dapat disimpulkan bahwa jumlah tenaga medis pada setiap provinsi yang diamati memiliki nilai yang berbeda-beda. Diagram batang menunjukkan perbedaan jumlah tenaga medis antarprovinsi, sedangkan histogram menunjukkan penyebaran data berdasarkan rentang jumlah tenaga medis.
Penggunaan RStudio membantu menyajikan data dalam bentuk visual sehingga perbedaan dan distribusi jumlah tenaga medis dapat lebih mudah dipahami.