Pendahuluan
Metode Monte Carlo merupakan metode simulasi yang menggunakan
bilangan acak untuk mendekati suatu nilai probabilitas atau nilai
harapan. Pada tugas ini dilakukan simulasi pelemparan sebuah dadu
sebanyak 100 kali pada setiap percobaan untuk mengestimasi peluang
munculnya angka genap.
set.seed(123)
# Parameter
n_lempar <- 100
peluang_teoritis <- 3/6
peluang_teoritis
## [1] 0.5
Fungsi Simulasi
simulasi_dadu <- function(n){
dadu <- sample(1:6, n, replace = TRUE)
peluang <- mean(dadu %% 2 == 0)
return(peluang)
}
Simulasi 1.000 Kali
hasil1000 <- replicate(1000, simulasi_dadu(n_lempar))
mean1000 <- mean(hasil1000)
mean1000
## [1] 0.49885
Simulasi 5.000 Kali
hasil5000 <- replicate(5000, simulasi_dadu(n_lempar))
mean5000 <- mean(hasil5000)
mean5000
## [1] 0.500302
Simulasi 20.000 Kali
hasil20000 <- replicate(20000, simulasi_dadu(n_lempar))
mean20000 <- mean(hasil20000)
mean20000
## [1] 0.4993895
Tabel Perbandingan
perbandingan <- data.frame(
Simulasi = c("Teoritis",
"1000",
"5000",
"20000"),
Peluang = c(peluang_teoritis,
mean1000,
mean5000,
mean20000)
)
knitr::kable(perbandingan,
digits = 4,
caption = "Perbandingan Peluang Teoritis dan Hasil Simulasi")
Perbandingan Peluang Teoritis dan Hasil Simulasi
| Teoritis |
0.5000 |
| 1000 |
0.4988 |
| 5000 |
0.5003 |
| 20000 |
0.4994 |
Visualisasi
par(mfrow=c(1,3))
hist(hasil1000,
main="1000 Simulasi",
xlab="Peluang",
col="skyblue")
abline(v=peluang_teoritis,
col="red",
lwd=2,
lty=2)
hist(hasil5000,
main="5000 Simulasi",
xlab="Peluang",
col="lightgreen")
abline(v=peluang_teoritis,
col="red",
lwd=2,
lty=2)
hist(hasil20000,
main="20000 Simulasi",
xlab="Peluang",
col="khaki")
abline(v=peluang_teoritis,
col="red",
lwd=2,
lty=2)

Analisis & Kesimpulan
analisis <- data.frame(
Aspek = c(
"Rata-rata Peluang",
"Stabilitas Hasil",
"Pengaruh Jumlah Simulasi",
"Metode Monte Carlo"
),
Penjelasan = c(
"Estimasi peluang berada di sekitar nilai teoritis 0,5.",
"Variasi hasil semakin kecil ketika jumlah simulasi ditambah.",
"Semakin banyak pengulangan menghasilkan estimasi yang lebih akurat.",
"Simulasi memberikan pendekatan numerik terhadap peluang teoritis."
),
Implikasi = c(
"Model simulasi bekerja dengan baik.",
"Hasil menjadi lebih dapat dipercaya.",
"Kesalahan estimasi semakin kecil.",
"Monte Carlo cocok digunakan untuk menyelesaikan permasalahan probabilitas."
)
)
knitr::kable(
analisis,
caption = "Analisis dan Kesimpulan",
align = "ccc"
)
Analisis dan Kesimpulan
| Rata-rata Peluang |
Estimasi peluang berada di sekitar nilai teoritis
0,5. |
Model simulasi bekerja dengan baik. |
| Stabilitas Hasil |
Variasi hasil semakin kecil ketika jumlah simulasi
ditambah. |
Hasil menjadi lebih dapat dipercaya. |
| Pengaruh Jumlah Simulasi |
Semakin banyak pengulangan menghasilkan estimasi yang
lebih akurat. |
Kesalahan estimasi semakin kecil. |
| Metode Monte Carlo |
Simulasi memberikan pendekatan numerik terhadap
peluang teoritis. |
Monte Carlo cocok digunakan untuk menyelesaikan
permasalahan probabilitas. |