Model probit adalah bagian dari keluarga:
yang digunakan ketika variabel dependen hanya memiliki dua kemungkinan:
[ Y ]
Contoh:
Model probit mengasumsikan ada variabel laten (tersembunyi):
[ Y^* = _0 + _1X_1 + _2X_2 + u]
Y^* = _0 + _1X_1 + _2X_2 + u
Tetapi yang terlihat hanya keputusan:
[ Y = ]
Y = \[\begin{cases}1 & \text{jika } Y^*>0 \ 0 & \text{jika } Y^* \le 0\end{cases}\]Error term diasumsikan mengikuti distribusi normal:
[ u N(0,1)]
u N(0,1)
Sehingga probabilitasnya menjadi:
[ P(Y=1|X)=(X)]
P(Y=1X)=(X)
Dalam struktur besar ekonometrika, probit berada pada cabang:
digunakan untuk:
digunakan ketika:
Di sinilah:
berada.
Gunakan probit ketika:
Contoh:
Misalnya:
Karena probit berasal dari teori utilitas dan pilihan rasional.
Dalam banyak model ekonomi mikro teoritis.
Jangan gunakan probit jika:
Contoh:
→ gunakan OLS/time series.
Contoh:
→ gunakan Poisson/Negative Binomial.
Contoh:
→ gunakan multinomial logit/probit.
Apakah rumah tangga membeli mobil listrik?
[ P(Beli=1)=(_0+_1Pendapatan+_2Harga)]
P(Beli=1)=(_0+_1Pendapatan+_2Harga)
Interpretasi:
Probabilitas seseorang bekerja:
[ P(Bekerja=1)=(X)]
Dipengaruhi:
Probabilitas nasabah gagal bayar:
Walau lebih sering di mikro, probit juga dipakai di makro.
[ P(Resesi=1)=(_0+_1YieldSpread)]
P(Resesi=1)=(_0+_1YieldSpread)
Digunakan bank sentral dan IMF.
Probabilitas negara mengalami krisis:
Apakah bank sentral menaikkan suku bunga?
| Aspek | OLS | Probit |
|---|---|---|
| Dependen | Kontinu | Biner |
| Output | Nilai | Probabilitas |
| Bentuk | Linear | Nonlinear |
| Range Prediksi | Bisa <0 atau >1 | 0–1 |
| Estimasi | Least Squares | Maximum Likelihood |
Probit menggunakan:
Bukan OLS.
Karena:
Misal data:
| beli | pendapatan | harga |
|---|---|---|
| 1 | 10 | 5 |
| 0 | 4 | 9 |
# Membaca data
data <- read.csv("data.csv")
# Model probit
model <- glm(
beli ~ pendapatan + harga,
family = binomial(link = "probit"),
data = data
)
# Hasil estimasi
summary(model)
Misalnya:
| Variabel | Koefisien |
|---|---|
| pendapatan | 0.45 |
| harga | -0.60 |
Makna:
Tetapi interpretasi probit tidak langsung seperti OLS.
Biasanya dihitung:
library(margins)
margins(model)
plot(
data$pendapatan,
fitted(model)
)
Atau lebih bagus:
library(ggplot2)
ggplot(data, aes(pendapatan, fitted(model))) +
geom_line()
Ada beberapa cara.
Digunakan membuat:
install.packages("rmarkdown")
rmarkdown::render("analisis.Rmd")
Hasil:
Untuk dashboard online interaktif.
install.packages("shiny")
library(shiny)
ui <- fluidPage(
titlePanel("Model Probit")
)
server <- function(input, output) {}
shinyApp(ui, server)
Gunakan:
install.packages("rsconnect")
library(rsconnect)
rsconnect::deployApp()
Website: shinyapps.io
Model probit sangat penting dalam:
Karena banyak fenomena ekonomi sebenarnya berupa:
bukan angka kontinu biasa.
Probit adalah:
Digunakan untuk menganalisis:
summary(cars)
## speed dist
## Min. : 4.0 Min. : 2.00
## 1st Qu.:12.0 1st Qu.: 26.00
## Median :15.0 Median : 36.00
## Mean :15.4 Mean : 42.98
## 3rd Qu.:19.0 3rd Qu.: 56.00
## Max. :25.0 Max. :120.00
You can also embed plots, for example:
Note that the echo = FALSE parameter was added to the
code chunk to prevent printing of the R code that generated the
plot.