File ini dibuat untuk memenuhi tugas Statistika pada pertemuan ke-2,
sabtu, 12 september 2026.
Data kecepatan unduh dari 25 titik akses WiFi:
data_wifi <- c(18.2, 21.5, 19.8, 23.1, 17.6, 20.4, 22.9, 16.8, 19.1, 24.3,
18.7, 21.0, 20.2, 17.9, 23.6, 19.4, 22.1, 18.0, 20.9, 21.7,
16.5, 19.9, 23.4, 18.3, 22.2)
mean() & sd()mean(data_wifi)
## [1] 20.3
sd(data_wifi)
## [1] 2.244252
Berdasarkan ke 25 data kecepatan unduh dari kode di atas, diperoleh
rata-rata kecepatan unduh sebesar 20,3 Mbps dengan standar
deviasi sebesar 2.244252.
t.test(data_wifi, conf.level = 0.95)
##
## One Sample t-test
##
## data: data_wifi
## t = 45.227, df = 24, p-value < 2.2e-16
## alternative hypothesis: true mean is not equal to 0
## 95 percent confidence interval:
## 19.37362 21.22638
## sample estimates:
## mean of x
## 20.3
Berdasarkan hasil analisis dengan t.test() dan tingkat
interval kepercayaan 95%, didapatkan rata-rata kecepatan
unduh WiFi berada pada rentang 19,37 hingga
21,22 Mbps.
t.test(data_wifi, conf.level = 0.99)
##
## One Sample t-test
##
## data: data_wifi
## t = 45.227, df = 24, p-value < 2.2e-16
## alternative hypothesis: true mean is not equal to 0
## 99 percent confidence interval:
## 19.04459 21.55541
## sample estimates:
## mean of x
## 20.3
t.test(data_wifi, conf.level = 0.90)
##
## One Sample t-test
##
## data: data_wifi
## t = 45.227, df = 24, p-value < 2.2e-16
## alternative hypothesis: true mean is not equal to 0
## 90 percent confidence interval:
## 19.53207 21.06793
## sample estimates:
## mean of x
## 20.3
Berdasarkan hasil perhitungan:
19,04 hingga
21,5519,53 hingga
21,06Berdasarkan data yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi tingkat kepercayaan, semakin lebar interval yang dihasilkan. Hal ini terjadi karena tingkat kepercayaan yang lebih tinggi membutuhkan rentang yang lebih luas agar estimasi rata-rata populasi lebih meyakinkan.
Margin of Error adalah rentang kesalahan estimasi rata-rata sampel dengan populasi, bisa dihitung pada rumus berikut:
\[\text{MoE} = \frac{\text{Batas Atas} - \text{Batas Bawah}}{2} = \frac{21,22 - 19,37}{2} = 0,925 \text{ Mbps}\]
Batas Atas diperoleh dari nilai Interval Kepercayaan terbesar, sedangkan Batas Bawah sebaliknya. Dalam rumus dan hasil hitung diatas, penulis mengambil dari nilai interval kepercayaan 95%.
Dengan begini, dapat diperoleh bahwasanya Margin of Error pada tingkat Interval Kepercayaan 95% adalah 0,925Mbps.
Apakah kecepatan wifi sudah memenuhi standar minimum 20mbps?
Untuk menjawab pertanyaan ini, kita bisa melihat output dari kode
berikut:
Jika P-Value < 0.05 maka sudah memenuhi standar
Jika P-Value >= 0.05 maka belum memenuhi standar
t.test(data_wifi, mu = 20, alternative = "greater")
##
## One Sample t-test
##
## data: data_wifi
## t = 0.66837, df = 24, p-value = 0.2551
## alternative hypothesis: true mean is greater than 20
## 95 percent confidence interval:
## 19.53207 Inf
## sample estimates:
## mean of x
## 20.3
Berdasarkan hasil test, nilai p-value yang
dihasilkan adalah 0.2551 (25.51%), karena lebih besar dari
nilai standar batas toleransi internasiol yaitu
0.05 (5%), maka kesimpulannya kecepatan wifi kampus tidak
lebih cepat dari 20mbps. Masalah ini termasuk ke dalam Galat tipe 1.
Risiko Galat 1: Jika Manajemen bilang fasilitas wifi sudah terstandar, tapi kenyataannya belum. Maka Manajemen tidak akan memperbaiki fasilitas wifi, sehingga proses pembelajaran akan terganggu.
Risiko Galat 2: Jika Manajemen bilang fasilitas wifi belum terstandar, padahal sudah masuk standar minimum. Maka akan terjadi pemborosan anggaran.