Bike Sharing Data Visualization

Time Series Analysis of Bike Rental Patterns

Laporan ini menampilkan visualisasi time series dataset penyewaan sepeda menggunakan R.


Introduction

Visualisasi data merupakan pendekatan penting dalam analisis data untuk memahami pola, tren, dan hubungan dalam suatu kumpulan data. Salah satu jenis visualisasi yang umum digunakan ketika data melibatkan komponen waktu adalah visualisasi deret waktu time series visualization.

Visualisasi deret waktu adalah teknik yang digunakan untuk menampilkan bagaimana suatu variabel berubah seiring waktu. Dalam visualisasi jenis ini, sumbu horizontal biasanya mewakili waktu (seperti hari, bulan, atau tahun), sementara sumbu vertikal mewakili nilai dari variabel yang diamati. Melalui visualisasi ini, analis dapat mengidentifikasi pola seperti tren jangka panjang, pola musiman, dan fluktuasi dalam data.

Kumpulan data yang digunakan dalam analisis ini adalah Kumpulan Data Bike Sharing (Bike Sharing Dataset), yang berisi informasi tentang jumlah penyewaan sepeda harian beserta beberapa variabel terkait seperti kondisi cuaca, musim, dan tipe pengguna. Dengan menggunakan visualisasi deret waktu, kita dapat mengamati bagaimana jumlah penyewaan sepeda berubah dari waktu ke waktu dan mengidentifikasi pola yang muncul dalam data.

Dalam analisis ini, tiga jenis visualisasi deret waktu digunakan untuk memahami pola penyewaan sepeda dari waktu ke waktu:

Tren Penyewaan Sepeda Harian Visualisasi ini menunjukkan jumlah total penyewaan sepeda untuk setiap hari selama periode pengamatan. Ini membantu mengidentifikasi fluktuasi harian dan potensi tren naik atau turun.

Pola Rata-rata Penyewaan Bulanan Visualisasi ini menyajikan jumlah rata-rata penyewaan sepeda untuk setiap bulan. Dengan mengagregasi data secara bulanan, kita dapat mengamati potensi pola musiman dalam penggunaan sepeda.

Tren Jumlah Penyewaan Sepeda per Bulan Visualisasi ini menampilkan total jumlah penyewaan sepeda per bulan untuk melihat pola agregat bulanan secara keseluruhan. Pendekatan ini memberikan gambaran tentang volume penyewaan secara kumulatif setiap bulannya.


Data Preparation

library(readxl)
library(ggplot2)
library(DT)

bike <- read_excel("C:/Users/LENOVO/Downloads/DATASET BIKE.xlsx")

bike$dteday <- as.Date(bike$dteday)

datatable(
  bike,
  options = list(
    pageLength = 5,
    autoWidth = TRUE,
    scrollX = TRUE
  )
)

Visualisasi Tren Harian Total Penyewaan Sepeda

Total Penyewaan Sepeda adalah grafik garis (line chart) yang menampilkan fluktuasi jumlah penyewaan sepeda setiap hari selama periode pengamatan, yaitu dari Januari 2011 hingga Januari 2013. Sumbu X menunjukkan rentang waktu (tanggal) sedangkan sumbu Y menunjukkan total penyewaan sepeda harian.

Dari visualisasi Tren Harian Total Penyewaan Sepeda, dapat melihat pola penyewaan sepeda selama periode 2011 hingga 2013, yang dimana hasil pengamatannya menunjukkan tiga hal utama:

Pertama Penyewaan sepeda mengalami fluktuasi naik-turun setiap harinya. Hal ini disebabkan oleh faktor-faktor harian seperti kondisi cuaca dan hari libur yang mempengaruhi minat masyarakat untuk menyewa sepeda.

Kedua Terdapat pola musiman yang berulang setiap tahun. Penyewaan meningkat pada pertengahan tahun (sekitar Mei-Agustus) dan menurun menjelang akhir tahun (Oktober-Desember). Pola ini kemungkinan berkaitan dengan musim panas dan liburan sekolah.

Ketiga Terjadi tren peningkatan dari tahun 2011 ke tahun 2012. Jumlah penyewaan di tahun 2012 secara konsisten lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya, menandakan bahwa layanan penyewaan sepeda semakin populer dan banyak digunakan masyarakat.

Visualisasi Rata-rata suhu per bulan

Visualisasi Rata-rata Suhu per Bulan adalah grafik yang menampilkan perubahan suhu rata-rata setiap bulan selama periode pengamatan, yaitu dari Januari 2011 hingga Desember 2012. Sumbu X menunjukkan bulan dan tahun (Date), sedangkan sumbu Y menunjukkan rata-rata suhu dalam derajat Celcius (°C).

Visualisasi ini menggunakan grafik garis (line chart) untuk memperlihatkan tren dan pola perubahan suhu dari waktu ke waktu. Dengan menyajikan data suhu secara berurutan berdasarkan waktu, kita dapat mengamati pola musiman, fluktuasi antar bulan, serta perbandingan kondisi suhu antar tahun.

Dari visualisasi Rata-rata Suhu per Bulan, dapat melihat pola perubahan suhu selama periode 2011 hingga 2012, yang dimana hasil pengamatannya menunjukkan:

Pertama Suhu mengalami pola musiman yang teratur setiap tahunnya. Suhu meningkat secara bertahap dari awal tahun, mencapai puncaknya pada pertengahan tahun, lalu menurun kembali menjelang akhir tahun.

Kedua Pada tahun 2011, suhu tertinggi terjadi sekitar bulan Juni-Juli (32°C - 30°C), sedangkan suhu terendah terjadi di awal tahun Januari (8.5°C) dan akhir tahun Desember (11°C).

Ketiga Pada tahun 2012 terjadi pola yang berbeda, dimana suhu justru terus menurun dari bulan Januari hingga Desember. Suhu tertinggi di tahun 2012 terjadi di bulan Januari (10°C) dan terus turun hingga mencapai 0°C di bulan Desember.

Keempat Secara keseluruhan, tahun 2011 memiliki suhu yang lebih hangat dibandingkan tahun 2012. Rata-rata suhu di tahun 2011 berkisar antara 8.5°C hingga 32°C, sementara di tahun 2012 hanya berkisar antara 0°C hingga 10°C.

Visualsiasi Total Penyewaaan sepeda Per Bulan

Visualisasi Total Penyewaan Sepeda per Bulan adalah grafik yang menampilkan jumlah keseluruhan penyewaan sepeda setiap bulan selama periode pengamatan, yaitu dari Januari 2011 hingga Desember 2012. Sumbu X menunjukkan bulan dan tahun (Date), sedangkan sumbu Y menunjukkan total penyewaan sepeda.

Visualisasi ini menggunakan grafik garis (line chart) untuk memperlihatkan tren dan pola perubahan jumlah penyewaan dari waktu ke waktu. Dengan menyajikan data secara berurutan berdasarkan bulan, kita dapat mengamati pola musiman, fluktuasi antar bulan, serta perbandingan tingkat penyewaan antar tahun.

Dari visualisasi Total Penyewaan Sepeda per Bulan, dapat melihat pola penyewaan sepeda selama periode 2011 hingga 2012, yang dimana hasil pengamatannya menunjukkan:

Pertama Penyewaan sepeda mengalami pola musiman yang jelas setiap tahunnya. Jumlah penyewaan meningkat secara bertahap dari awal tahun, mencapai puncaknya pada pertengahan tahun (sekitar Juni-Juli), lalu menurun kembali menjelang akhir tahun.

Kedua Pada tahun 2011, penyewaan tertinggi terjadi sekitar bulan Juni-Juli (140.000 - 145.000), sedangkan penyewaan terendah terjadi di awal tahun Januari (10.000). Pola serupa juga terlihat di tahun 2012, namun dengan skala yang berbeda.

Ketiga Pada tahun 2012 justru terjadi pola yang sebaliknya, dimana penyewaan terus menurun dari bulan Januari hingga Desember. Penyewaan tertinggi di tahun 2012 terjadi di bulan Januari (70.000) dan terus turun hingga mencapai 10.000 di bulan Desember.

Keempat Secara keseluruhan, tahun 2011 memiliki jumlah penyewaan yang jauh lebih tinggi dibandingkan tahun 2012. Total penyewaan di tahun 2011 berkisar antara 10.000 hingga 145.000, sementara di tahun 2012 hanya berkisar antara 10.000 hingga 70.000.

Kesimpulan

Berdasarkan analisis visualisasi time series pada Bike Sharing Dataset, dapat disimpulkan bahwa:

Pertama Penyewaan sepeda memiliki pola musiman yang jelas, dimana jumlah penyewaan meningkat pada pertengahan tahun (Mei-Agustus) dan menurun pada akhir tahun (Oktober-Desember).

Kedua Terdapat korelasi erat antara suhu dan penyewaan sepeda. Saat suhu tinggi, penyewaan meningkat; saat suhu rendah, penyewaan menurun. Hal ini terlihat dari perbandingan tahun 2011 yang lebih hangat dengan penyewaan jauh lebih tinggi dibandingkan tahun 2012 yang lebih dingin.

Ketiga Penyewaan sepeda mengalami fluktuasi harian yang dipengaruhi faktor seperti cuaca dan hari libur.

Keempat Meskipun terjadi penurunan di tahun 2012 karena faktor suhu, secara umum layanan penyewaan sepeda menunjukkan tren peningkatan popularitas.

Hasil analisis ini dapat digunakan untuk perencanaan ketersediaan sepeda dan strategi pemasaran yang tepat sasaran.