KELAS: A26
21/09/2026
data_2024.xlsxfile_data <- "data_2024.xlsx"
data_2024 <- read_excel(
path = file_data,
skip = 4,
n_max = 6,
col_names = c("Pendidikan", "Mencari_Pekerjaan", "Mempersiapkan_Usaha", "Merasa_Tidak_Mungkin", "Belum_Mulai", "Total_Penganggur"),
na = c("", "-", "NA")
)
data_clean <- data_2024 %>%
mutate(across(Mencari_Pekerjaan:Total_Penganggur, ~ as.numeric(gsub("\\.", "", .)))) %>%
mutate(across(where(is.numeric), ~ replace_na(., 0))) %>%
mutate(Pendidikan = factor(Pendidikan, levels = c("SD", "SMP", "SMA", "SMK", "Diploma I/II/III", "Universitas"))) %>%
mutate(Kategori_Pendidikan = factor(
case_when(
Pendidikan %in% c("SD", "SMP") ~ "Pendidikan Dasar",
Pendidikan %in% c("SMA", "SMK") ~ "Pendidikan Menengah",
Pendidikan %in% c("Diploma I/II/III", "Universitas") ~ "Pendidikan Tinggi"
),
levels = c("Pendidikan Dasar", "Pendidikan Menengah", "Pendidikan Tinggi")
))
tabel_modern <- data_clean %>%
gt(groupname_col = "Kategori_Pendidikan") %>%
tab_header(
title = md("**Analisis Pengangguran Terbuka di Perkotaan Banten (2024)**"),
subtitle = "Berdasarkan Tingkat Pendidikan Terakhir (Jiwa)"
) %>%
cols_label(
Pendidikan = "Pendidikan",
Mencari_Pekerjaan = "Mencari Pekerjaan",
Mempersiapkan_Usaha = "Mempersiapkan Usaha",
Merasa_Tidak_Mungkin = "Merasa Tidak Mungkin",
Belum_Mulai = "Belum Mulai Bekerja",
Total_Penganggur = "Total Penganggur"
) %>%
fmt_integer(
columns = Mencari_Pekerjaan:Total_Penganggur,
sep_mark = "."
) %>%
tab_style(
style = cell_fill(color = "#f0f4f8"),
locations = cells_body(columns = Total_Penganggur)
) %>%
tab_style(
style = list(
cell_fill(color = "#1e293b"),
cell_text(color = "white", weight = "bold", align = "center")
),
locations = cells_column_labels()
) %>%
tab_style(
style = list(
cell_fill(color = "#e2e8f0"),
cell_text(weight = "bold", color = "#0f172a")
),
locations = cells_row_groups()
) %>%
cols_align(align = "left", columns = Pendidikan) %>%
cols_align(align = "right", columns = Mencari_Pekerjaan:Total_Penganggur) %>%
tab_options(
table.border.top.color = "transparent",
table.border.bottom.color = "#1e293b"
) %>%
opt_row_striping()
tabel_modern| Analisis Pengangguran Terbuka di Perkotaan Banten (2024) | |||||
| Berdasarkan Tingkat Pendidikan Terakhir (Jiwa) | |||||
| Pendidikan | Mencari Pekerjaan | Mempersiapkan Usaha | Merasa Tidak Mungkin | Belum Mulai Bekerja | Total Penganggur |
|---|---|---|---|---|---|
| Pendidikan Dasar | |||||
| SD | 12.991 | 2.626 | 12.131 | 357 | 28.105 |
| SMP | 43.804 | 3.610 | 8.281 | 0 | 55.695 |
| Pendidikan Menengah | |||||
| SMA | 101.778 | 1.790 | 8.829 | 1.305 | 113.702 |
| SMK | 84.970 | 2.639 | 0 | 0 | 87.609 |
| Pendidikan Tinggi | |||||
| Diploma I/II/III | 3.371 | 0 | 474 | 0 | 3.845 |
| Universitas | 23.528 | 2.164 | 5.011 | 1.300 | 32.003 |
ggplot(data_clean, aes(x = Pendidikan, y = Total_Penganggur, fill = Kategori_Pendidikan)) +
geom_col(color = "black", alpha = 0.85) +
geom_text(
aes(label = scales::comma(Total_Penganggur, big.mark = ".")),
vjust = -0.5,
size = 3.5
) +
scale_fill_brewer(palette = "Set2") +
scale_y_continuous(
limits = c(0, 130000),
breaks = seq(0, 120000, by = 30000),
labels = scales::label_number(big.mark = ".")
) +
theme_minimal() +
labs(
title = "Total Pengangguran Terbuka di Perkotaan Banten (2024)",
x = "Pendidikan Tertinggi",
y = "Jumlah Penganggur (Jiwa)",
fill = "Kategori Pendidikan",
)Interpretasi: Lulusan Pendidikan Menengah (SMA dan SMK) menyumbang angka pengangguran tertinggi di perkotaan Banten, dengan jenjang SMA menembus 113.702 jiwa.
file_data <- "data_2024.xlsx"
data_clean <- read_excel(
path = file_data,
skip = 4,
n_max = 6,
col_names = c("Pendidikan", "Mencari_Pekerjaan", "Mempersiapkan_Usaha", "Merasa_Tidak_Mungkin", "Belum_Mulai", "Total_Penganggur"),
na = c("", "-", "NA")
) %>%
mutate(across(Mencari_Pekerjaan:Total_Penganggur, ~ as.numeric(gsub("\\.", "", .)))) %>%
mutate(across(where(is.numeric), ~ replace_na(., 0))) %>%
mutate(Kategori_Pendidikan = factor(
case_when(
Pendidikan %in% c("SD", "SMP") ~ "Pendidikan Dasar",
Pendidikan %in% c("SMA", "SMK") ~ "Pendidikan Menengah",
Pendidikan %in% c("Diploma I/II/III", "Universitas") ~ "Pendidikan Tinggi"
),
levels = c("Pendidikan Dasar", "Pendidikan Menengah", "Pendidikan Tinggi")
))
ggplot(data_clean, aes(x = Mencari_Pekerjaan, y = Total_Penganggur, color = Kategori_Pendidikan)) +
geom_point(size = 4) +
scale_color_brewer(palette = "Dark2") +
theme_bw() +
labs(
title = "Korelasi: Aktif Mencari Kerja vs Total Penganggur",
x = "Jumlah Pencari Kerja Aktif (Jiwa)",
y = "Total Penganggur (Jiwa)",
color = "Kategori Pendidikan"
)Interpretasi: Terdapat korelasi positif yang sangat kuat. Hal ini membuktikan sebagian besar penganggur terdata sedang aktif mencari pekerjaan.
# 1. Olah data agar nilai numerik bersih dan kategori terdefinisi
data_clean <- read_excel(
path = "data_2024.xlsx",
skip = 4,
n_max = 6,
col_names = c("Pendidikan", "Mencari_Pekerjaan", "Mempersiapkan_Usaha", "Merasa_Tidak_Mungkin", "Belum_Mulai", "Total_Penganggur"),
na = c("", "-", "NA")
) %>%
# Ubah ke angka
mutate(across(Mencari_Pekerjaan:Total_Penganggur, ~ as.numeric(gsub("\\.", "", .)))) %>%
# Buat Kategori Pendidikan
mutate(Kategori_Pendidikan = factor(
case_when(
Pendidikan %in% c("SD", "SMP") ~ "Pendidikan Dasar",
Pendidikan %in% c("SMA", "SMK") ~ "Pendidikan Menengah",
Pendidikan %in% c("Diploma I/II/III", "Universitas") ~ "Pendidikan Tinggi"
),
levels = c("Pendidikan Dasar", "Pendidikan Menengah", "Pendidikan Tinggi")
))
# 2. Buat Boxplot
ggplot(data_clean, aes(x = Kategori_Pendidikan, y = Total_Penganggur, fill = Kategori_Pendidikan)) +
geom_boxplot(alpha = 0.8, color = "black") +
scale_fill_brewer(palette = "Pastel1") +
theme_classic() +
labs(
title = "Sebaran Jumlah Penganggur per Kategori Pendidikan",
x = "Kategori Pendidikan",
y = "Jumlah Penganggur (Jiwa)"
) +
theme(legend.position = "none")Interpretasi: Kategori Pendidikan Menengah memiliki rentang angka pengangguran paling tinggi, sedangkan Pendidikan Tinggi berada pada angka rata-rata yang lebih rendah.
Tantangan ketenagakerjaan perkotaan di Banten didominasi oleh lulusan sekolah menengah. Sebagian besar dari mereka berstatus pencari kerja aktif, yang mengindikasikan perlunya perluasan lapangan kerja formal untuk lulusan SMA dan SMK.