Dataset iris merupakan dataset bawaan dari R yang berisi data pengukuran bunga iris dari tiga spesies berbeda, yaitu:

Dataset ini memiliki beberapa variabel seperti panjang dan lebar sepal serta petal.

Menampilkan Data

Berikut adalah 6 data pertama dari dataset iris.

head(iris)
##   Sepal.Length Sepal.Width Petal.Length Petal.Width Species
## 1          5.1         3.5          1.4         0.2  setosa
## 2          4.9         3.0          1.4         0.2  setosa
## 3          4.7         3.2          1.3         0.2  setosa
## 4          4.6         3.1          1.5         0.2  setosa
## 5          5.0         3.6          1.4         0.2  setosa
## 6          5.4         3.9          1.7         0.4  setosa

Struktur Dataset

Berikut struktur variabel pada dataset iris.

str(iris)
## 'data.frame':    150 obs. of  5 variables:
##  $ Sepal.Length: num  5.1 4.9 4.7 4.6 5 5.4 4.6 5 4.4 4.9 ...
##  $ Sepal.Width : num  3.5 3 3.2 3.1 3.6 3.9 3.4 3.4 2.9 3.1 ...
##  $ Petal.Length: num  1.4 1.4 1.3 1.5 1.4 1.7 1.4 1.5 1.4 1.5 ...
##  $ Petal.Width : num  0.2 0.2 0.2 0.2 0.2 0.4 0.3 0.2 0.2 0.1 ...
##  $ Species     : Factor w/ 3 levels "setosa","versicolor",..: 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 ...

Statistik Deskriptif

Berikut ringkasan statistik deskriptif dataset iris.

summary(iris)
##   Sepal.Length    Sepal.Width     Petal.Length    Petal.Width   
##  Min.   :4.300   Min.   :2.000   Min.   :1.000   Min.   :0.100  
##  1st Qu.:5.100   1st Qu.:2.800   1st Qu.:1.600   1st Qu.:0.300  
##  Median :5.800   Median :3.000   Median :4.350   Median :1.300  
##  Mean   :5.843   Mean   :3.057   Mean   :3.758   Mean   :1.199  
##  3rd Qu.:6.400   3rd Qu.:3.300   3rd Qu.:5.100   3rd Qu.:1.800  
##  Max.   :7.900   Max.   :4.400   Max.   :6.900   Max.   :2.500  
##        Species  
##  setosa    :50  
##  versicolor:50  
##  virginica :50  
##                 
##                 
## 

Scatter Plot

Visualisasi berikut menunjukkan hubungan antara panjang sepal dan panjang petal berdasarkan spesies bunga.

plot(iris$Sepal.Length,
     iris$Petal.Length,
     col = c("deeppink", "orange", "forestgreen")[iris$Species],
     pch = 19,
     main = "Scatter Plot Iris",
     xlab = "Sepal Length",
     ylab = "Petal Length")

legend("topleft",
       legend = c("Setosa", "Versicolor", "Virginica"),
       col = c("deeppink", "orange", "forestgreen"),
       pch = 19,
       bty = "n")

Berdasarkan scatter plot, terdapat hubungan positif antara Sepal Length dan Petal Length. Semakin besar panjang sepal, maka panjang petal juga cenderung meningkat.

Dari scatter plot diatas dapat dilihat bahwa:

Hal ini menunjukkan bahwa setiap spesies memiliki karakteristik ukuran bunga yang berbeda.

Histogram

Histogram berikut menunjukkan distribusi panjang sepal.

hist(iris$Sepal.Length,
     col = "lightblue",
     main = "Histogram Sepal Length",
     xlab = "Sepal Length")

Histogram menunjukkan bahwa sebagian besar data Sepal Length berada pada rentang sekitar 5 hingga 6.5.

Distribusi data terlihat cukup merata dan tidak terdapat perbedaan yang terlalu ekstrem antara nilai kecil dan besar.

Boxplot

Boxplot berikut menunjukkan perbandingan panjang petal pada setiap spesies.

boxplot(Petal.Length ~ Species,
        data = iris,
        col = c("pink", "lightgreen", "lightblue"),
        main = "Boxplot Petal Length berdasarkan Species",
        xlab = "Species",
        ylab = "Petal Length")

Berdasarkan boxplot:

Selain itu, variasi data pada Virginica terlihat lebih besar dibanding spesies lainnya.

Kesimpulan

Berdasarkan visualisasi yang dilakukan: