Pendahuluan

Industri game mobile di Indonesia terus berkembang pesat, dengan jutaan pengguna aktif yang tersebar di berbagai wilayah. Melalui analisis ini, saya mencoba melihat lebih dekat bagaimana minat masyarakat terhadap tiga game mobile populer — Mobile Legends, PUBG, dan Free Fire — berubah dari waktu ke waktu. Data yang digunakan bersumber dari Google Trends dan diolah menggunakan bahasa pemrograman R, dengan tujuan untuk memahami pola tren pencarian serta mengidentifikasi wilayah mana saja yang menunjukkan minat tertinggi terhadap masing-masing game.


1. Persiapan Library dan Data

Sebelum memulai analisis, kita perlu memuat library yang dibutuhkan dan mengimpor dataset.

library(gtrendsR)
library(ggplot2)
library(dplyr)
library(tidyr)
library(readr)
# Ambil Data
trend <- read_csv("D:/Kuliah/Semester 6/Bintel/tiga games.csv")
head(trend)
## # A tibble: 6 × 4
##   Time       `Mobile Legends`  PUBG `Free Fire`
##   <date>                <dbl> <dbl>       <dbl>
## 1 2025-05-11               20    35          35
## 2 2025-05-18               24    32          34
## 3 2025-05-25               21    29          36
## 4 2025-06-01               18    30          38
## 5 2025-06-08               18    32          39
## 6 2025-06-15               18    34          37
names(trend)
## [1] "Time"           "Mobile Legends" "PUBG"           "Free Fire"

2. Grafik Tren Pencarian dari Waktu ke Waktu

Data diproses dan diubah ke format long agar dapat divisualisasikan dalam satu grafik garis yang membandingkan ketiga game sekaligus sepanjang periode pengamatan.

# Rename kolom
colnames(trend) <- c("Tanggal", "Mobile_Legends", "PUBG", "Free_Fire")

# Konversi tanggal
trend$Tanggal <- as.Date(trend$Tanggal)

# Pivot longer
data_long <- trend %>%
  pivot_longer(
    cols = c(Mobile_Legends, PUBG, Free_Fire),
    names_to = "Game",
    values_to = "Hits"
  )
head(data_long)
## # A tibble: 6 × 3
##   Tanggal    Game            Hits
##   <date>     <chr>          <dbl>
## 1 2025-05-11 Mobile_Legends    20
## 2 2025-05-11 PUBG              35
## 3 2025-05-11 Free_Fire         35
## 4 2025-05-18 Mobile_Legends    24
## 5 2025-05-18 PUBG              32
## 6 2025-05-18 Free_Fire         34
# Plot tren waktu
ggplot(data_long,
       aes(x = Tanggal, y = Hits, color = Game)) +
  geom_line(linewidth = 1) +
  labs(
    title = "Tren Pencarian Game Mobile di Indonesia",
    x = "Periode",
    y = "Indeks Pencarian (0-100)",
    color = "Game"
  ) +
  theme_minimal()

Interpretasi Tren Waktu

  1. Berdasarkan grafik tren waktu, Free Fire mengalami lonjakan pencarian yang sangat signifikan pada sekitar April 2026 dengan indeks tertinggi, kemungkinan besar dipicu oleh peluncuran update besar, event in-game, atau turnamen nasional yang menarik perhatian secara besar.

  2. Berdasarkan grafik tren waktu, Mobile Legends secara konsisten memiliki indeks pencarian terendah dibanding Free Fire dan PUBG sepanjang periode pengamatan (Mei 2025-Mei 2026), dengan nilai yang relatif stabil di kisaran 15-25, mengindikasikan terdapat pengguna yang setia namun pertumbuhan minat yang stagnan pada nilai itu saja.

  3. Berdasarkan grafik tren waktu, PUBG menunjukkan tren pencarian yang meningkat sejak Januari 2026, mencapai puncaknya bersamaan dengan lonjakan Free Fire di April 2026, yang mengindikasikan terdapat minat yang tinggi dari masyarakat terhadap game secara umum pada periode tersebut.


3. Visualisasi Wilayah dengan Minat Tertinggi

Selain tren waktu, analisis juga dilakukan berdasarkan wilayah di Indonesia untuk melihat distribusi minat pencarian secara geografis.

# Baca data wilayah
wilayah <- read_csv("D:/Kuliah/Semester 6/Bintel/geoMap.csv")
colnames(wilayah) <- c("Wilayah", "Mobile_Legends", "PUBG", "Free_Fire")

# Cek data
head(wilayah)
## # A tibble: 6 × 4
##   Wilayah            Mobile_Legends PUBG  Free_Fire
##   <chr>              <chr>          <chr> <chr>    
## 1 Sulawesi Utara     16%            43%   41%      
## 2 Sulawesi Barat     19%            25%   56%      
## 3 Kalimantan Barat   21%            40%   39%      
## 4 Kalimantan Selatan 22%            40%   38%      
## 5 Kepulauan Riau     22%            45%   33%      
## 6 Kalimantan Tengah  20%            46%   34%
names(wilayah)
## [1] "Wilayah"        "Mobile_Legends" "PUBG"           "Free_Fire"
# Bersihkan tanda persen dan konversi ke numerik
wilayah <- wilayah %>%
  mutate(
    Mobile_Legends = as.numeric(gsub("%", "", Mobile_Legends)),
    PUBG           = as.numeric(gsub("%", "", PUBG)),
    Free_Fire      = as.numeric(gsub("%", "", Free_Fire))
  )

# Pivot longer
wilayah_long <- wilayah %>%
  pivot_longer(
    cols      = c(Mobile_Legends, PUBG, Free_Fire),
    names_to  = "Game",
    values_to = "Hits"
  )

# Plot per wilayah
ggplot(wilayah_long,
       aes(x = reorder(Wilayah, Hits),
           y = Hits,
           fill = Game)) +
  geom_col(position = "dodge") +
  coord_flip() +
  labs(
    title = "Minat Pencarian Game Mobile per Wilayah di Indonesia",
    x     = "Wilayah",
    y     = "Indeks Minat (%)",
    fill  = "Game"
  ) +
  theme_minimal()

Interpretasi Tren Wilayah

  1. Berdasarkan grafik wilayah, Free Fire mendominasi minat pencarian di hampir seluruh wilayah Indonesia, terutama di Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Barat, dan Sumatera Selatan, menunjukkan popularitasnya yang merata di wilayah luar Jawa.

  2. Berdasarkan grafik wilayah, PUBG memiliki indeks minat tertinggi di Kalimantan Utara dibanding wilayah lain, sementara Mobile Legends justru lebih populer di wilayah Banten dan DKI Jakarta yang merupakan wilayah dengan infrastruktur internet lebih baik.


Kesimpulan

Berdasarkan analisis Google Trends yang telah dilakukan, Free Fire terbukti menjadi game mobile paling populer di Indonesia baik secara temporal maupun geografis, dengan lonjakan signifikan di April 2026 dan dominasi di wilayah luar Jawa. PUBG menunjukkan tren pertumbuhan yang positif menjelang pertengahan 2026, sementara Mobile Legends memiliki basis pengguna yang setia namun pertumbuhan minat yang stagnan, khususnya di wilayah perkotaan dengan akses internet baik seperti Banten dan DKI Jakarta.