# ============================================================
# BAB 3 - MENYAJIKAN DATA DALAM GRAFIK
# ============================================================
# Materi:
# 1. Scatter Plot
# 2. Grafik Garis
# 3. Grafik Batang (Bagian Pertama)
# 4. Grafik Batang (Bagian Kedua)
# 5. Diagram Lingkaran
# 6. Histogram
# ============================================================
# Nama: Sierra Alifia Zalfa
# NIM: 2502056018
# ============================================================
# 1. MEMPLOT DATA DALAM R (SCATTER PLOT)
# ============================================================
# Data pendapatan dan pengeluaran 20 responden
data3.1 <- data.frame(
jeniskelamin = c(
"Laki-Laki", "Perempuan", "Laki-Laki", "Perempuan",
"Laki-Laki", "Perempuan", "Laki-Laki", "Perempuan",
"Laki-Laki", "Perempuan", "Laki-Laki", "Perempuan",
"Laki-Laki", "Perempuan", "Laki-Laki", "Perempuan",
"Laki-Laki", "Perempuan", "Laki-Laki", "Perempuan"
),
pendapatan = c(
3.5, 4.0, 5.0, 5.5, 6.0,
6.5, 7.0, 7.5, 8.0, 8.5,
9.0, 9.5, 10.0, 10.5, 11.0,
11.5, 12.0, 12.5, 13.0, 14.0
),
pengeluaran = c(
2.5, 3.0, 3.5, 4.0, 4.5,
5.0, 5.0, 5.5, 6.0, 6.5,
6.5, 7.0, 7.5, 8.0, 8.0,
8.5, 9.0, 9.5, 10.0, 10.5
)
)
# Menampilkan data
print(data3.1)
## jeniskelamin pendapatan pengeluaran
## 1 Laki-Laki 3.5 2.5
## 2 Perempuan 4.0 3.0
## 3 Laki-Laki 5.0 3.5
## 4 Perempuan 5.5 4.0
## 5 Laki-Laki 6.0 4.5
## 6 Perempuan 6.5 5.0
## 7 Laki-Laki 7.0 5.0
## 8 Perempuan 7.5 5.5
## 9 Laki-Laki 8.0 6.0
## 10 Perempuan 8.5 6.5
## 11 Laki-Laki 9.0 6.5
## 12 Perempuan 9.5 7.0
## 13 Laki-Laki 10.0 7.5
## 14 Perempuan 10.5 8.0
## 15 Laki-Laki 11.0 8.0
## 16 Perempuan 11.5 8.5
## 17 Laki-Laki 12.0 9.0
## 18 Perempuan 12.5 9.5
## 19 Laki-Laki 13.0 10.0
## 20 Perempuan 14.0 10.5
# Membuat scatter plot
pendapatan <- data3.1$pendapatan
pengeluaran <- data3.1$pengeluaran
plot(
pendapatan,
pengeluaran,
main = "Pendapatan dan Pengeluaran per-Bulan",
xlab = "Pendapatan per-Bulan (Juta Rupiah)",
ylab = "Pengeluaran per-Bulan (Juta Rupiah)",
pch = 19
)

# ============================================================
# 2. MENYAJIKAN DATA DENGAN GRAFIK GARIS
# ============================================================
# Data penjualan barang A, B, dan C tahun 2001-2007
data3.2 <- data.frame(
tahun = 2001:2007,
barang_A = c(90, 110, 115, 130, 140, 155, 160),
barang_B = c(85, 90, 105, 110, 120, 125, 130),
barang_C = c(50, 55, 60, 65, 70, 80, 85)
)
# Menampilkan data
print(data3.2)
## tahun barang_A barang_B barang_C
## 1 2001 90 85 50
## 2 2002 110 90 55
## 3 2003 115 105 60
## 4 2004 130 110 65
## 5 2005 140 120 70
## 6 2006 155 125 80
## 7 2007 160 130 85
# Variabel
Tahun <- data3.2$tahun
Jumlah_A <- data3.2$barang_A
Jumlah_B <- data3.2$barang_B
Jumlah_C <- data3.2$barang_C
# Grafik garis Barang A
plot(
Tahun,
Jumlah_A,
type = "o",
pch = 19,
main = "Penjualan Barang A Tahun 2001-2007",
xlab = "Tahun",
ylab = "Jumlah Terjual"
)

# Grafik garis A dan B
plot(
Tahun,
Jumlah_A,
type = "o",
pch = 19,
ylim = c(40, 180),
main = "Penjualan Barang A dan B Tahun 2001-2007",
xlab = "Tahun",
ylab = "Jumlah Terjual"
)
lines(
Tahun,
Jumlah_B,
type = "o",
pch = 19
)

# Grafik garis A, B, dan C
plot(
Tahun,
Jumlah_A,
type = "o",
pch = 19,
ylim = c(40, 180),
main = "Data Penjualan Barang A, B, C Tahun 2001-2007",
xlab = "Tahun",
ylab = "Jumlah Terjual"
)
lines(
Tahun,
Jumlah_B,
type = "o",
pch = 19
)
lines(
Tahun,
Jumlah_C,
type = "o",
pch = 19
)
# Menambahkan legenda
legend(
"topleft",
legend = c("Barang A", "Barang B", "Barang C"),
lty = 1,
pch = 19
)

# ============================================================
# 3. MENYAJIKAN DATA DENGAN GRAFIK BATANG
# (BAGIAN PERTAMA)
# ============================================================
# Data penjualan barang A tahun 2001-2007
data3.3 <- data.frame(
tahun = 2001:2007,
barang_A = c(90, 110, 115, 130, 140, 155, 160)
)
# Menampilkan data
print(data3.3)
## tahun barang_A
## 1 2001 90
## 2 2002 110
## 3 2003 115
## 4 2004 130
## 5 2005 140
## 6 2006 155
## 7 2007 160
# Membuat grafik batang
barplot(
data3.3$barang_A,
names.arg = data3.3$tahun,
main = "Penjualan Barang Jenis A dari Tahun 2001-2007",
xlab = "Tahun",
ylab = "Jumlah Barang yang Terjual",
ylim = c(0, 180)
)

# ============================================================
# 4. MENYAJIKAN DATA DENGAN GRAFIK BATANG
# (BAGIAN KEDUA)
# ============================================================
# Data jenis kelamin dan hobi
data3.4 <- data.frame(
jenis_kelamin = c(
"Laki-Laki",
"Laki-Laki",
"Perempuan",
"Perempuan"
),
hobi = c(
"Olahraga",
"Memasak",
"Olahraga",
"Memasak"
),
jumlah = c(90, 10, 20, 75)
)
# Menampilkan data
print(data3.4)
## jenis_kelamin hobi jumlah
## 1 Laki-Laki Olahraga 90
## 2 Laki-Laki Memasak 10
## 3 Perempuan Olahraga 20
## 4 Perempuan Memasak 75
# Membuat tabel silang
tabel_hobi <- xtabs(
jumlah ~ hobi + jenis_kelamin,
data = data3.4
)
print(tabel_hobi)
## jenis_kelamin
## hobi Laki-Laki Perempuan
## Memasak 10 75
## Olahraga 90 20
# Grafik batang berdampingan
barplot(
tabel_hobi,
beside = TRUE,
col = c("gray40", "gray70"),
main = "Hubungan antara Jenis Kelamin dan Hobi",
xlab = "Jenis Kelamin",
ylab = "Jumlah Responden",
legend.text = TRUE,
args.legend = list(
title = "Hobi",
x = "topright"
)
)

# Grafik batang bertumpuk
barplot(
tabel_hobi,
beside = FALSE,
col = c("gray40", "gray70"),
main = "Hubungan antara Jenis Kelamin dan Hobi",
xlab = "Jenis Kelamin",
ylab = "Jumlah Responden",
legend.text = TRUE,
args.legend = list(
title = "Hobi",
x = "topright"
)
)

# ============================================================
# 5. MENYAJIKAN DATA DENGAN DIAGRAM LINGKARAN
# ============================================================
# Data penjualan produk A, B, C, dan D
data3.5 <- data.frame(
produk = c("A", "B", "C", "D"),
jumlah = c(12, 5, 8, 20)
)
# Menampilkan data
print(data3.5)
## produk jumlah
## 1 A 12
## 2 B 5
## 3 C 8
## 4 D 20
# Menyimpan jumlah penjualan
jumlah_produk <- data3.5$jumlah
nama_produk <- data3.5$produk
# Diagram lingkaran sederhana
pie(
jumlah_produk,
labels = nama_produk,
main = "Data Penjualan Produk A, B, C, dan D"
)

# Diagram lingkaran dengan persentase
persentase <- round(
jumlah_produk / sum(jumlah_produk) * 100,
2
)
label_pie <- paste(
nama_produk,
persentase,
"%",
sep = " "
)
pie(
jumlah_produk,
labels = label_pie,
main = "Data Penjualan Produk A, B, C, dan D"
)

# Diagram lingkaran dengan legenda
pie(
jumlah_produk,
labels = persentase,
main = "Data Penjualan Produk A, B, C, dan D"
)
legend(
"topright",
legend = paste("Produk", nama_produk),
fill = gray.colors(length(nama_produk))
)

# ============================================================
# 6. MENYAJIKAN DATA DENGAN HISTOGRAM
# ============================================================
hist(
c(
91, 92, 93, 94, 95, 95, 96, 97, 97, 98,
98, 99, 99, 100, 100, 101, 101, 102, 102, 103,
103, 104, 104, 105, 105, 106, 106, 107, 107, 108,
108, 109, 109, 110, 110, 111, 111, 112, 112, 113,
113, 114, 114, 115, 115, 116, 116, 117, 117, 118,
118, 119, 119, 120, 110, 111, 112, 113, 114, 115,
96, 98, 100, 102, 104, 106, 108, 110, 112, 114,
116, 118, 120, 97, 99, 101, 103
),
main = "Histogram Skor IQ",
xlab = "Skor IQ",
ylab = "Frekuensi",
breaks = 7
)
