Analisis Regresi Linier Berganda: Pengaruh Kehadiran dan IQ terhadap Nilai UAS
1. Pendahuluan
Dalam dunia pendidikan, performa akademik siswa dipengaruhi oleh berbagai faktor. Dua faktor penting yang sering dianalisis adalah tingkat kehadiran dan kecerdasan (IQ).
Penelitian ini bertujuan untuk: 1. Menganalisis pengaruh kehadiran terhadap nilai UAS 2. Menganalisis pengaruh IQ terhadap nilai UAS 3. Menguji kelayakan model regresi secara statistik
2. Metodologi
Model yang digunakan:
\[ Y=β0+β1X1+β2X2+ε \]
Dimana: - Y = Nilai UAS - X1 = Kehadiran - X2 = IQ
3. Import Library
4. Import & Preprocessing Data
data <- data.frame(
Siswa = 1:10,
IQ = c(110,120,115,130,110,120,120,125,110,120),
Kehadiran = c(60,70,75,80,80,90,95,95,100,100),
Nilai = c(65,70,75,75,80,80,85,95,90,98)
)
colnames(data) <- c("Siswa", "IQ", "Kehadiran", "Nilai")
data <- as_tibble(data)
data## # A tibble: 10 × 4
## Siswa IQ Kehadiran Nilai
## <int> <dbl> <dbl> <dbl>
## 1 1 110 60 65
## 2 2 120 70 70
## 3 3 115 75 75
## 4 4 130 80 75
## 5 5 110 80 80
## 6 6 120 90 80
## 7 7 120 95 85
## 8 8 125 95 95
## 9 9 110 100 90
## 10 10 120 100 98
5. Exploratory Data Analysis (EDA)
5.1 Statistik Deskriptif
## Siswa IQ Kehadiran Nilai
## Min. : 1.00 Min. :110.0 Min. : 60.00 Min. :65.00
## 1st Qu.: 3.25 1st Qu.:111.2 1st Qu.: 76.25 1st Qu.:75.00
## Median : 5.50 Median :120.0 Median : 85.00 Median :80.00
## Mean : 5.50 Mean :118.0 Mean : 84.50 Mean :81.30
## 3rd Qu.: 7.75 3rd Qu.:120.0 3rd Qu.: 95.00 3rd Qu.:88.75
## Max. :10.00 Max. :130.0 Max. :100.00 Max. :98.00
Interpretasi: Nilai mean menunjukkan rata-rata performa siswa Standar deviasi menunjukkan variasi data
5.2 Visualisasi Hubungan
## `geom_smooth()` using formula = 'y ~ x'
## `geom_smooth()` using formula = 'y ~ x'
Interpretasi: Pola linear menunjukkan hubungan yang bisa dimodelkan
dengan regresi Jika titik rapat → hubungan kuat
6. Model Regresi
##
## Call:
## lm(formula = Nilai ~ Kehadiran + IQ, data = data)
##
## Residuals:
## Min 1Q Median 3Q Max
## -5.2861 -2.8939 0.0296 1.6791 6.1993
##
## Coefficients:
## Estimate Std. Error t value Pr(>|t|)
## (Intercept) 23.05445 25.57161 0.902 0.397247
## Kehadiran 0.73723 0.10918 6.752 0.000264 ***
## IQ -0.03433 0.22051 -0.156 0.880686
## ---
## Signif. codes: 0 '***' 0.001 '**' 0.01 '*' 0.05 '.' 0.1 ' ' 1
##
## Residual standard error: 4.346 on 7 degrees of freedom
## Multiple R-squared: 0.8719, Adjusted R-squared: 0.8353
## F-statistic: 23.82 on 2 and 7 DF, p-value: 0.0007523
7. INTERPRETASI OTOMATIS
coef <- summary(model)$coefficients
beta0 <- coef[1,1]
beta1 <- coef[2,1]
beta2 <- coef[3,1]
p1 <- coef[2,4]
p2 <- coef[3,4]
cat("Intercept:", beta0, "\n")## Intercept: 23.05445
## Koef Kehadiran: 0.737233
## Koef IQ: -0.0343275
if(p1 < 0.05){
cat("Kehadiran SIGNIFIKAN mempengaruhi Nilai\n")
} else {
cat("Kehadiran TIDAK signifikan\n")
}## Kehadiran SIGNIFIKAN mempengaruhi Nilai
## IQ TIDAK signifikan
8. Uji F (Simultan)
## value
## 0.0007522929
Interpretasi: p-value < 0.05 → model signifikan secara keseluruhan
9. Koefisien Determinasi
## [1] 0.8719029
## [1] 0.8353038
Interpretasi: R² tinggi → model menjelaskan data dengan baik
10. Uji Asumsi Klasik
10.1 Normalitas
##
## Shapiro-Wilk normality test
##
## data: residuals(model)
## W = 0.95125, p-value = 0.6833
✔ p > 0.05 → normal
11. Diagnostic Plot
Interpretasi: Residual vs Fitted → tidak boleh pola tertentu QQ Plot →
harus mendekati garis Scale-Location → sebaran stabil
12. Pembahasan
Berdasarkan hasil analisis:
Variabel Kehadiran: Jika koefisien positif → kehadiran meningkatkan nilai Jika signifikan → faktor penting dalam performa akademik
Variabel IQ: Biasanya berpengaruh kuat terhadap hasil belajar Jika signifikan → mendukung teori kecerdasan
Model: Jika R² tinggi → model baik Jika asumsi terpenuhi → valid secara statistik