Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komposisi timbulan sampah di Indonesia berdasarkan jenisnya menggunakan pendekatan statistik deskriptif dan inferensia. Data diperoleh dari Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional yang dikelola oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Analisis dilakukan menggunakan bahasa pemrograman R dengan visualisasi grafik menggunakan paket ggplot2. Hasil analisis menunjukkan bahwa sampah organik merupakan komponen terbesar dalam komposisi sampah nasional.
Permasalahan sampah merupakan salah satu isu lingkungan yang sangat penting di Indonesia. Peningkatan jumlah penduduk serta aktivitas ekonomi menyebabkan jumlah timbulan sampah terus meningkat setiap tahunnya. Kondisi ini menimbulkan berbagai permasalahan lingkungan seperti pencemaran tanah, air, serta udara.
Berdasarkan data dari Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional, sebagian besar komposisi sampah di Indonesia berasal dari sampah organik yang dihasilkan dari aktivitas rumah tangga dan sisa makanan. Selain itu, sampah plastik juga memiliki kontribusi yang cukup besar terhadap total timbulan sampah nasional.
Oleh karena itu, analisis statistik terhadap komposisi sampah menjadi penting untuk memahami pola distribusi sampah serta mendukung perumusan kebijakan pengelolaan sampah yang lebih efektif.
Data penelitian berasal dari:
Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional
https://portal-sipsn.kemenlh.go.id/
Indonesia Asri
https://indonesiaasri.com/edukasi/data-sampah-di-indonesia/
jenis_sampah <- c(
"Organik","Plastik","Kertas","Logam",
"Kaca","Karet","Tekstil","Kayu"
)
kategori <- c(
"Organik","Anorganik","Anorganik","Anorganik",
"Anorganik","Anorganik","Anorganik","Organik"
)
persentase <- c(
41,19,12,4,
3,2,3,5
)
total_sampah <- 68
jumlah <- round(persentase/100 * total_sampah,2)
data_sampah <- data.frame(
Jenis=jenis_sampah,
Kategori=kategori,
Persentase=persentase,
Jumlah_Juta_Ton=jumlah
)
data_sampah## Jenis Kategori Persentase Jumlah_Juta_Ton
## 1 Organik Organik 41 27.88
## 2 Plastik Anorganik 19 12.92
## 3 Kertas Anorganik 12 8.16
## 4 Logam Anorganik 4 2.72
## 5 Kaca Anorganik 3 2.04
## 6 Karet Anorganik 2 1.36
## 7 Tekstil Anorganik 3 2.04
## 8 Kayu Organik 5 3.40
| No | Jenis Variabel | Nama Variabel |
|---|---|---|
| 1 | Kategorik | Jenis Sampah |
| 2 | Kategorik | Kategori Sampah |
| 3 | Numerik | Persentase |
| 4 | Numerik | Jumlah Sampah |
## [1] 11.125
## [1] 4.5
## [1] "3"
# Kuartil
Q1 <- quantile(data_sampah$Persentase,0.25)
Q3 <- quantile(data_sampah$Persentase,0.75)
Q1## 25%
## 3
## 75%
## 13.75
## [1] 2 41
## [1] 179.8393
## [1] 13.41042
Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata persentase komposisi sampah di Indonesia memiliki variasi yang cukup besar antar jenis sampah. Nilai median menggambarkan posisi tengah distribusi data, yang menunjukkan bahwa sebagian besar jenis sampah memiliki persentase yang relatif lebih kecil dibandingkan kategori dominan seperti sampah organik.
Kuartil pertama (Q1) dan kuartil ketiga (Q3) menunjukkan rentang distribusi data pada bagian bawah dan atas. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar jenis sampah berada pada kisaran nilai tertentu, sementara beberapa kategori memiliki kontribusi yang jauh lebih besar terhadap total timbulan sampah nasional.
Selain itu, nilai varians dan standar deviasi yang relatif tinggi menunjukkan adanya perbedaan kontribusi yang cukup signifikan antara berbagai jenis sampah. Hal ini menunjukkan bahwa komposisi sampah di Indonesia tidak merata dan didominasi oleh beberapa jenis sampah tertentu.
ggplot(data_sampah, aes(x="", y=Persentase, fill=Jenis)) +
geom_bar(stat="identity", width=1) +
coord_polar("y") +
theme_void() +
labs(title="Komposisi Sampah di Indonesia")Diagram pie menunjukkan bahwa sampah organik merupakan jenis sampah yang memiliki kontribusi terbesar terhadap total timbulan sampah di Indonesia. Dominasi sampah organik menunjukkan bahwa sebagian besar sampah berasal dari sisa makanan dan limbah rumah tangga.
Selain itu, sampah plastik dan kertas juga memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap total sampah nasional. Hal ini mencerminkan tingginya penggunaan produk berbahan plastik dan kertas dalam aktivitas sehari-hari masyarakat.
Temuan ini menunjukkan bahwa strategi pengelolaan sampah perlu difokuskan pada pengolahan sampah organik serta pengurangan penggunaan plastik sekali pakai.
ggplot(data_sampah, aes(x=reorder(Jenis,-Jumlah_Juta_Ton), y=Jumlah_Juta_Ton, fill=Jenis)) +
geom_bar(stat="identity") +
theme_minimal() +
labs(
title="Jumlah Sampah Berdasarkan Jenis",
x="Jenis Sampah",
y="Jumlah Sampah (Juta Ton)"
)Grafik batang menunjukkan perbandingan jumlah sampah berdasarkan jenisnya dalam satuan juta ton. Sampah organik terlihat memiliki jumlah yang jauh lebih besar dibandingkan jenis sampah lainnya.
Sampah plastik dan kertas juga memiliki jumlah yang cukup besar dibandingkan kategori lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa kedua jenis sampah tersebut memiliki kontribusi signifikan terhadap total timbulan sampah nasional.
ggplot(data_sampah, aes(x=Persentase)) +
geom_histogram(bins=5, fill="steelblue", color="black") +
theme_minimal() +
labs(title="Histogram Distribusi Persentase Sampah")##
## Shapiro-Wilk normality test
##
## data: data_sampah$Persentase
## W = 0.72885, p-value = 0.004753
##
## Welch Two Sample t-test
##
## data: Persentase by Kategori
## t = -0.86919, df = 1.0488, p-value = 0.539
## alternative hypothesis: true difference in means between group Anorganik and group Organik is not equal to 0
## 95 percent confidence interval:
## -223.3388 191.6721
## sample estimates:
## mean in group Anorganik mean in group Organik
## 7.166667 23.000000
Berdasarkan hasil analisis statistik deskriptif dan inferensia, dapat disimpulkan bahwa komposisi sampah di Indonesia didominasi oleh sampah organik yang memiliki kontribusi terbesar terhadap total timbulan sampah nasional. Selain itu, sampah plastik dan kertas juga memberikan kontribusi yang cukup signifikan.
Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa terdapat variasi yang cukup besar antar jenis sampah. Oleh karena itu, pengelolaan sampah yang efektif perlu difokuskan pada jenis sampah dengan kontribusi terbesar agar dapat mengurangi volume sampah secara signifikan.
Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional
https://portal-sipsn.kemenlh.go.id/
Indonesia Asri
https://indonesiaasri.com/edukasi/data-sampah-di-indonesia/