set.seed(123)
n <- 1000
#Distribusi Diskrit (Binomial)
size <- 20
p <- 0.3
binomial_data <- rbinom(n, size = size, prob = p)
hist(binomial_data, breaks = 30, main = "Histogram Distribusi Binomial", xlab = "Jumlah Sukses", col = "yellow")
#Distribusi Kontinu (Eksponensial)
rate <- 0.5 # Parameter rate
exp_data <- rexp(n, rate)
hist(exp_data, breaks = 30, main = "Histogram Distribusi Eksponensial", xlab = "Nilai", col = "grey")
#Simulasi #Seorang dosen ingin mengetahui gambaran nilai ujian mahasiswa
di suatu kelas. Diasumsikan bahwa nilai ujian mengikuti distribusi
normal dengan rata-rata 80 dan standar deviasi 10. Dilakukan simulasi
terhadap 200 mahasiswa.
n_students <- 200
mean_score <- 80
sd_score <- 10
scores <- rnorm(n_students, mean = mean_score, sd = sd_score)
hist(scores,
breaks = 20,
main = "Simulasi Nilai Ujian Mahasiswa",
xlab = "Nilai",
col = "pink")
# Rata-rata nilai
mean(scores)
## [1] 80.10804
#Nilai rata-rata yang diperoleh adalah sekitar 79.85. Ini menunjukkan bahwa hasil simulasi sangat mendekati nilai rata-rata yang diasumsikan (80), sehingga simulasi berjalan dengan baik.
# Probabilitas lulus (misal lulus jika nilai >= 70)
prob_pass <- mean(scores >= 70)
prob_pass
## [1] 0.815
#Probabilitas mahasiswa yang mendapatkan nilai ≥ 70 adalah 0.865, artinya sekitar 86.5% mahasiswa lulus, sisanya sekitar 13.5% mahasiswa tidak lulus.
# Ringkasan statistik
summary(scores)
## Min. 1st Qu. Median Mean 3rd Qu. Max.
## 56.48 72.46 79.14 80.11 87.40 106.66
#Nilai tengah (median) sedikit lebih tinggi dari mean → distribusi cukup simetris (mendekati normal)