Regresi linear merupakan metode statistika yang digunakan untuk menganalisis hubungan antara variabel respon dan variabel prediktor. Pada analisis ini digunakan dataset cars untuk melihat hubungan antara kecepatan mobil dan jarak pengereman.
data(cars)
head(cars)
## speed dist
## 1 4 2
## 2 4 10
## 3 7 4
## 4 7 22
## 5 8 16
## 6 9 10
Variabel yang digunakan: - speed : kecepatan mobil - dist : jarak pengereman mobil
summary(cars)
## speed dist
## Min. : 4.0 Min. : 2.00
## 1st Qu.:12.0 1st Qu.: 26.00
## Median :15.0 Median : 36.00
## Mean :15.4 Mean : 42.98
## 3rd Qu.:19.0 3rd Qu.: 56.00
## Max. :25.0 Max. :120.00
plot(cars$speed, cars$dist,
main="Hubungan Kecepatan Mobil dan Jarak Pengereman",
xlab="Speed",
ylab="Distance")
model <- lm(dist ~ speed, data=cars)
summary(model)
##
## Call:
## lm(formula = dist ~ speed, data = cars)
##
## Residuals:
## Min 1Q Median 3Q Max
## -29.069 -9.525 -2.272 9.215 43.201
##
## Coefficients:
## Estimate Std. Error t value Pr(>|t|)
## (Intercept) -17.5791 6.7584 -2.601 0.0123 *
## speed 3.9324 0.4155 9.464 1.49e-12 ***
## ---
## Signif. codes: 0 '***' 0.001 '**' 0.01 '*' 0.05 '.' 0.1 ' ' 1
##
## Residual standard error: 15.38 on 48 degrees of freedom
## Multiple R-squared: 0.6511, Adjusted R-squared: 0.6438
## F-statistic: 89.57 on 1 and 48 DF, p-value: 1.49e-12
Hasil analisis menunjukkan bahwa kecepatan mobil memiliki pengaruh terhadap jarak pengereman. Semakin tinggi kecepatan mobil maka jarak pengereman juga semakin besar.