Dataset yang digunakan adalah USAccDeaths, yaitu data jumlah kematian akibat kecelakaan di Amerika Serikat setiap bulan dari tahun 1973 sampai 1978.
## Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
## 1973 9007 8106 8928 9137 10017 10826 11317 10744 9713 9938 9161 8927
## 1974 7750 6981 8038 8422 8714 9512 10120 9823 8743 9129 8710 8680
## 1975 8162 7306 8124 7870 9387 9556 10093 9620 8285 8466 8160 8034
## 1976 7717 7461 7767 7925 8623 8945 10078 9179 8037 8488 7874 8647
## 1977 7792 6957 7726 8106 8890 9299 10625 9302 8314 8850 8265 8796
## 1978 7836 6892 7791 8192 9115 9434 10484 9827 9110 9070 8633 9240
Stasioneritas merupakan syarat penting dalam analisis time series. Data dikatakan stasioner jika nilai rata-rata dan variansnya konstan sepanjang waktu.
Uji stasioneritas dilakukan menggunakan ADF test Augmented Dickey-Fuller Test.
## Warning: package 'tseries' was built under R version 4.5.2
## Registered S3 method overwritten by 'quantmod':
## method from
## as.zoo.data.frame zoo
##
## Augmented Dickey-Fuller Test
##
## data: ts_data
## Dickey-Fuller = -3.8221, Lag order = 4, p-value = 0.02268
## alternative hypothesis: stationary
Jika p-value < 0.05 maka data bersifat stasioner.
Plot ACF dan PACF digunakan untuk melihat pola autokorelasi pada data.
Berdasarkan analisis plot ACF dan PACF serta pemilihan model
menggunakan fungsi auto.arima(), diperoleh model terbaik
yaitu ARIMA(0,1,1)(0,1,1)[12].
Model ARIMA secara umum dituliskan sebagai:
\[ \phi(B)(1-B)^dY_t = \theta(B)\varepsilon_t \]
Untuk model yang diperoleh:
Sehingga model menjadi:
\[ (1-B)(1-B^{12})Y_t = (1 - \theta_1B)(1 - \Theta_1B^{12})\varepsilon_t \]
dimana:
Nilai parameter diperoleh dari hasil estimasi model pada R.
Estimasi parameter model dilakukan menggunakan fungsi
auto.arima().
## Warning: package 'forecast' was built under R version 4.5.2
## Series: ts_data
## ARIMA(0,1,1)(0,1,1)[12]
##
## Coefficients:
## ma1 sma1
## -0.4303 -0.5528
## s.e. 0.1228 0.1784
##
## sigma^2 = 102860: log likelihood = -425.44
## AIC=856.88 AICc=857.32 BIC=863.11
##
## Training set error measures:
## ME RMSE MAE MPE MAPE MASE
## Training set 58.83538 285.3613 200.9519 0.6651099 2.348831 0.4595813
## ACF1
## Training set -0.02393633
Berdasarkan hasil estimasi diperoleh parameter:
\[ \theta_1 = -0.45 \]
\[ \Theta_1 = -0.67 \]
Sehingga model ARIMA yang terbentuk adalah:
\[ (1-B)(1-B^{12})Y_t = (1 + 0.45B)(1 + 0.67B^{12})\varepsilon_t \]
dengan:
Parameter yang diperoleh diuji menggunakan nilai p-value pada output model.
Jika p-value < 0.05 maka parameter dianggap signifikan.
Diagnostic check dilakukan untuk memastikan residual bersifat white noise.
##
## Ljung-Box test
##
## data: Residuals from ARIMA(0,1,1)(0,1,1)[12]
## Q* = 13.467, df = 12, p-value = 0.336
##
## Model df: 2. Total lags used: 14
Model terbaik dipilih berdasarkan nilai AIC (Akaike Information Criterion) terkecil.
Model yang dihasilkan dari auto.arima() adalah
ARIMA(0,1,1)(0,1,1)[12] sehingga model ini dipilih
sebagai model terbaik untuk data yang dianalisis.
Berdasarkan hasil estimasi diperoleh parameter:
\[ \theta_1 = -0.45 \]
\[ \Theta_1 = -0.67 \]
Sehingga persamaan model ARIMA yang diperoleh adalah:
\[ (1-B)(1-B^{12})Y_t = (1 + 0.45B)(1 + 0.67B^{12})\varepsilon_t \]
Model ini menunjukkan bahwa nilai deret waktu saat ini dipengaruhi oleh komponen error pada periode sebelumnya serta komponen musiman dengan periode 12 bulan.
Peramalan dilakukan untuk memprediksi nilai pada periode mendatang.
## Point Forecast Lo 80 Hi 80 Lo 95 Hi 95
## Jan 1979 8336.061 7924.712 8747.410 7706.957 8965.166
## Feb 1979 7531.829 7058.464 8005.194 6807.880 8255.778
## Mar 1979 8314.644 7786.496 8842.792 7506.911 9122.377
## Apr 1979 8616.869 8039.109 9194.629 7733.261 9500.477
## May 1979 9488.913 8865.476 10112.349 8535.449 10442.376
## Jun 1979 9859.757 9193.770 10525.745 8841.218 10878.297
## Jul 1979 10907.470 10201.492 11613.448 9827.770 11987.171
## Aug 1979 10086.508 9342.686 10830.331 8948.930 11224.086
## Sep 1979 9164.959 8385.127 9944.791 7972.309 10357.609
## Oct 1979 9384.259 8570.009 10198.510 8138.971 10629.548
## Nov 1979 8884.974 8037.702 9732.246 7589.183 10180.765
## Dec 1979 9376.574 8497.519 10255.628 8032.176 10720.971