1. Deskripsi Data
Dataset Coffee Chain merupakan kumpulan data penjualan dari sebuah
perusahaan kopi yang berisi informasi terkait transaksi bisnis di
berbagai wilayah (state). Data ini umumnya mencakup variabel seperti
jenis produk (misalnya berbagai varian kopi dan teh), wilayah penjualan,
serta metrik kinerja seperti profit, sales, dan quantity.
2. Insight
Analisis ini difokuskan pada profit produk kopi dan non kopi di
setiap wilayah negara bagian. Dengan menjumlahkan profit per produk dan
membandingkannya dengan wilayah lain. Sebagai metode untuk
mengidentifikasi perkembangan bisnis dan membantu dalam membuat
keputusan.
3. Packages Yang Digunakan
library(readxl)
## Warning: package 'readxl' was built under R version 4.5.3
library(dplyr)
## Warning: package 'dplyr' was built under R version 4.5.2
##
## Attaching package: 'dplyr'
## The following objects are masked from 'package:stats':
##
## filter, lag
## The following objects are masked from 'package:base':
##
## intersect, setdiff, setequal, union
library(ggplot2)
## Warning: package 'ggplot2' was built under R version 4.5.2
4. Import Data
CoffeeChain <- read_excel("Coffee Chain Datasets.xlsx")
5. Memilih Variabel
data_PSP <- CoffeeChain %>%
select(Product, State, Profit)
print(data_PSP)
## # A tibble: 4,248 × 3
## Product State Profit
## <chr> <chr> <dbl>
## 1 Amaretto Colorado 94
## 2 Colombian Colorado 68
## 3 Decaf Irish Cream Colorado 101
## 4 Green Tea Colorado 30
## 5 Caffe Mocha Colorado 54
## 6 Decaf Espresso Colorado 53
## 7 Chamomile Colorado 99
## 8 Lemon Colorado 0
## 9 Mint Colorado 33
## 10 Darjeeling Colorado 17
## # ℹ 4,238 more rows
Variabel yang dipilih adalah Product, State, dan Profit karena
variabel ini berkaitan dalam menganalisis kentungan produk-produk dari
setiap negara bagian yang disebutkan di data.
6. Visualisasi Data
A. Total Profit Per Produk
profit_product <- data_PSP %>%
group_by(Product) %>%
summarise(total_profit = sum(Profit, na.rm = TRUE))
ggplot(profit_product, aes(x = reorder(Product, total_profit), y = total_profit)) +
geom_bar(stat = "identity", fill = "lightblue") +
geom_text(aes(label = round(total_profit, 0)),
hjust = -0.1, size = 2) +
coord_flip() +
labs(title = "Total Profit per Product",
x = "Product",
y = "Total Profit") +
theme_minimal()

Visualisasi ini menunjukkan perbandingan total profit yang
dihasilkan oleh setiap produk, terlihat bahwa tidak semua produk
memberikan kontribusi yang sama terhadap keuntungan perusahaan. Beberapa
produk, seperti yang berada di posisi teratas grafik, memiliki total
profit yang jauh lebih tinggi dibandingkan produk lainnya. Grafik ini
membantu mengidentifikasi produk mana yang paling berkontribusi terhadap
profit perusahaan serta menjadi dasar dalam pengambilan keputusan bisnis
untuk optimalisasi penjualan.
B. Perbandingan Profit Produk di Setiap State
data_PSP <- CoffeeChain %>%
select(Product, State, Profit)
profit_state_product <- data_PSP %>%
group_by(State, Product) %>%
summarise(total_profit = sum(Profit, na.rm = TRUE)) %>%
ungroup()
## `summarise()` has grouped output by 'State'. You can override using the
## `.groups` argument.
top_product_state <- profit_state_product %>%
group_by(State) %>%
slice_max(order_by = total_profit, n = 1) %>%
ungroup()
ggplot(profit_state_product, aes(x = Product, y = total_profit, fill = Product)) +
geom_bar(stat = "identity") +
facet_wrap(~State) +
coord_flip() +
labs(title = "Perbandingan Profit Produk di Setiap State",
x = "Product",
y = "Total Profit") +
theme_minimal()

7. Analisis Data
Analisis Rata-Rata Profit Tiap State
profit_state <- data_PSP %>%
group_by(State) %>%
summarise(avg_profit = mean(Profit, na.rm = TRUE))
print(profit_state)
## # A tibble: 20 × 2
## State avg_profit
## <chr> <dbl>
## 1 California 110.
## 2 Colorado 67.2
## 3 Connecticut 45.4
## 4 Florida 57.0
## 5 Illinois 143.
## 6 Iowa 103.
## 7 Louisiana 43.8
## 8 Massachusetts 114.
## 9 Missouri 16.7
## 10 Nevada 40.2
## 11 New Hampshire 16.4
## 12 New Mexico 4.76
## 13 New York 105.
## 14 Ohio 49.9
## 15 Oklahoma 50.9
## 16 Oregon 47.1
## 17 Texas 93.8
## 18 Utah 26.9
## 19 Washington 47.5
## 20 Wisconsin 40.3
Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata profit berbeda di setiap
state. Beberapa state seperti Illinois dan Massachusetts memiliki
rata-rata profit yang relatif tinggi, menandakan kinerja penjualan yang
lebih baik di wilayah tersebut. Sebaliknya, state seperti Missouri dan
Nevada memiliki rata-rata profit yang lebih rendah, sehingga
kontribusinya terhadap keuntungan perusahaan cenderung kecil. Perbedaan
ini menunjukan adanya variasi kondisi pasar, permintaan, atau strategi
penjualan di tiap state, sehingga perusahaan dapat memfokuskan
pengembangan pada wilayah dengan performa tinggi serta mengevaluasi
strategi di wilayah dengan profit rendah.