A<-c(60,70,65,40,45) #mendefinisikan variabel vektor
B<-c(2, 3, 6, 1, 7)
mean(A)
## [1] 56
mean(B)
## [1] 3.8
sum(A)
## [1] 280
sum(B)
## [1] 19
A+B
## [1] 62 73 71 41 52
A*B
## [1] 120 210 390  40 315
for (i in 1:10) (cat("Hobi aku main layang-layang\n"))
## Hobi aku main layang-layang
## Hobi aku main layang-layang
## Hobi aku main layang-layang
## Hobi aku main layang-layang
## Hobi aku main layang-layang
## Hobi aku main layang-layang
## Hobi aku main layang-layang
## Hobi aku main layang-layang
## Hobi aku main layang-layang
## Hobi aku main layang-layang
nilai <- function(x) {
  cat("Nilai Anda: ",x, "\nAnda Mendapatkan ")
  if (x>=0 && x<50) {
    cat("Grade E\n")
  }
  if (x>=50 && x<60) {
    cat("Grade D\n")
  }
  if (x>=60 && x<70) {
    cat("Grade C\n")
  }
  if (x>=70 && x<80) {
    cat("Grade B\n")
  }
  if (x>=80 && x<100) {
    cat("Grade A\n")
  }
  
}

nilai(90)
## Nilai Anda:  90 
## Anda Mendapatkan Grade A
nilai(59)
## Nilai Anda:  59 
## Anda Mendapatkan Grade D
keputusan <- function(x, myu, alpha = 0.05){
  uji_t <- t.test(x, mu = myu, alternative = "two.sided")
  
  cat ("Hipotesis\n")
  cat(" H0 : μ =", myu, "\n")
  cat(" H1 : μ =", myu, "\n")
  
  cat("Hasil Uji\n")
  cat(" t-hitung =", round(uji_t$statistic, 3), "\n")
  cat(" df       =", uji_t$parameter, "\n")
  cat(" p-value  =", round(uji_t$p.value, 3), "\n\n")
  
  cat ("Keputusan (a =", alpha, "):\n")
  if (uji_t$p.value < alpha) {
    cat (" tolak H0\n")
    cat (" Rata-rata populasi dari data adalah tidak sama dengan 12\n")
  }
  else {
    cat (" Gagal Tolak H0\n")
    cat (" Rata-rata populasi dari data adalah sama dengan 12\n")
  }
  cat(" ")
}

A <- c(15, 20, 11, 25, 10, 12)
keputusan(A, 12)
## Hipotesis
##  H0 : μ = 12 
##  H1 : μ = 12 
## Hasil Uji
##  t-hitung = 1.455 
##  df       = 5 
##  p-value  = 0.205 
## 
## Keputusan (a = 0.05 ):
##  Gagal Tolak H0
##  Rata-rata populasi dari data adalah sama dengan 12
##