Tugas Week 4 ~ Practikum
Vanessa Ziba Ardelia
Data Science 25 – ITSB
Dosen Pengampu: Bakti Siregar, M.Sc., CDS.
Mata
Kuliah: Statistika Dasar
R Programming Data Science Statistics
SYNTAX AND CONTROL FLOW
1 CONDITIONAL STATEMENTS
Dataset
| Name | Age | Salary | Position | Performance |
|---|---|---|---|---|
| Bagas | 25 | 5000 | Staff | Good |
| Joan | 30 | 7000 | Supervisor | Very Good |
| Alya | 27 | 6500 | Staff | Average |
| Dwi | 35 | 10000 | Manager | Good |
| Nabil | 40 | 12000 | Director | Very Good |
Bonus calculation rules:
• Very Good → 20% salary
• Good → 10% salary
• Average → 5% salary
R Program to Calculate Bonus
Interpretasi
Berdasarkan hasil program R di atas, bonus untuk setiap karyawan dihitung berdasarkan tingkat kinerja mereka. Program ini menggunakan perulangan (for loop) untuk mengevaluasi setiap karyawan dan memberikan persentase bonus sesuai dengan kategori kinerjanya.
Karyawan dengan kinerja “Very Good” menerima bonus sebesar 20% dari gaji mereka, karyawan dengan kinerja “Good” menerima bonus sebesar 10%, dan karyawan dengan kinerja “Average” menerima bonus sebesar 5%.
Dari tabel output, dapat diamati bahwa karyawan dengan kinerja yang lebih tinggi menerima bonus yang lebih besar. Sebagai contoh, Joan dan Nabil, yang memiliki kinerja “Very Good”, mendapatkan bonus tertinggi karena mereka menerima 20% dari gaji mereka. Karyawan dengan kinerja “Good”, seperti Bagas dan Dwi, menerima bonus dalam jumlah sedang yaitu 10%, sedangkan Alya, yang memiliki kinerja “Average”, menerima bonus paling kecil yaitu 5%.
Program ini menunjukkan bagaimana perulangan (loops) dan percabangan kondisi (conditional statements) dalam R dapat digunakan untuk mengotomatisasi perhitungan dan menghasilkan hasil yang terstruktur dalam bentuk tabel.
2 LOOPS (FOR & WHILE)
2.1 For Loop - Employees with Salary Greater than 6000
Interpretasi
Tabel tersebut menampilkan karyawan yang memiliki gaji lebih dari 6000 setelah data diproses menggunakan perulangan (for loop) di R. Program memeriksa gaji setiap karyawan dan hanya memasukkan karyawan yang memenuhi kondisi memiliki gaji di atas 6000.
Berdasarkan hasil yang ditampilkan, Joan, Alya, Dwi, dan Nabil muncul di dalam tabel karena gaji mereka lebih tinggi dari batas yang ditentukan. Sebaliknya, Bagas tidak termasuk dalam tabel karena gajinya hanya 5000, sehingga tidak memenuhi syarat.
Hasil ini menunjukkan bagaimana perulangan (loop) dan percabangan kondisi (conditional statement) dapat digunakan untuk menyaring data sehingga hanya karyawan dengan gaji di atas nilai tertentu yang ditampilkan.
2.2 While Loop - Display Employees Until Manager is Found
Interpretasi
Tabel tersebut menampilkan daftar karyawan beserta posisi mereka yang ditampilkan menggunakan while loop di R. Program memeriksa setiap karyawan satu per satu dan mencatat nama serta posisi mereka ke dalam tabel.
Perulangan akan terus berjalan sampai menemukan karyawan dengan posisi “Manager”. Ketika kondisi ini terpenuhi, program akan mencatat karyawan tersebut dan menambahkan catatan “Stop here”, kemudian perulangan berhenti karena adanya perintah break.
Berdasarkan hasilnya, tabel menampilkan karyawan dari Bagas hingga Dwi. Proses berhenti ketika mencapai Dwi karena ia memiliki posisi Manager, yang menjadi kondisi penghentian dalam program tersebut.
2.3 Break - Stop Loop When Salary Above 10000
Interpretasi
Tabel tersebut menampilkan karyawan beserta gaji mereka yang dimasukkan berdasarkan kondisi tertentu: gaji mereka tidak boleh lebih dari 10.000. Program menggunakan for loop untuk memeriksa setiap karyawan dan mengevaluasi gajinya.
Ketika program menemukan karyawan dengan gaji lebih dari 10.000 (dalam hal ini, Nabil), perulangan dihentikan menggunakan perintah break. Semua karyawan sebelum titik ini dimasukkan ke dalam tabel, sedangkan karyawan yang melebihi batas tidak ditampilkan.
Berdasarkan hasil, Bagas, Joan, Alya, dan Dwi dimasukkan karena gaji mereka 10.000 atau di bawahnya. Nabil tidak muncul di tabel karena gajinya melebihi batas, yang memicu kondisi penghentian. Hal ini menunjukkan bagaimana perulangan (loop) dan percabangan kondisi (conditional statement) dapat mengontrol alur pemrosesan data di R.
2.4 Continue - Skip Average Performance
Interpretasi
Tabel tersebut menampilkan karyawan beserta tingkat kinerja mereka setelah menyaring karyawan dengan kinerja “Average”. Program menggunakan for loop dan perintah next untuk melewati karyawan yang kinerjanya diberi label “Average”.
Hasilnya, hanya karyawan dengan kinerja “Good” atau “Very Good” yang muncul di tabel. Karyawan yang dilewati (Alya) dicatat dalam logika program tetapi tidak dimasukkan ke dalam tabel output.
Hal ini menunjukkan bagaimana perulangan (loop) yang dikombinasikan dengan perintah next di R dapat digunakan untuk menyaring data tertentu sambil tetap memproses item lainnya.