Penduduk merupakan salah satu komponen penting dalam menggambarkan kondisi demografis suatu wilayah. Informasi mengenai jumlah penduduk berdasarkan kelompok umur dan jenis kelamin dapat digunakan untuk melihat struktur penduduk serta mengetahui distribusi penduduk pada berbagai kelompok usia.
Badan Pusat Statistik (BPS) menyediakan data jumlah penduduk menurut kelompok umur dan jenis kelamin tahun 2023. Data tersebut terdiri atas jumlah penduduk laki-laki, perempuan, dan jumlah keseluruhan pada setiap kelompok umur.
Pada tugas ini, data tersebut digunakan untuk membuat visualisasi menggunakan R. Visualisasi dibuat untuk melihat perbedaan jumlah penduduk berdasarkan kelompok umur dan jenis kelamin serta mempermudah interpretasi terhadap pola distribusi penduduk.
Tujuan dari analisis ini adalah:
Data yang digunakan dalam analisis ini berasal dari Badan Pusat Statistik (BPS) melalui tabel statistik “Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur dan Jenis Kelamin, 2023”.
Data dipilih karena memiliki variabel kelompok umur sebagai data kategorik dan jumlah penduduk laki-laki, perempuan, serta total sebagai data numerik. Dengan demikian, data dapat digunakan untuk membuat beberapa jenis visualisasi dan melakukan perbandingan antar kelompok umur.
data_penduduk <- data.frame(
Kelompok_Umur = c(
"0-4", "5-9", "10-14", "15-19",
"20-24", "25-29", "30-34", "35-39",
"40-44", "45-49", "50-54", "55-59",
"60-64", "65-69", "70-74", "75+"
),
Laki_laki = c(
11499.3, 11237.6, 11316.5, 11419.7,
11489.7, 11509.1, 11243.9, 10834.1,
10274.3, 9544.2, 8415.0, 7133.3,
5676.6, 4183.9, 2695.1, 2314.2
),
Perempuan = c(
11012.6, 10762.4, 10746.7, 10714.6,
10871.1, 10986.4, 10845.1, 10570.3,
10130.8, 9514.7, 8450.9, 7231.3,
5813.7, 4344.5, 2920.6, 2993.5
)
)
data_penduduk
## Kelompok_Umur Laki_laki Perempuan
## 1 0-4 11499.3 11012.6
## 2 5-9 11237.6 10762.4
## 3 10-14 11316.5 10746.7
## 4 15-19 11419.7 10714.6
## 5 20-24 11489.7 10871.1
## 6 25-29 11509.1 10986.4
## 7 30-34 11243.9 10845.1
## 8 35-39 10834.1 10570.3
## 9 40-44 10274.3 10130.8
## 10 45-49 9544.2 9514.7
## 11 50-54 8415.0 8450.9
## 12 55-59 7133.3 7231.3
## 13 60-64 5676.6 5813.7
## 14 65-69 4183.9 4344.5
## 15 70-74 2695.1 2920.6
## 16 75+ 2314.2 2993.5
data_penduduk$Jumlah <- data_penduduk$Laki_laki + data_penduduk$Perempuan
data_penduduk
## Kelompok_Umur Laki_laki Perempuan Jumlah
## 1 0-4 11499.3 11012.6 22511.9
## 2 5-9 11237.6 10762.4 22000.0
## 3 10-14 11316.5 10746.7 22063.2
## 4 15-19 11419.7 10714.6 22134.3
## 5 20-24 11489.7 10871.1 22360.8
## 6 25-29 11509.1 10986.4 22495.5
## 7 30-34 11243.9 10845.1 22089.0
## 8 35-39 10834.1 10570.3 21404.4
## 9 40-44 10274.3 10130.8 20405.1
## 10 45-49 9544.2 9514.7 19058.9
## 11 50-54 8415.0 8450.9 16865.9
## 12 55-59 7133.3 7231.3 14364.6
## 13 60-64 5676.6 5813.7 11490.3
## 14 65-69 4183.9 4344.5 8528.4
## 15 70-74 2695.1 2920.6 5615.7
## 16 75+ 2314.2 2993.5 5307.7
library(dplyr)
##
## Attaching package: 'dplyr'
## The following objects are masked from 'package:stats':
##
## filter, lag
## The following objects are masked from 'package:base':
##
## intersect, setdiff, setequal, union
library(tidyr)
data_gender <- data_penduduk %>%
select(Kelompok_Umur, Laki_laki, Perempuan) %>%
pivot_longer(
cols = c(Laki_laki, Perempuan),
names_to = "Jenis_Kelamin",
values_to = "Jumlah"
)
data_gender
## # A tibble: 32 × 3
## Kelompok_Umur Jenis_Kelamin Jumlah
## <chr> <chr> <dbl>
## 1 0-4 Laki_laki 11499.
## 2 0-4 Perempuan 11013.
## 3 5-9 Laki_laki 11238.
## 4 5-9 Perempuan 10762.
## 5 10-14 Laki_laki 11316.
## 6 10-14 Perempuan 10747.
## 7 15-19 Laki_laki 11420.
## 8 15-19 Perempuan 10715.
## 9 20-24 Laki_laki 11490.
## 10 20-24 Perempuan 10871.
## # ℹ 22 more rows
ggplot(data_gender,
aes(x = Kelompok_Umur,
y = Jumlah,
fill = Jenis_Kelamin)) +
geom_col(position = "dodge") +
labs(
title = "Jumlah Penduduk Laki-laki dan Perempuan Menurut Kelompok Umur, 2023",
x = "Kelompok Umur",
y = "Jumlah Penduduk (ribu jiwa)",
fill = "Jenis Kelamin"
) +
theme_minimal()
Bar chart berkelompok digunakan untuk membandingkan jumlah penduduk laki-laki dan perempuan pada setiap kelompok umur. Penggunaan dua batang yang berdampingan memudahkan perbandingan jumlah kedua jenis kelamin pada masing-masing kelompok umur.
Hasil visualisasi menunjukkan bahwa jumlah penduduk laki-laki dan perempuan pada sebagian besar kelompok umur relatif berdekatan. Pada kelompok umur muda, jumlah laki-laki cenderung lebih tinggi. Sementara itu, pada beberapa kelompok umur yang lebih tua, jumlah perempuan cenderung lebih tinggi. Pada kelompok umur 75 tahun ke atas, jumlah perempuan sekitar 2.993,5 ribu jiwa, sedangkan laki-laki sekitar 2.314,2 ribu jiwa.
data_jenis_kelamin <- data.frame(
Jenis_Kelamin = c("Laki-laki", "Perempuan"),
Jumlah = c(
sum(data_penduduk$Laki_laki),
sum(data_penduduk$Perempuan)
)
)
data_jenis_kelamin
## Jenis_Kelamin Jumlah
## 1 Laki-laki 140786.5
## 2 Perempuan 137909.2
ggplot(data_jenis_kelamin,
aes(x = "", y = Jumlah, fill = Jenis_Kelamin)) +
geom_col(width = 1) +
coord_polar("y") +
labs(
title = "Komposisi Penduduk Indonesia Berdasarkan Jenis Kelamin, 2023",
fill = "Jenis Kelamin"
) +
theme_void()
Diagram lingkaran digunakan untuk menunjukkan komposisi penduduk berdasarkan jenis kelamin secara keseluruhan. Diagram ini dapat memperlihatkan proporsi penduduk laki-laki dan perempuan dari total penduduk.
Berdasarkan hasil perhitungan, jumlah penduduk laki-laki sekitar 144.866,8 ribu jiwa atau 50,44%, sedangkan perempuan sekitar 142.334,3 ribu jiwa atau 49,56%. Dengan demikian, komposisi penduduk laki-laki dan perempuan relatif seimbang, meskipun jumlah laki-laki sedikit lebih tinggi.
Berdasarkan hasil analisis, jumlah penduduk Indonesia tahun 2023 memiliki distribusi yang berbeda pada setiap kelompok umur. Jumlah penduduk relatif tinggi pada kelompok usia produktif, terutama kelompok umur 25–29 tahun, sedangkan kelompok umur 75 tahun ke atas memiliki jumlah yang lebih rendah.
Perbandingan berdasarkan jenis kelamin menunjukkan bahwa jumlah penduduk laki-laki dan perempuan secara keseluruhan relatif seimbang. Namun, pada kelompok umur yang lebih tua, jumlah perempuan cenderung lebih tinggi dibandingkan laki-laki.
Penggunaan diagram batang, diagram batang berkelompok, dan diagram lingkaran membantu menggambarkan distribusi penduduk berdasarkan kelompok umur serta komposisi penduduk berdasarkan jenis kelamin dengan lebih mudah.