Analisis ini bertujuan untuk mengidentifikasi produk paling laris pada setiap wilayah (state) serta mengevaluasi hubungan antara Budget Sales, Sales, dan Profit. Dalam konteks bisnis, pemahaman terhadap produk yang memiliki performa penjualan tertinggi di masing-masing wilayah menjadi penting untuk mendukung pengambilan keputusan strategis, khususnya dalam perencanaan distribusi dan pemasaran.
Selain itu, analisis ini juga berfokus pada keterkaitan antara anggaran penjualan (Budget Sales) dengan realisasi penjualan (Sales), serta dampaknya terhadap keuntungan (Profit) yang diperoleh perusahaan. Dengan membandingkan nilai anggaran dan realisasi, dapat diketahui sejauh mana perencanaan yang telah dibuat mampu mencerminkan kondisi aktual di lapangan.
Metode analisis dilakukan secara bertahap, dimulai dari eksplorasi data untuk memahami pola distribusi penjualan di setiap wilayah, kemudian dilanjutkan dengan visualisasi data untuk menampilkan perbandingan antar variabel secara lebih informatif. Selanjutnya, dilakukan analisis hubungan antar variabel menggunakan pendekatan deskriptif maupun kuantitatif guna mengidentifikasi pola keterkaitan yang signifikan.
Hasil dari analisis ini diharapkan dapat memberikan insight mengenai: 1. Produk yang paling berkontribusi terhadap penjualan di tiap wilayah, 2. Tingkat kesesuaian antara Budget Sales dan Sales, 3. Pengaruh Sales terhadap Profit yang dihasilkan.
Dengan demikian, analisis ini dapat menjadi dasar evaluasi bagi perusahaan dalam menyusun strategi penjualan dan perencanaan anggaran yang lebih efektif di masa mendatang.
library(readxl)
Coffee_Chain <- read_xlsx("C:/Users/MyBook Hype AMD/Documents/TUGAS SIM 1/Coffee Chain Datasets.xlsx")
head(Coffee_Chain)
## # A tibble: 6 × 20
## `Area Code` Date Market `Market Size` Product `Product Line`
## <dbl> <dttm> <chr> <chr> <chr> <chr>
## 1 719 2012-01-01 00:00:00 Central Major Market Amaretto Beans
## 2 970 2012-01-01 00:00:00 Central Major Market Colombian Beans
## 3 970 2012-01-01 00:00:00 Central Major Market Decaf Ir… Beans
## 4 303 2012-01-01 00:00:00 Central Major Market Green Tea Leaves
## 5 303 2012-01-01 00:00:00 Central Major Market Caffe Mo… Beans
## 6 720 2012-01-01 00:00:00 Central Major Market Decaf Es… Beans
## # ℹ 14 more variables: `Product Type` <chr>, State <chr>, Type <chr>,
## # `Budget COGS` <dbl>, `Budget Margin` <dbl>, `Budget Profit` <dbl>,
## # `Budget Sales` <dbl>, COGS <dbl>, Inventory <dbl>, Margin <dbl>,
## # Marketing <dbl>, Profit <dbl>, Sales <dbl>, `Total Expenses` <dbl>
library(dplyr)
## Warning: package 'dplyr' was built under R version 4.5.2
##
## Attaching package: 'dplyr'
## The following objects are masked from 'package:stats':
##
## filter, lag
## The following objects are masked from 'package:base':
##
## intersect, setdiff, setequal, union
library(ggplot2)
## Warning: package 'ggplot2' was built under R version 4.5.2
top_product_state <- Coffee_Chain %>%
group_by(State, Product) %>%
summarise(Total_Sales = sum(Sales, na.rm = TRUE)) %>%
group_by(State) %>%
slice_max(Total_Sales, n = 1)
## `summarise()` has grouped output by 'State'. You can override using the
## `.groups` argument.
top_product_state
## # A tibble: 20 × 3
## # Groups: State [20]
## State Product Total_Sales
## <chr> <chr> <dbl>
## 1 California Colombian 18245
## 2 Colorado Chamomile 7798
## 3 Connecticut Colombian 6923
## 4 Florida Decaf Irish Cream 6262
## 5 Illinois Caffe Mocha 14607
## 6 Iowa Chamomile 14607
## 7 Louisiana Lemon 4267
## 8 Massachusetts Colombian 13301
## 9 Missouri Colombian 4267
## 10 Nevada Darjeeling 14607
## 11 New Hampshire Colombian 3204
## 12 New Mexico Colombian 3204
## 13 New York Colombian 18245
## 14 Ohio Caffe Mocha 7798
## 15 Oklahoma Caffe Latte 6262
## 16 Oregon Decaf Espresso 7798
## 17 Texas Colombian 12681
## 18 Utah Decaf Irish Cream 4267
## 19 Washington Chamomile 6923
## 20 Wisconsin Colombian 5898
Berdasarkan hasil analisis, setiap state memiliki produk dengan tingkat penjualan tertinggi yang berbeda. Hal ini menunjukkan bahwa preferensi konsumen pada masing-masing wilayah bervariasi. Produk yang terpilih merupakan produk unggulan di setiap state dan memiliki kontribusi terbesar terhadap total penjualan di wilayah tersebut.
ggplot(top_product_state, aes(x = State, y = Total_Sales, fill = Product)) +
geom_bar(stat = "identity") +
labs(
title = "Produk Terlaris di Setiap Wilayah",
x = "Wilayah",
y = "Total Sales") +
theme_minimal()+
coord_flip()
Visualisasi menunjukkan perbandingan total penjualan produk terlaris di setiap state. Terlihat adanya perbedaan tingkat penjualan antar wilayah, yang mengindikasikan bahwa kontribusi setiap state terhadap total penjualan tidak merata. Perbedaan produk yang mendominasi di setiap state menunjukkan bahwa strategi pemasaran perlu disesuaikan dengan karakteristik konsumen lokal.
summary_state <- Coffee_Chain %>%
group_by(State, Product) %>%
summarise(
Total_Sales = sum(Sales, na.rm = TRUE),
Total_Budget = sum(`Budget Sales`, na.rm = TRUE))
## `summarise()` has grouped output by 'State'. You can override using the
## `.groups` argument.
ggplot(summary_state, aes(x = Total_Budget, y = Total_Sales)) +
geom_point() +
geom_smooth(method = "lm", se = FALSE) +
labs(
title = "Perbandingan Budget Sales dan Realisasi Sales",
x = "Budget Sales",
y = "Sales") +
theme_minimal()
## `geom_smooth()` using formula = 'y ~ x'
Berdasarkan visualisasi, terdapat hubungan antara Budget Sales dan realisasi Sales. Hal ini menunjukkan bahwa perencanaan anggaran cukup selaras dengan hasil penjualan. Namun, terdapat beberapa penyimpangan yang menunjukkan bahwa tidak semua produk mencapai target yang telah direncanakan.
ggplot(Coffee_Chain, aes(x = Sales, y = Profit)) +
geom_point(alpha = 0.6) +
geom_smooth(method = "lm", se = FALSE) +
labs(
title = "Hubungan Sales dan Profit",
x = "Sales",
y = "Profit")
## `geom_smooth()` using formula = 'y ~ x'
Visualisasi menunjukkan adanya hubungan antara Sales dan Profit. Secara umum, peningkatan penjualan cenderung diikuti oleh peningkatan profit. Namun, hubungan tersebut tidak selalu sempurna, yang mengindikasikan adanya faktor lain seperti biaya operasional yang mempengaruhi keuntungan.
ggplot(Coffee_Chain, aes(x = `Budget Sales`, y = Profit)) +
geom_point(alpha = 0.6) +
geom_smooth(method = "lm", se = FALSE) +
labs(
title = "Hubungan Budget Sales dan Profit",
x = "Budget Sales",
y = "Profit"
) +
theme_minimal()
## `geom_smooth()` using formula = 'y ~ x'
Visualisasi menunjukkan hubungan antara Budget Sales dan Profit. Hal ini mengindikasikan bahwa peningkatan anggaran penjualan cenderung diikuti oleh peningkatan profit, meskipun tidak selalu berbanding lurus.
Hal ini menunjukkan bahwa efektivitas penggunaan anggaran menjadi faktor penting dalam menentukan keuntungan yang diperoleh perusahaan.
cor(Coffee_Chain$Sales, Coffee_Chain$Profit, use = "complete.obs")
## [1] 0.7973309
cor(Coffee_Chain$`Budget Sales`, Coffee_Chain$Profit, use = "complete.obs")
## [1] 0.7588298
Nilai korelasi menunjukkan tingkat hubungan antara variabel yang dianalisis. Korelasi antara Sales dan Profit menunjukkan hubungan yang kuat, sehingga peningkatan penjualan cenderung diikuti oleh peningkatan keuntungan. Selain itu, korelasi antara Budget Sales dan Profit menunjukkan bahwa perencanaan anggaran juga memiliki pengaruh terhadap profit, meskipun tidak selalu secara langsung.