carsLaporan ini menganalisis hubungan antara kecepatan mobil
(speed, dalam mph) dan jarak pengereman yang dibutuhkan
(dist, dalam feet) menggunakan dataset bawaan R,
cars. Dataset ini berasal dari eksperimen tahun 1920 dan
berisi 50 observasi. Tujuannya adalah membangun model regresi linear
sederhana untuk mengukur seberapa besar kecepatan memengaruhi jarak
pengereman.
data(cars)
str(cars)
## 'data.frame': 50 obs. of 2 variables:
## $ speed: num 4 4 7 7 8 9 10 10 10 11 ...
## $ dist : num 2 10 4 22 16 10 18 26 34 17 ...
summary(cars)
## speed dist
## Min. : 4.0 Min. : 2.00
## 1st Qu.:12.0 1st Qu.: 26.00
## Median :15.0 Median : 36.00
## Mean :15.4 Mean : 42.98
## 3rd Qu.:19.0 3rd Qu.: 56.00
## Max. :25.0 Max. :120.00
Tidak ada missing value pada dataset ini, dan kedua variabel bersifat numerik kontinu.
plot(cars$speed, cars$dist,
main = "Hubungan Kecepatan dan Jarak Pengereman",
xlab = "Kecepatan (mph)",
ylab = "Jarak Pengereman (feet)",
pch = 19, col = "steelblue")
Pola sebaran menunjukkan tren naik: makin tinggi kecepatan, makin jauh jarak pengereman. Hubungannya tampak linear meski ada indikasi sedikit variansi yang membesar (heteroskedastisitas ringan) pada kecepatan tinggi — ini perlu dicek lagi lewat diagnostik residual.
cor(cars$speed, cars$dist)
## [1] 0.8068949
Model regresi linear sederhana:
\[ dist_i = \beta_0 + \beta_1 \cdot speed_i + \epsilon_i \]
model <- lm(dist ~ speed, data = cars)
summary(model)
##
## Call:
## lm(formula = dist ~ speed, data = cars)
##
## Residuals:
## Min 1Q Median 3Q Max
## -29.069 -9.525 -2.272 9.215 43.201
##
## Coefficients:
## Estimate Std. Error t value Pr(>|t|)
## (Intercept) -17.5791 6.7584 -2.601 0.0123 *
## speed 3.9324 0.4155 9.464 1.49e-12 ***
## ---
## Signif. codes: 0 '***' 0.001 '**' 0.01 '*' 0.05 '.' 0.1 ' ' 1
##
## Residual standard error: 15.38 on 48 degrees of freedom
## Multiple R-squared: 0.6511, Adjusted R-squared: 0.6438
## F-statistic: 89.57 on 1 and 48 DF, p-value: 1.49e-12
## dist_hat = -17.579 + 3.932 * speed
Jadi model akhirnya:
\[ \widehat{dist} = -17.579 + 3.932 \times speed \]
speed di dataset berkisar 4–25 mph), bukan temuan
substantif. Jangan diinterpretasikan sebagai fakta dunia nyata.par(mfrow = c(2,2))
plot(model)
par(mfrow = c(1,1))
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dari plot diagnostik:
Model regresi linear sederhana menunjukkan hubungan positif dan signifikan antara kecepatan dan jarak pengereman, dengan speed menjelaskan sebagian besar variasi dist. Namun model ini punya keterbatasan: intersep tidak bermakna fisik, dan ada indikasi heteroskedastisitas ringan yang sebaiknya dipertimbangkan sebelum model dipakai untuk keperluan prediksi presisi tinggi — misalnya dengan transformasi variabel atau model non-linear sebagai pembanding.