library
library(readxl)
## Warning: package 'readxl' was built under R version 4.4.3
library(lattice)
## Warning: package 'lattice' was built under R version 4.4.3
library(latticeExtra)
## Warning: package 'latticeExtra' was built under R version 4.4.3
## Tahun Prov Kab Kec Kel
## 1 2013 PROVINSI DKI JAKARTA KAB.ADM.KEP.SERIBU KEP. SERIBU UTR P. PANGGANG
## 2 2013 PROVINSI DKI JAKARTA KAB.ADM.KEP.SERIBU KEP. SERIBU UTR P. KELAPA
## 3 2013 PROVINSI DKI JAKARTA KAB.ADM.KEP.SERIBU KEP. SERIBU UTR P. HARAPAN
## 4 2013 PROVINSI DKI JAKARTA KAB.ADM.KEP.SERIBU KEP. SERIBU SLT P. UNTUNG JAWA
## 5 2013 PROVINSI DKI JAKARTA KAB.ADM.KEP.SERIBU KEP. SERIBU SLT P. TIDUNG
## 6 2013 PROVINSI DKI JAKARTA KAB.ADM.KEP.SERIBU KEP. SERIBU SLT P. PARI
## Luas Kepadatan
## 1 0.91 6779
## 2 3.76 1705
## 3 3.59 628
## 4 0.59 3625
## 5 1.57 3084
## 6 1.39 1968
Grafik ini menunjukkan hubungan antara Luas Wilayah dengan Kepadatan Penduduk
xyplot(Kepadatan ~ Luas,
data = datadki,
type = c("p","smooth"),
col = "burlywood4",
pch = 16,
main = "Hubungan Luas Wilayah dan Kepadatan Penduduk",
xlab = "Luas Wilayah (km2)",
ylab = "Kepadatan (jiwa/km2)")
Dari grafik tersebut terlihat bahwa wilayah dengan luas lebih
kecil cenderung memiliki kepadatan lebih tinggi, sedangkan wilayah
dengan luas lebih besar memiliki penduduk yang lebih tersebar.
Jika pada grafik sebelumnya, kita melihat hubungan Luas Wilayah dengan Kepadatan Penduduk secara keseluruhan, pada grafik ini akan ditunjukkan Hubungan Antara Luas Wilayah dengan Kepadatan Penduduk per Kabupaten
xyplot(Kepadatan ~ Luas | Kab,
data=datadki,
layout=c(3,2),
pch=16,
col="deeppink2",
main="Hubungan Luas dan Kepadatan per Kabupaten")
Berdasarkan multipanel tersebut, terlihat bahwa seluruh wilayah di
DKI Jakarta memiliki pola yang hampir sama yaitu semakin luas wilayah,
maka kepadatan penduduk cenderung menurun.
Pada plot ini akn tersaji distribusi dari Kepadatan tiap Kabupaten di DKI Jakarta
bwplot(Kab ~ Kepadatan,
data=datadki,
col="darkorchid4",
main="Distribusi Kepadatan per Kabupaten")
Dari boxplot bisa diketahui bahwa kep. Seribu memiliki kepadatan
yang paling kecil dibanding kota lain. Kemudian Jakarta Pusat memiliki
median paling tinggi dan wilayah paling padat. Sedangkan Jakarta Barat
memiliki variasi kepadatan yg sangat tinggi.
Grafik ini akan memperlihatkan sebaran Kepadatan Penduduk tiap Kelurahan di masing-masing Kabupaten
dotplot(Kab ~ Kepadatan,
data=datadki,
col="darkseagreen4",
main="Sebaran Kepadatan Kelurahan")
Dotplot memperlihatkan nilai kepadatan di tiap kelurahan. Terlihat
bahwa ada beberapa kelurahan yang memiliki outlier (kepadatan sangat
tinggi) terutama di Jakarta Barat dan Jakarta Pusat.
Grafik ini menunjukkan hubungan antara Luas Wilayah dengan Kepadatan Penduduk per Kabupaten dengan ditambah Garis Regresi
xyplot(Kepadatan ~ Luas | Kab,
data=datadki,
layout=c(3,2),
pch=16,
col="black",
main="Hubungan Luas dan Kepadatan dengan Garis Regresi") +
layer(panel.lmline(x, y, col="red", lwd=2))
Garis merah menunjukkan garis regresi linear antara luas wilayah
dengan kepadatan. Ditunjukkan bahwa hampir semua wilayah memiliki garis
kemiringan negative, dimana artinya semakin besar luas wilayah, maka
kepadatan penduduk cenderung menurun.