Perkembangan literasi keuangan di Indonesia semakin meningkat seiring dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi dan pengelolaan keuangan. Banyak lembaga edukasi keuangan yang menyediakan berbagai program pembelajaran seperti webinar, workshop, dan kelas investasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai keuangan dan investasi.
Soko Financial merupakan salah satu lembaga yang menyediakan berbagai program edukasi finansial seperti kelas investasi, webinar keuangan, serta workshop pengelolaan keuangan. Setiap program tersebut memiliki data pendaftaran peserta yang dapat digunakan untuk memahami karakteristik peserta, tingkat minat masyarakat terhadap program edukasi keuangan, serta mengevaluasi efektivitas program yang telah dilaksanakan.
Dengan memanfaatkan data pendaftaran peserta dari berbagai program yang diselenggarakan oleh Soko Financial, analisis data dapat dilakukan untuk memperoleh informasi yang berguna bagi pengambilan keputusan, khususnya dalam pengembangan program edukasi keuangan di masa mendatang.
Berdasarkan latar belakang tersebut, rumusan masalah dalam analisis ini adalah:
Tujuan dari analisis data ini adalah:
Analisis ini diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai berikut:
Data yang digunakan dalam analisis ini merupakan data pendaftaran dan evaluasi peserta dari beberapa program yang diselenggarakan oleh Soko Financial, di antaranya:
Data tersebut disimpan dalam beberapa file Excel yang kemudian digabungkan untuk dianalisis.
Analisis data dilakukan menggunakan bahasa pemrograman R dengan beberapa library berikut:
Tahapan analisis yang dilakukan meliputi:
library(readxl)
kelas_saham <- read_excel("2 Februari 2026 - Pendaftaran Kelas Saham Soko Financial 2026.xlsx")
workshop <- read_excel("3 Des 2025 - Registration Workshop _Financial Empowerment_ Ubah Catatan Jadi Kekayaan_.xlsx")
webinar_pensiun <- read_excel("15 Agustus 2025 - WEBINAR SOKO FINANCIAL _ Mengurangi Generasi Sandwich dengan Mengelola Dana Pendidikan Anak hingga Dana Pensiun.xlsx")
evaluasi_webinar <- read_excel("19 Des 2025 - Evaluasi Webinar Soko Financial (Jawaban).xlsx")
mind_over_money <- read_excel("19 September 2025 - Registration Webinar Mind Over Money Psikologi di Balik Keputusan Finansial”.xlsx")
kelas_investasi <- read_excel("21 Januari 2026 - Pendaftaran Kelas Investasi Soko Financial 2026.xlsx")
kelas_investasi_edu <- read_excel("23 Oktober 2025 - Pendaftaran Kelas Investasi SOKO EDU TAHUN 2025.xlsx")
feedback_webinar <- read_excel("29 Des 2025 - Feed back kelas praktik Webinar.xlsx")
bundling_class <- read_excel("31 Januari 2026 - Pendaftaran Bundling All Class Investasi dan Saham SOKO Financial 2026.xlsx")kelas_saham <- clean_names(kelas_saham)
workshop <- clean_names(workshop)
webinar_pensiun <- clean_names(webinar_pensiun)
evaluasi_webinar <- clean_names(evaluasi_webinar)
mind_over_money <- clean_names(mind_over_money)
kelas_investasi <- clean_names(kelas_investasi)
kelas_investasi_edu <- clean_names(kelas_investasi_edu)
feedback_webinar <- clean_names(feedback_webinar)
bundling_class <- clean_names(bundling_class)kelas_saham$event <- "Kelas Saham 2026"
workshop$event <- "Workshop Financial Empowerment"
webinar_pensiun$event <- "Webinar Dana Pendidikan & Dana Pensiun"
mind_over_money$event <- "Webinar Mind Over Money"
kelas_investasi$event <- "Kelas Investasi 2026"
kelas_investasi_edu$event <- "Kelas Investasi SOKO EDU 2025"
bundling_class$event <- "Bundling Class Investasi & Saham"
evaluasi_webinar$event <- "Evaluasi Webinar"
feedback_webinar$event <- "Feedback Kelas Praktik Webinar"Karena evaluasi dan feedback biasanya berbeda struktur kolom.
## [1] "timestamp"
## [2] "email_address"
## [3] "email_aktif"
## [4] "nama_lengkap"
## [5] "nomor_whatsapp_aktif"
## [6] "asal_instansi"
## [7] "pilihan_kelas"
## [8] "bukti_follow_instagram_soko"
## [9] "bukti_transfer_pembayaran_no_rekening_126_907_5757_bca"
## [10] "darimana_mengetahui_informasi_kelas_saham_soko"
## [11] "event"
## [12] "email_aktif_contoh_sokoedu_gmail_com"
## [13] "column_11"
## [14] "nama_lengkap_contoh_senja_loka"
## [15] "nomor_whats_app_aktif_contoh_wa_me_628123456789"
## [16] "status_peserta"
## [17] "bukti_kartu_tanda_mahasiswa_aktif_apabila_mendaftar_sebagai_mahasiswa_silakan_upload_bukti_ktm_aktif"
## [18] "pilihan_pendaftaran_workshop"
## [19] "bukti_transfer_pembayaran_workshop_bca_126_907_5757_a_n_soko_financial_indonesia_wajib_unggah_screenshot_bukti_transfer_yang_sudah_berhasil_catatan_transaksi_workshop_soko_mahasiswa_umum"
## [20] "darimana_mengetahui_informasi_workshop_soko_financial"
## [21] "alamat_email_aktif"
## [22] "nomor_whats_app_aktif"
## [23] "status"
## [24] "upload_bukti_transfer_pembayaran_webinar_126_907_5757_bca"
## [25] "jalur_webinar_yang_anda_ikuti"
## [26] "upload_bukti_jika_anda_mahasiswa_aktif_foto_ktm_jika_mahasiswa_aktif"
## [27] "upload_bukti_follow_akun_resmi_soko_financial_instagram_soko"
## [28] "upload_bukti_share_postingan_webinar_ini_di_instagram_soko_financial_ke_story_akun_whats_app_instagram_anda"
## [29] "dimana_anda_mendapatkan_informasi_mengenai_webinar_ini"
## [30] "apa_yang_anda_harapkan_ingin_capai_setelah_mengikuti_webinar_mengenai_pengelolaan_dana_pendidikan_anak_dan_dana_pensiun_ini"
## [31] "nomor_whatss_app_aktif"
## [32] "status_pendaftaran_yang_dipilih"
## [33] "bukti_kartu_tanda_mahasiswa_aktif"
## [34] "darimana_mengetahui_informasi_webinar_soko_financial"
## [35] "darimana_mengetahui_informasi_kelas_investasi_soko"
## [36] "column_8"
## [37] "no_whats_app"
## [38] "bukti_pembayaran"
## [39] "dari_mana_mengetahui_info_kelas_ini"
Biasanya satu orang bisa daftar lebih dari sekali. Kita hapus duplikasi berdasarkan email.
## [1] 43
Melihat proporsi missing value.
Menghapus data yang emailnya kosong:
Kadang data kota atau pekerjaan memiliki spasi.
data_peserta$instansi <- trimws(data_peserta$instansi)
data_peserta$pilihan_kelas <- trimws(data_peserta$pilihan_kelas)data_peserta <- data_peserta %>%
mutate(
pilihan_kelas = ifelse(is.na(pilihan_kelas), event, pilihan_kelas)
)
table(data_peserta$pilihan_kelas)##
## Bundling Auto Cuan: Kelas Investasi + Saham (Analisa + Praktik)
## 1
## Kelas Analisa Investasi
## 2
## Kelas analisa saham
## 2
## Kelas Investasi SOKO EDU 2025
## 14
## Webinar Dana Pendidikan & Dana Pensiun
## 4
## Webinar Mind Over Money
## 19
library(dplyr)
library(stringr)
data_peserta <- data_peserta %>%
mutate(
status_raw = coalesce(
status_peserta,
status,
status_pendaftaran_yang_dipilih
)
)##
## Mahasiswa (Rp19.000) Mahasiswa Aktif Umum
## 12 3 1
## Umum (Rp49.000) <NA>
## 7 19
data_peserta <- data_peserta %>%
mutate(
status_final = case_when(
str_detect(status_raw, regex("mahasiswa|pelajar", ignore_case = TRUE)) ~ "Mahasiswa",
str_detect(status_raw, regex("umum", ignore_case = TRUE)) ~ "Umum",
TRUE ~ NA_character_
)
)##
## Mahasiswa Umum <NA>
## 15 8 19
data_peserta <- data_peserta %>%
mutate(
channel_marketing = coalesce(
darimana_mengetahui_informasi_kelas_saham_soko,
darimana_mengetahui_informasi_workshop_soko_financial,
darimana_mengetahui_informasi_webinar_soko_financial,
darimana_mengetahui_informasi_kelas_investasi_soko,
dimana_anda_mendapatkan_informasi_mengenai_webinar_ini,
dari_mana_mengetahui_info_kelas_ini
)
)
table(data_peserta$channel_marketing)##
## Grup WhatsApp Soko Financial Instagram event.yogyakarta
## 2 3
## Instagram official Soko Financial Instagram Soko Edu Financial
## 3 3
## Instagram Soko Financial Media partner
## 28 1
## Media Partner Media Partner .....
## 1 1
##
## Attaching package: 'plotly'
## The following object is masked from 'package:ggplot2':
##
## last_plot
## The following object is masked from 'package:stats':
##
## filter
## The following object is masked from 'package:graphics':
##
## layout
plot_event <- ggplot(peserta_event, aes(x = reorder(event, n), y = n, fill = n)) +
geom_bar(stat = "identity") +
coord_flip() +
scale_fill_distiller(palette = "Blues", direction = 1) +
theme_minimal(base_size = 13) +
labs(
title = "Jumlah Peserta Setiap Event Soko Financial",
x = "Event",
y = "Jumlah Peserta",
fill = "Jumlah"
)
ggplotly(plot_event)status_plot <- data_peserta %>%
filter(!is.na(status_final)) %>%
count(status_final) %>%
ggplot(aes(x = status_final, y = n, fill = n)) +
geom_bar(stat = "identity") +
scale_fill_distiller(palette = "Blues") +
theme_minimal(base_size = 13) +
labs(
title = "Distribusi Status Peserta",
x = "Status Peserta",
y = "Jumlah Peserta",
fill = "Jumlah"
)
ggplotly(status_plot)channel_plot <- ggplot(channel, aes(x = reorder(channel_marketing, n), y = n, fill = n)) +
geom_bar(stat = "identity") +
coord_flip() +
scale_fill_distiller(palette = "Blues") +
theme_minimal(base_size = 13) +
labs(
title = "Sumber Informasi Peserta",
x = "Channel Marketing",
y = "Jumlah Peserta",
fill = "Jumlah"
)
ggplotly(channel_plot)Setelah analisis dilakukan terhadap data peserta program edukasi Soko Financial, beberapa insight yang dapat diperoleh adalah sebagai berikut:
Berdasarkan analisis jumlah peserta, program dengan jumlah peserta terbanyak adalah Webinar Mind Over Money dengan total 19 peserta, diikuti oleh Kelas Investasi SOKO EDU 2025 dengan 14 peserta.
Program webinar cenderung memiliki jumlah peserta lebih tinggi dibandingkan kelas lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa format webinar lebih mudah diakses oleh masyarakat karena tidak membutuhkan komitmen waktu dan biaya yang besar.
Berdasarkan status peserta, mayoritas peserta berasal dari kalangan mahasiswa dengan total sekitar 15 peserta, sementara peserta dari kategori umum berjumlah sekitar 8 peserta.
Hal ini menunjukkan bahwa generasi muda, khususnya mahasiswa, memiliki minat yang cukup tinggi terhadap edukasi keuangan dan investasi. Kelompok ini cenderung lebih terbuka untuk mempelajari pengelolaan keuangan sejak dini.
Dari analisis sumber informasi peserta mengenai program yang diikuti, Instagram Soko Financial menjadi channel pemasaran paling efektif dengan 28 peserta mengetahui program melalui platform tersebut.
Channel lain seperti Instagram komunitas, media partner, dan grup WhatsApp memberikan kontribusi yang lebih kecil terhadap jumlah peserta.
Hal ini menunjukkan bahwa media sosial, khususnya Instagram, merupakan kanal utama dalam menjangkau audiens program edukasi finansial Soko Financial.
Sebagian peserta berasal dari institusi pendidikan seperti:
Hal ini menunjukkan bahwa program edukasi keuangan yang diselenggarakan oleh Soko Financial cukup relevan bagi kalangan pelajar dan mahasiswa.
Namun demikian, data instansi yang tersedia masih terbatas sehingga analisis lebih lanjut mengenai distribusi instansi belum dapat dilakukan secara menyeluruh.
Berdasarkan hasil analisis data, beberapa rekomendasi yang dapat diberikan adalah sebagai berikut:
Program webinar terbukti memiliki jumlah peserta yang lebih tinggi dibandingkan kelas lainnya. Oleh karena itu, webinar dapat dijadikan sebagai program entry-level untuk menarik minat peserta baru.
Peserta yang telah mengikuti webinar dapat diarahkan untuk mengikuti kelas lanjutan seperti kelas investasi atau kelas saham. Hal ini dapat meningkatkan engagement serta memberikan nilai edukasi yang lebih mendalam.
Karena mayoritas peserta berasal dari kalangan mahasiswa, strategi pemasaran dapat difokuskan pada:
Instagram terbukti menjadi channel pemasaran paling efektif dalam menjangkau peserta. Oleh karena itu, promosi dapat lebih dioptimalkan melalui:
— End of Report —