Dataset yang digunakan dalam penelitian ini adalah Coffee Chain Datasets yang berisi informasi penjualan produk kopi pada berbagai wilayah (market). Data tersimpan dalam beberapa tabel yang saling berelasi, di mana variabel Market diperoleh dari tabel location, sedangkan variabel Sales diperoleh dari tabel facttable yang kemudian digabungkan menggunakan operasi INNER JOIN.
Insight yang diambil dalam analisis ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan tingkat penjualan (Sales) antar market. Pemilihan insight ini didasarkan pada pentingnya memahami performa penjualan di setiap wilayah, sehingga dapat menjadi dasar dalam pengambilan keputusan bisnis dan strategi pemasaran.
Variabel yang digunakan dalam analisis ini terdiri dari:
Market sebagai variabel kategorik yang menunjukkan wilayah
penjualan
Sales sebagai variabel numerik yang menunjukkan jumlah
penjualan
Analisis difokuskan pada perbandingan nilai Sales antar beberapa kelompok Market, sehingga metode statistik yang digunakan akan menyesuaikan dengan karakteristik data tersebut.n
library(DBI)
## Warning: package 'DBI' was built under R version 4.5.2
library(odbc)
## Warning: package 'odbc' was built under R version 4.5.2
con = dbConnect(odbc(),
Driver = "MySQL ODBC 8.0 ANSI Driver",
Server = "127.0.0.1",
UID = "root",
PWD = "nurkhafizh06",
Port = 3306,
database = "coffee chain datasets")
data <- dbGetQuery(con, "SELECT l.Market, f.Sales
FROM facttable f
INNER JOIN location l
ON f.`Area Code` = l.`Area Code`;")
head(data)
## Market Sales
## 1 Central 219
## 2 Central 190
## 3 Central 234
## 4 Central 100
## 5 Central 134
## 6 Central 180
Visualisasi dilakukan menggunakan boxplot untuk melihat distribusi Sales pada masing-masing Market.
boxplot(Sales ~ Market, data = data,
col = "lightblue",
main = "Perbandingan Sales antar Market",
xlab = "Market",
ylab = "Sales")
Interpretasi
Berdasarkan boxplot, terlihat
bahwa median penjualan pada setiap market relatif tidak berbeda jauh.
Namun, terdapat variasi data yang cukup besar serta banyaknya outlier
pada masing-masing market. Hal ini menunjukkan bahwa distribusi data
cenderung tidak normal dan terdapat beberapa nilai penjualan yang sangat
tinggi. Secara visual, perbedaan antar market belum terlihat signifikan,
sehingga diperlukan uji statistik lebih lanjut untuk memastikan adanya
perbedaan rata-rata penjualan.
Uji Normalitas Data
Uji normalitas digunakan
untuk mengetahui apakah data mengikuti distribusi normal atau tidak
dengan hipotesis sebagai berikut:
Hipotesis
H0: Data berdistribusi Normal
H1: Data tidak berdistribusi
Normal
shapiro.test(data$Sales)
##
## Shapiro-Wilk normality test
##
## data: data$Sales
## W = 0.78969, p-value < 2.2e-16
Keputusan
Karena p-value < 0.05, maka H0
ditolak
Kesimpulan
Berdasarkan uji Shapiro-Wilk
diperoleh p-value < 2.2e-16. Karena p-value < 0.05, maka H0
ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal.
Uji Kruskal-Wallis
Uji Kruskal-Wallis digunakan
untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan median Sales antar beberapa
kelompok Market dengan hipotesis sebagai berikut :
Hipotesis
H0: Tidak terdapat perbedaan median
Sales antar Market
H1: Terdapat perbedaan median Sales antar
Market
kruskal.test(Sales ~ Market, data = data)
##
## Kruskal-Wallis rank sum test
##
## data: Sales by Market
## Kruskal-Wallis chi-squared = 27.871, df = 3, p-value = 3.865e-06
Keputusan
Karena p-value < 0.05, maka H0
ditolak
Kesimpulan
Berdasarkan uji
Kruskal-Wallis diperoleh p-value sebesar 3.865e-06 (< 0.05), sehingga
H0 ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan median
penjualan yang signifikan antar market. Dengan demikian, dapat
disimpulkan bahwa faktor market berpengaruh terhadap tingkat
penjualan.
Berdasarkan uji Shapiro-Wilk diperoleh p-value < 2.2e-16, sehingga H0 ditolak dan dapat disimpulkan bahwa data tidak berdistribusi normal. Oleh karena itu, digunakan uji non-parametrik Kruskal-Wallis. Hasil uji Kruskal-Wallis menunjukkan p-value sebesar 3.865e-06 (< 0.05), sehingga H0 ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan median penjualan yang signifikan antar market.