Dataset cars merupakan data bawaan R yang mencatat
kecepatan mobil (speed dalam mph) dan jarak yang dibutuhkan
untuk berhenti (dist dalam ft).
## speed dist
## Min. : 4.0 Min. : 2.00
## 1st Qu.:12.0 1st Qu.: 26.00
## Median :15.0 Median : 36.00
## Mean :15.4 Mean : 42.98
## 3rd Qu.:19.0 3rd Qu.: 56.00
## Max. :25.0 Max. :120.00
Sebelum membuat model, kita visualisasikan sebaran datanya terlebih dahulu:
Model regresi linier sederhana dibentuk dengan fungsi
lm() di mana dist sebagai variabel respon
(\(y\)) dan speed sebagai
variabel prediktor (\(x\)).
##
## Call:
## lm(formula = dist ~ speed, data = cars)
##
## Residuals:
## Min 1Q Median 3Q Max
## -29.069 -9.525 -2.272 9.215 43.201
##
## Coefficients:
## Estimate Std. Error t value Pr(>|t|)
## (Intercept) -17.5791 6.7584 -2.601 0.0123 *
## speed 3.9324 0.4155 9.464 1.49e-12 ***
## ---
## Signif. codes: 0 '***' 0.001 '**' 0.01 '*' 0.05 '.' 0.1 ' ' 1
##
## Residual standard error: 15.38 on 48 degrees of freedom
## Multiple R-squared: 0.6511, Adjusted R-squared: 0.6438
## F-statistic: 89.57 on 1 and 48 DF, p-value: 1.49e-12
Berdasarkan estimasi parameter dari output di atas: * Intersep (\(\hat{\beta}_0\)): -17.5791 * Slope/Kemiringan (\(\hat{\beta}_1\)): 3.9324
Maka persamaan model regresi taksirannya dapat dituliskan sebagai: \[\widehat{\text{dist}} = -17.5791 + 3.9324 \times \text{speed}\]
Koefisien Intersep (\(\hat{\beta}_0 = -17.5791\)): Secara matematis, ketika kecepatan kendaraan bernilai \(0\text{ mph}\), taksiran jarak pengereman adalah \(-17.5791\text{ ft}\). Secara praktis, nilai negatif ini terjadi karena model mengekstrapolasi data di luar rentang observasi (tidak ada mobil dengan kecepatan 0 di data).
Koefisien Slope (\(\hat{\beta}_1 = 3.9324\)): Setiap kenaikan kecepatan mobil sebesar \(1\text{ mph}\), maka rata-rata jarak yang dibutuhkan untuk berhenti bertambah sekitar \(3.9324\text{ ft}\). Koefisien ini bernilai positif dan signifikan secara statistik (\(p\text{-value} < 0.05\)).
Koefisien Determinasi (\(R^2 = 0.6511\)): Sekitar \(65.11\%\) variasi dari jarak berhenti dapat dijelaskan oleh kecepatan mobil melalui model linier ini, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain.